Home / Peristiwa

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 13:22 WIB

Permintaan Susu Sapi di Boyolali Meningkat

Pekerja saat menyelesaikan pemerahan susu sapi di peternakan Dukuh Kepalon Desa Karangkendal Kecamatan Tamansari. (Foto: Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Pekerja saat menyelesaikan pemerahan susu sapi di peternakan Dukuh Kepalon Desa Karangkendal Kecamatan Tamansari. (Foto: Diskominfo Kabupaten Boyolali)

NYATANYA.COM, Boyolali – Sejak pandemi Covid-19 melanda, masyarakat melakukan berbagai upaya untuk meningkatan daya tahan tubuh untuk melawan Covid-19. Hal tersebut berpengaruh dengan peningkatan permintaan susu sapi di berbagai wilayah Indonesia.

Secara nasional produksi susu sapi untuk industri pengolah susu di Indonesia sebanyak 20 persen masih hanya bisa dicukupi dalam negeri, sehingga 80 persen masih harus diimpor dari negara luar yaitu Amerika Serikat, Australia, New Zealand dan Kanada.

Dijelaskan Kepala Bidang (Kabid) Produksi Ternak Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Boyolali, Gunawan Andriyanto bahwa ada tren peningkatan permintaan di Kabupaten Boyolali.

Pada saat pandemi ini kondisi negara penghasil susu mengalami gangguan baik distribusi maupun produksi mengakibatkan suplai ke Indonesia agak berkurang sehingga permintaan susu di dalam negeri meningkat.

“Ada satu faktor yang menonjol jadi selama pandemi, memang kesadaran masyarakat kita untuk mengkonsumsi susu cukup tinggi. Karena ada keyakinan bahwa dengan mengkonsumsi susu dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan imunitas sehingga permintaan susu juga cukup meningkat,” ungkap Gunawan dalam keterangan resminya, Jumat (20/8/2021).

Baca juga   DIY Optimalkan Potensi Lansia Berdaya

Tiga tahun terakhir ini, Kabupaten Boyolali memiliki jumlah sapi perah sebanyak 94.000. Jumlah tersebut tetap konsisten selama tiga tahun meskipun ada peningkatan sekitar 0,5 hingga 1 persen.

Dari 94.000 ekor sapi di Kabupaten Boyolali, mampu menyumbangkan 49.000 ton/tahun setara 136 ton per hari tertinggi di Jawa Tengah atau menyumbang 49 persen di Jawa Tengah.

“Dari segi topografis kesesuaian wilayah memang perkembangan susu di Kabupaten Boyolali terkonsentrasi di Kecamatan Selo, Cepogo, Musuk, Tamansari, Ampel, Mojosongo dan sedikit di Boyolali Kota. Selain dengan kesesuaian suhu dan juga daya dukung pakan ternak karena daerah tegalan, jadi untuk budidaya pakan ternak itu sangat cocok sebagai pendorong utama perkembangan industri sapi perah,” katanya.

Susu yang dihasilkan sapi perah yang berkualitas, mempengaruhi pada banyaknya industri pengolah susu (IPS) seperti Bendera, Garuda, SoGood. Karena agar bisa masuk ke IPS, susu harus memenuhi banyak kriteria kualitas antara lain kandungan protein, kandungan lemak, dan kadar kuman maksimal. Untuk itu, pihaknya melakukan berbagai pelatihan kepada peternak sapi perah untuk dapat menghasilkan susu yang berkualitas baik kuantitas maupun kualitas.

Baca juga   Sukoharjo Canangkan Vaksinasi Covid-19 untuk Ibu Hamil

“Meningkatkan kualitas bibit sapi perah melalui pelayanan inseminasi buatan, pelayanan kesehatan hewan dan juga pendampingan di dalam uji kualitas susu,” ujarnya.

Salah satu peternak sapi perah, Sri Suparti mengaku senang dengan adanya peningkatan permintaan susu oleh konsumen. Warga Dukuh Kepalon, Desa Karangkendal, Kecamatan Tamansari yang juga sebagai pegawai KUD Musuk ini mengalami peningkatan permintaan awal Bulan Juni.

“Selama pandemi ini permintaan dari KUD meningkat sekitar 50 persen. Kalau sesuai harga kualitasnya tinggi sekali untuk pengiriman atau setor ke KUD itu sesuai dengan kualitas ada yang kualitas A ada kualitas B kualitas C. Yang paling tinggi itu kualitas A itu dihargai Rp6.000, kualitas B Rp5.700 dan kualitas C Rp5.500,” katanya. (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Bantul H. Abdul halim Muslih mencanangkan program kegiatan padat karya infrastruktur Tahun Anggaran 2021 di Pedukuhan Bungsing, Guwosari, Pajangan. (Foto: Humas Bantul

Peristiwa

60 Lokasi di Bantul Dapat Program Padat Karya Infrastruktur
Cakupan vaksinasi Covid-19 di Pekalongan telah mencapai 105.664 orang. Jumlah tersebut setara dengan 44,44 persen populasi sasaran. (Foto:Diskominfo Pekalongan)

Peristiwa

Vaksinasi di Pekalongan Lampaui 40 Persen
Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani SE MM menyerahkan bantuan untuk dua anak yatim piatu dari Desa Manang, Grogol. (Foto: Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Bupati Etik Serahkan Bantuan untuk Anak Yatim Covid-19
Kelenteng Liong Hok Bio Magelang. (Foto:nyatanya.com/Ignatius Anto)

Peristiwa

Tempat Ibadah di Magelang Dibuka, Tapi Tidak untuk Berjemaah
Akses jalan tol Boyolali dibuka kembali sejak Minggu (25/7/2021). (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Boyolali)

Peristiwa

Gerbang Tol dan 20 Ruas Jalan di Boyolali Kembali Dibuka
Direktur Utama BSI Hery Gunardi usai beraudiensi dengan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X. Foto: nyatanya.com/istimewa

Peristiwa

BSI Migrasikan 1,18 Juta Rekening, Perluas Layanan di Semarang Raya, Solo, Yogyakarta dan Purwokerto
Tim Relawan Kricak Kidul siap menjalankan tugas kemanusiaan. (Foto:nyatanya.com/Agoes Jumianto)

Peristiwa

Siap 24 Jam dan Tak Kenal Lelah! Tim Relawan Kricak Kidul Berharap Pandemi Corona Segera Usai
Suhajar Diantoro Plh Dirjen Adwil Kemendagri, batik merah bersama Bupati Boyolali M. Said Hidayat saat berada di Isolasi terpusat Brotowali 3 Singkel Desa Karanggeneng. (Foto: Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Peristiwa

Isolasi Terpusat Tetap Menjadi Prioritas Tangani Pasien Covid-19