Home / Peristiwa

Rabu, 14 Juli 2021 - 06:02 WIB

Perajin Mie Lethek Tetap Eksis di Tengah Gempuran Pandemi

Usaha rumahan mie lethek tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Usaha rumahan mie lethek tetap bertahan di tengah pandemi Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

NYATANYA.COM, Magelang – Perajin mie lethek, di Dusun Tuksongo Desa Tuksongo Kecamatan Borobudur, tetap eksis selama 30 tahun. Bahkan bisa dikatakan tetap lancar berproduksi dan memasarkan produksinya dalam masa pandemi Covid-19 ini. Usaha rumahan tersebut saat ini menyerap lima tenaga kerja.

“Bisa dikatakan tidak terpengaruh pandemi Covid-19 karena pesanan dari pelanggan tetap ada dan tidak berkurang, kadang malah bertambah,” ucap salah satu pekerja perajin Mie Lethek, Intarno, Selasa (13/7/2021).

Menurut Intarno, setiap harinya mampu memproduksi 1 kuintal mie lethek kering, untuk memenuhi permintaan pelanggan sekitar Magelang dan Purworejo. Mie lethek berwujud mirip bihun tersebut, cocok digunakan sebagai pelengkap menu bakso.

Baca juga   Telan Anggaran Rp84 miliar, Masjid Raya Baiturrahman Semarang Direnovasi

“Rata-rata pelanggan kami adalah pengusaha kuliner, bahkan ada yang restauran di Purworejo dimana mie lethek ini sebagai pelengkap bakso,” terang Intarno.

Mie lethek sendiri berbahan baku dari tepung aren. Dengan pengolahan khusus sehingga mie tersebut bisa berwujud seperti bihun, namun dengan warna lebih kusam atau lethek.

“Pertama-tama bahan baku tepung aren kering dicuci dengan menggunakan bak penampungan selama satu minggu. Kemudian dicairkan dan dimasak.

Baca juga   Ratusan Paket Bantuan untuk Warga Pekalongan Disalurkan

Setelah itu dicetak dengan menggunakan mesin press, lanjut dijemur hingga kering kemudian dikemas,” papar Intarno.

Bahan baku tepung aren dibeli dari daerah Banjarnegara dan sebagian dari Borobudur sekitar dengan harga Rp9.500 per kg, mie lethek dijual Rp22.000 per kg.

“Harga bahan baku tepung aren lebih stabil, tidak pernah naik harga secara drastis. Paling menjelang lebaran harga ada kenaikan sedikit, kemudian normal kembali,” ungkap Intarno.(*)

Share :

Baca Juga

Sabrina Kharisanti, Chief Marketing Officer PT Sinar Sosro. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Peristiwa

Locals Unit Angkringan Jogja Citymewah, Berdayakan UMKM Kuliner di Yogya
Foto: Ilustrasi/Kominfo

Peristiwa

Ribuan Pedagang Pasar Ditarget Vaksinasi Hingga Akhir Juni
Ganjar Pranowo nampak santai menikmati bekal makan siang yang sudah disiapkan istrinya dari rumah. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Tak Mampir di Warung, Ganjar Pilih Makan Bekal di Parkiran
Ketua PAC PDIP Danurejan menyerahkan bantuan 3 ribu masker. (Foto: Istimewa

Peristiwa

Ajak Warga Taati Prokes, PAC PDIP Danurejan Bagikan 3 Ribu Masker
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Boyolali, Bambang Sinung. (Foto:Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Peristiwa

Siapkan 1.500 Tangki Air Bersih, Boyolali Antisipasi Kekeringan
Tim Kuasa Hukum dari Lembaga Bantuan Hukum Nyi Ageng Serang Wates Kulonprogo menunjukkan bukti surat laporan yang dilayangkan Jamil Rozi kepada Polres Purworejo. (Foto: nyatanya.com/istimewa)

Peristiwa

Diancam Dibunuh dan Dipenggal Lehernya, Warga Pendukung Proyek Bendungan Bener Minta Perlindungan Kapolres Purworejo
Vaksinasi Massal untuk Negeri yang diselenggarakan UNIMMA. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

UNIMMA Gelar Vaksinasi Massal untuk Negeri
Sinergi BUMN Peduli menyerahkan 325 ponsel bagi siswa-siswi SD sampai SMA di DIY dan Jateng. (Foto: dokumentasi media_twc)

Peristiwa

Sinergi BUMN Peduli Pendidikan, Serahkan Ponsel Bagi Pelajar di DIY Jateng