Home / News

Rabu, 21 Juli 2021 - 11:16 WIB

Percepat Penyaluran Paket Obat dan Beras Isoman, Ganjar Usul 2 Skenario Ini

Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Ganjar Pranowo. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendukung penyaluran paket obat dan beras oleh pemerintah pusat melalui TNI-Polri. Jika boleh, Ganjar juga menyiapkan skenario lain dengan memaksimalkan perangkat desa dan Jogo Tonggo.

Hal itu disampaikan Ganjar, usai mengikuti Rakor virtual terkait pembagian paket obat gratis dan beras oleh TNI-Polri, yang dipimpin Menko Marves RI, Senin (19/7/2021). Dukungan dilakukan dengan menyiapkan data.

“(Paket obat dan beras) Itu nanti penyalurannya lewat TNI-Polri, maka tugas kami akan mendukung. Tugas kami mendukung, menyiapkan data, dan sebagainya,” kata Ganjar.

Baca juga   1.038 Kasus Positif Covid-19 di DIY, Sembuh Hari Ini

Ditambahkan, pihaknya sudah menghitung dari data warganya yang isolasi mandiri. Berdasarkan hitungan, di satu desa setidaknya membutuhkan delapan paket. Karenanya Ganjar mengajukan beberapa saran. Misalnya, pemerintah pusat bisa memberikan paket obat ke puskesmas-puskesmas. Opsi lain adalah dengan memaksimalkan Jogo Tonggo. Selain itu, bisa juga dengan sistem permintaan kebutuhan.

“Umpama dengan cara, yang isoman kan punya WA Grup. Sekarang yang sakit sampai tingkat apa, butuh obat apa, baru dikasih,” terangnya.

Jika penyaluran tetap dari TNI-Polri, Ganjar mengatakan bisa melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas, bersama dengan lurah atau kades.

Baca juga   99 Warga Mertoyudan Sembuh Covid-19

“Kita ada 16 ribu (orang) kurang lebih isolasi mandiri, itu bisa, ada datanya. Itu saja yang didatangi, dan ada cara berikutnya agar ini bisa betul-betul sesuai,” beber Ganjar.

Saran itu disampaikan gubernur dalam rapat, karena perangkat desa seperti lurah atau kades, RT dan RW hingga Satgas Jogo Tonggo, dinilai lebih tahu persis warganya yang sakit maupun tidak.

“Nah dengan cara itu harapan kita, pipa-pipa saluran, apakah Puskesmas, apakah lurah/ kades, apakah Jogo Tonggo itu, menurut saya bisa dipakai untuk mempercepat penyaluran,” tegasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Buntut dari protes bupati/wali kota di Jateng, Ganjar Pranowo mengecek langsung data vaksinani ke lapangan. (Foto: Humas Jateng)

News

Sejumlah Bupati/Wali Kota di Jateng Protes Ketersediaan Vaksin
(ilustrasi: nyatanya.com)

News

Zona Merah di Jateng Kini Menjadi 25 Daerah
Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto:nyatanya.com/Humas DIY)

News

Sri Sultan Pertimbangkan DIY Lockdown Total
Ilustrasi:nyatanya.com

News

43 Kabupaten/Kota di Luar Jawa-Bali Ini Juga Lakukan PPKM Darurat
Foto tangkapan layar percakapan WA yang mengatasnamakan Wakil Bupati Purworejo. (Foto:nyatanya.com/Humas Purworejo)

News

Awas Aksi Tipu-tipu! Nama Wakil Bupati Purworejo Dicatut
Pemkot Yogyakarta telah mempersiapkan beberapa aturan bagi wisatawan yang ingin mengunjungi Malioboro. (Foto: Agoes Jumianto)

News

Jika PPKM Tak Diperpanjang, Ini Aturan Wisatawan Berkunjung ke Malioboro
Ganjar Pranowo. (Foto:Humas Jateng)

News

90 Siswa SMP Terpapar Covid-19, Ganjar Minta Sekolah yang Belum Siap PTM untuk Jujur
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

News

Balai Kota Yogya Jadi Kawasan Wajib Masker dan Vaksin