Home / Peristiwa

Senin, 20 September 2021 - 17:51 WIB

Perajin di UKM Virtual Expo 2021 Kebanjiran Pesanan

UKM Virtual Expo 2021 menjadi andalan perajin berpromosi di tengah pandemi Covid-19. (Foto: Diskominfo Jateng)

UKM Virtual Expo 2021 menjadi andalan perajin berpromosi di tengah pandemi Covid-19. (Foto: Diskominfo Jateng)

NYATANYA.COM, Surakarta – Para perajin usaha kecil menengah (UKM), merasa terbantu dengan gelaran UKM Virtual Expo (UVO) sesi dua 2021 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Pameran daring dinilai lebih praktis dan membantu promosi, mengingat pameran offline tertangguhkan akibat wabah Covid-19.

Amin Sutiman, satu di antaranya. Pengusaha kerajinan kaca asal Kartasura itu merasa, UVO 2021 memudahkannya berpromosi. Bahkan, dari laman https://www.ukmvirtualexpo.com/ ada pelanggan yang memesan hasil kerajinannya.

“Ini lebih praktis. Dulu kalau mau pameran harus ke Jakarta atau ke kota lain. Sekarang dari rumah sendiri, kita bisa promosi. Kita nyantol satu, kemarin ada yang pesan suvenir pernikahan 300 buah, harganya Rp110 ribu per buah,” ujarnya, saat dijumpai di Bank Jateng Cabang Surakarta, Senin (20/9/2021).

Baca juga   Persetujuan RPDB APBD Tahun 2021, dan RPJMD 2021-2026 Kota Surakarta

Perajin lain, Sumartoyo mengungkapkan hal serupa. Bergerak di bidang batik kayu, ia menilai pameran seperti itu menjadi pengganti pameran konvensional.

“Beberapa hari ikut UVO yang diprakarsai Dinas Koperasi dan UKM Jateng, ada empat buah gitar yang laku. Harganya Rp250 ribu sampai Rp400 ribu (per unit). Pemesannya dari Wonosobo, Magetan, Solo, dan tadi pagi dari Jepara” ucapnya.

UKM Virtual Expo 2021 menjadi andalan perajin berpromosi di tengah pandemi Covid-19. (Foto: Diskominfo Jateng)

Sumartoyo mengatakan, kelebihan pameran virtual adalah jangkauan pasar yang luas dan lebih mudah. Hal itu dapat menggerakkan perekonomian perajin, yang mandek diserang pandemi.

“Kondisi pandemi bikin pasar seolah buntu, dengan tidak adanya pameran offline. Dengan adanya UKM Expo produk diterima lewat online, barang laku. Harapan saya event seperti ini tetap digelar sebelum adanya pasar yang membolehkan kegiatan offline,” paparnya.

Baca juga   HUT ke-217 Klaten Akan Diperingati Secara Ringkas dan Sederhana

Perajin furnitur asal Sukoharjo, Rifky Baladraf mengaku diuntungkan dengan pameran tersebut. Ia berhasil menjual tiga set peralatan mebel senilai kurang lebih Rp30 juta.

“Kemarin ada dua coffee table yang terjual, masing-masing harganya Rp12,5 juta dan Rp18 juta. Ada juga coffee table senilai Rp4,5 juta yang terjual,” jelas Rifky.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah Ema Rachmawati menyebut, laman UVO sebagai jendela penjualan tetap dibuka setiap saat. Hanya rangkaian acara penyelenggaraannya yang dibatasi waktu.

Menurut rencana, Selasa (21/9/2021), Gubernur Jawa Tengah dijadwalkan datang dan berbincang dalam ajang UVO. Beberapa pembeli asal Belgia juga direncanakan hadir secara visual. (*)

Share :

Baca Juga

Lambang Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. (ilustrasi:nyatanya.com)

Peristiwa

Mulai Hari ini, Keraton Yogyakarta Tutup Hingga 2 Juli 2021
Pemkab Temanggung kejar target vaksinasi. Sampai kini baru terealisasi 15% dari target vaksinasi sebanyak 554.126 orang. (Foto: Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

Dikebut! Vaksinasi di Temanggung Baru 15% dari Target 554.126 orang
Selain ASN di lingkungan Provinsi Jateng, Peni juga mengatakan aksi borong cabai dari petani juga akan dilakukan oleh ASN di daerah. Hal ini dilakukan untuk membantu petani agar tidak merugi. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Bantu Petani, Ganjar Perintahkan ASN Jateng Borong Cabai
Ketua PAC PDIP Danurejan menyerahkan bantuan 3 ribu masker. (Foto: Istimewa

Peristiwa

Ajak Warga Taati Prokes, PAC PDIP Danurejan Bagikan 3 Ribu Masker
Menkominfo Johnny G. Plate dalam acara puncak Anugerah Jurnalistik Kominfo 2021. (Foto:Biro Humas Kementerian Kominfo)

Peristiwa

Ini Dia Pemenang Anugerah Jurnalistik Kominfo 2021
Distanpangan Kabupaten Magelang mendampingi Bupati Garut Rudy Gunawan saat melihat tanaman kentang di Dusun Kenangkan Desa Kragilan Kecamatan Pakis. (Foto: nyatanya.com/Diskominfo Magelang)

Peristiwa

Petani Kragilan Sukses Budi Daya Kentang Citra
Ganjar Pranowo berharap tradisi Grebeg Apem Yaaqowiyyu tetap lestari. Tahun depan, ia berharap tradisi ini bisa digelar seperti sebelum pandemi. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Ganjar dan Airlangga Pimpin Tradisi Grebeg Apem Yaaqowiyyu
(Ilustrasi: nyatanya.com)

Peristiwa

Gerakan Kampung Panca Tertib Turunkan Pelanggaran Perda