Home / News

Sabtu, 31 Juli 2021 - 08:37 WIB

Perlu Ditiru! Pemkab Karanganyar Gratiskan Isi Ulang Oksigen

Tak ingin masyarakat susah, Pemkab Karanganyar gratiskan isi ulang oksigen. (Foto: Diskominfo Karanganyar)

Tak ingin masyarakat susah, Pemkab Karanganyar gratiskan isi ulang oksigen. (Foto: Diskominfo Karanganyar)

NYATANYA.COM, Karanganyar – Untuk memastikan ketersediaan oksigen bagi masyarakat, Pemerintah Kabupaten Karanganyar menggelar bakti sosial bagi-bagi oksigen gratis untuk masyarakat, Jumat (30/7/2021).

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, kegiatan tersebut menggandeng PT Langgeng selaku perusahaan penyedia oksigen, yang sudah lama bekerja sama dalam pengisian ulang oksigen di RSUD Karanganyar. Kegiatan bakti sosial itu pun mendapat respon luar biasa dari masyarakat.

“Hari ini bisa melayani 1.000 tabung oksigen untuk masyarakat, sehingga jangan khawatir jika kekurangan. Kami akan terus layani, dan kami tidak ingin masyarakat Karanganyar kecewa,” imbuhnya.

Juliyatmono mengatakan, kegiatan itu akan terus dilakukan, dan akan bergeser ke kecamatan yang dinilai rawan atau banyak terpapar Covid-19. Senin depan direncanakan akan dilaksanakan Kecamatan Colomadu.

Baca juga   Anak–anak di Klaten Mulai Terpapar Covid-19, Ini Faktanya

“Jika ada berita kekurangan oksigen di Karanganyar itu berarti hoaks. Oksigen untuk kesehatan dan keselamatan, kami pastikan terjaga dengan baik,” tegasnya.

Dari pantauan di lapangan, masyarakat terlihat antusias untuk mendapatkan isi ulang oksigen gratis. Bahkan, ada yang rela menunggu hingga satu jam.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemkab. Karanganyar. Beberapa hari ini saya mencari-cari selalu kehabisan atau tidak ada barangnya. Begitu mendapat informasi, saya sudah datang pukul 10.30 untuk mendapatkan oksigen gratis tersebut,” papar Samsuri, warga Desa Ngringo, Kecamatan Jaten.

Baca juga   Ganjar Apresiasi Papmiso, Gerakkan Pedagang Mi dan Bakso untuk Vaksin

Dia mengakui mendapatkan informasi dari grup Isolasi Mandiri (Isoman). Samsuri mengatakan oksigen memang susah dicari, jika ada itupun harganya selangit. Biasanya harga per tabung ukuran tiga kilogram dijual Rp35 ribu, namun saat ini dijual dengan harga Rp120 ribu sampai Rp150 ribu.

Pihaknya berharap Pemkab Karanganyar bisa terus menyediakan sehingga Samsuri tidak kesulitan.

“Setiap hari saya butuh oksigen 3-4 tabung per hari untuk ibu yang tengah isoman di rumah. Saya berharap pemkab. menyediakan terus,” tuturnya. (*)

Share :

Baca Juga

Penampakan puncak Gunung Merapi pukul 06.15 WIB. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Gunung Merapi Masih Luncurkan Awan Panas
Ganjar Pranowo di depan Pejabat Pemkab Banjarnegara. (Foto: Humas Pemprov Jateng)

News

Kunjungi Banjarnegara, Ini Pesan Ganjar pada Pejabat Pemkab
Kepala Dinas Kesehatan DIY, Pembajun Setyaningastutie. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

Terus Tambah Rumah Sakit Lapangan, Pemda Ajak Warga Tingkatkan Disiplin
Vaksinasi Covid-19 yang diadakan di kampung Blunyahrejo Kota Yogya dari hasil penyisiran warga yang belum vaksin. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Pemkot Yogya Sisir Warga Belum Vaksin Lewat RT/RW
Penampakan visual aktivitas Gunung Merapi, Selasa (10/8/2021) pukul 20.27 WIB. (Foto: BPPTKG)

News

Jarak Luncur Guguran Gunung Merapi Semakin Jauh
Siswa SMP di Kabupaten Temanggung mulai mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. (Foto: Diskominfo Temanggung)

News

Siswa SMP di Temanggung Mulai Divaksin Covid-19
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

DIY Terus Tambah Ketersediaan Shelter dan Bed Perawatan Pasien Covid-19
Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Mei Lestariningrum . (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Pekalongan)

News

Butuh Isolasi Terpusat, Warga Pekalongan Bisa Hubungi Nomor Ini