Home / Peristiwa

Jumat, 3 September 2021 - 08:28 WIB

Perajin Batik Didorong Patenkan Merek Dagang Lewat HKI

Ketua Dekranasda Wonosobo, Dyah Afif Nurhidayat, menjelaskan, hak kekayaan intelektual. (Foto: Diskominfo Wonosobo)

Ketua Dekranasda Wonosobo, Dyah Afif Nurhidayat, menjelaskan, hak kekayaan intelektual. (Foto: Diskominfo Wonosobo)

NYATANYA.COM, Wonosobo – Para perajin batik dan kriya nonbatik di Kabupaten Wonosobo, didorong untuk mendaftarkan paten terhadap merek usahanya. Caranya, dengan mengurus hak atas kekayaan intelektual (HKI) melalui Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Wonosobo, Dyah Afif Nurhidayat, menjelaskan, hak kekayaan intelektual (HKI) sangat penting, karena dapat meningkatkan kompetensi produk agar dapat bersaing di pasaran. Selain itu, sebagai instrumen untuk melindungi merek dagang dari kemungkinan pelanggaran atau pembajakan, oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“HKI memegang peranan yang sangat penting dalam era globalisasi dan perdagangan Internasional. Karenanya perlu ditindaklanjuti pengamanannya, melalui suatu sistem perlindungan hukum yang jelas,” tegas Dyah, pada acara Pembinaan dan Sosialisasi Pengurusan HKI, di pendapa kabupaten, Rabu (1/9/2021).

Baca juga   Waspada! Nama Bupati Wonosobo Dicatut untuk Jual Beli Motor

Dyah meminta para perajin maupun pelaku usaha ekonomi kreatif, benar-benar memahami setiap aturan dan prosedur secara komprehensif.

“Efek dari adanya pemahaman terhadap HKI ini, tentu kita semua berharap agar nantinya akan mampu memicu peningkatan kesejahteraan dan pendapatan masyarakat, khususnya para perajin produk-produk khas dari Kabupaten Wonosobo,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Sub Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkum HAM Provinsi Jawa Tengah, Tri Junianto, menjelaskan, pihaknya akan mempermudah prosedur pengurusan HKI bagi para perajin lokal, karena banyak para pelaku usaha yang kesulitan mengurus hak paten untuk hasil karya mereka.

Baca juga   'Tigre Arciera', Kolaborasi De Britto dan Stece Rayakan HUT ke-73

“Banyak pula perajin yang mengajukan hak paten atas karya mereka yang kemudian ditolak, karena ada kesamaan dengan produk sejenis yang sudah lebih dulu mendapatkan HKI. Oleh karena itu diperlukan proses screening di daerah, sebelum para pelaku usaha kecil mengajukan karya mereka,” ungkap Tri di depan 75 orang pelaku usaha kerajinan batik dan kriya nonbatik se-Wonosobo.

Demi menghindari penolakan atas pengajuan usul HKI, Tri mendorong para pelaku usaha untuk membentuk kelompok usaha. Sehingga nantinya paten merek yang didaftarkan tidak berbenturan dengan produk lain sejenis, milik pelaku usaha sesama Wonosobo. (*)

Share :

Baca Juga

Meski tak seramai dulu, usaha pigura di Jalan Sagan tetap menggeliat di tengah perpanjangan PPKM. (Foto: Agoes Jumianto)

Peristiwa

PPKM Level 4 Diperpanjang, Perajin Pigura Tetap Menggeliat
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi membuka puncak acara peringatan Hari Anak Nasional 2021. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Predikat Yogya Kota Layak Anak Utama Jadi Kado HAN 2021
Tim Relawan Kricak Kidul siap menjalankan tugas kemanusiaan. (Foto:nyatanya.com/Agoes Jumianto)

Peristiwa

Siap 24 Jam dan Tak Kenal Lelah! Tim Relawan Kricak Kidul Berharap Pandemi Corona Segera Usai
Serma Acip berikan pendampingan saat pelaksanaan vaksinasi tahap dua di Kelurahan Balecatur. (Foto: dokumentasi Koramil Gamping)

Peristiwa

Serma Acip Dampingi dan Pantau Prokes Vaksinasi di Kelurahan Balecatur
(ilustrasi:nyatanya.com)

Peristiwa

Banyak Pelanggaran PPKM Darurat, Pemkab Klaten Gencar Operasi Yustisi
Bupati Kudus HM Hartopo melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Sarkies Aisiyah. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Dibangun 10 Lantai, Kudus Bakal Memiliki Rumah Sakit Baru
Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto meninjau pelaksanaan Tes Kompetensi Calon PPPK. (Foto: Diskominfo Kebumen)

Peristiwa

Ribuan Guru Honorer Ikuti Tes Kompetensi Calon PPPK
Baznas Boyolali menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan. (Foto:Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Peristiwa

Baznas Boyolali Salurkan Bantuan Rp250 Juta