Home / Peristiwa

Senin, 5 Juli 2021 - 21:35 WIB

Percepat Pemulasaran Jenazah Covid-19, Pemkab Klaten Bentuk 5 Pos Aju

Klaten bentuk 5 Pos Aju khusus tim relawan pemulasaran jenazah pasien Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

Klaten bentuk 5 Pos Aju khusus tim relawan pemulasaran jenazah pasien Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Guna mempercepat penanganan jenazah pasien Covid-19 sesuai prosedur kesehatan di tengah melonjaknya kasus corona di Kabupaten Klaten, Pemkab setempat membentuk Pos Aju khusus tim relawan pemulasaran jenazah pasien Covid-19.

Pos Aju dibentuk di lima titik dan mencakup 25 kecamatan di Kabupaten Klaten. Pos Aju yang terbentuk akan menunjang Pos Induk tim pemulasaran jenazah pasien Covid-19 di Mako SAR Klaten, masing-masing berada di eks-kawedanan; Prambanan, Jatinom, Delanggu, Pedan, dan Wedi.

Bupati Klaten, Sri Mulyani mengatakan kebijakan ini diambil dengan dilatarbelakangi banyaknya pemakaman pasien Covid-19 yang harus dilaksanakan oleh tim pemulasaran jenazah Covid-19 Kabupaten Klaten dari hari ke hari. Penumpukan data pasien Covid-19 yang harus dimakamkan sesuai prosedur tersebut berdampak beberapa pemakaman tidak dapat dilaksanakan di hari yang sama.

Baca juga   Bangun Herd Immunity, Pemkot Yogya Luncurkan Gerakan 'Jogja Merdeka Vaksin'

“Kondisi ini tentu akan semakin membebani keluarga pasien, karena jenazah pasien tidak bisa segera dimakamkan karena menunggu tim pemulasaran datang ke lokasi. Saya mendapatkan laporan, ada keluarga pasien Covid-19 yang meninggal, depresi karena terlalu lama menunggu,” ungkapnya dalam rakor penanggulangan Covid-19 di Pendapa Kabupaten Klaten, Senin (5/7/2021).

Menurutnya selain memberi dampak psikis bagi keluarga pasien, tidak segera tertanganinya jenazah pasien Covid-19 sesuai dengan prosedur tentu dapat membahayakan masyarakat. Sehingga dibutuhkan penangan yang cepat dan tepat.

Baca juga   Ada Recovery di Bekas Penambangan Quarry, Wadas Jadi Destinasi Wisata Paling Memikat

“Dengan kondisi saat ini, Pos Aju harus segera beroperasi. Agar masyarakat juga teringankan bebannya,” paparnya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Sip Anwar mengatakan saat ini terdapat 17 wilayah kecamatan yang telah memiliki tim relawan pemulasaran jenazah khusus pasien Covid-19. Dengan adanya pembagian titik Pos Aju, kecamatan yang telah memiliki tim relawan akan menjadi pendamping bagi wilayah kecamatan yang belum memiliki tim. (*)

Share :

Baca Juga

Gerakan” Kebut Vaksinasi, Kebut Pemulihan Ekonomi” di Surakarta. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Surakarta “Kebut Vaksinasi, Kebut Pemulihan Ekonomi”
Ilustrasi masyarakat sadar prokes. Memakai masker itu wajib. (Foto: Dismominfo Jateng)

Peristiwa

Demak Turun Level, Dari 4 Menjadi Level 2
Penandatanganan deklarasi bersama pelaksanaan PPKM Darurat di Wonogiri. (Foto:nyatanya.com/Kominfo Wonogiri)

Peristiwa

Tak Ada Toleransi, Pelanggar PPKM Darurat Bakal Ditindak Tegas
Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan sidak memantau pendistribusian BST di DIY, Senin (19/7/2021) di Kampung Sayidan. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Mensos RI Tri Rismaharini Sidak Distribusi Bansos di Sayidan
Ganjar Pranowo berharap tradisi Grebeg Apem Yaaqowiyyu tetap lestari. Tahun depan, ia berharap tradisi ini bisa digelar seperti sebelum pandemi. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Ganjar dan Airlangga Pimpin Tradisi Grebeg Apem Yaaqowiyyu
Ganjar Pranowo saat mengunjungi proyek geothermal PT Geo Dipa Energi di sekitar kawah Sikidang, Dieng. (Foto:Humas Jateng)

Peristiwa

Proyek Geothermal Dieng Bisa Jadi Wisata Energi
Penyerahan berita acara dari Wakil Bupati Sragen Suroto, kepada Kepala Staf Kodim 0725/Sragen Mayor Inf Wijiono. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sragen)

Peristiwa

TMMD Guyub Rukun Sragen, Targetkan Buka Akses Jalan Antardukuh
Satgas Covid-19 Baturraden bubarkan kerumunan di hari pertama PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Patroli PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Baturraden Bubarkan Keramaian