Home / Plus

Senin, 8 Januari 2024 - 21:50 WIB

Perpustakaan Kota Yogya Buka Pelatihan Kreasi Bunga Kering, Berikut Link Pendaftarannya

Para peserta saat mengikuti program inkubasi literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Yogya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Para peserta saat mengikuti program inkubasi literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Yogya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Untuk meningkatkan produktivitas dan kreativitas masyarakat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kota Yogya kembali menggelar program inkubasi literasi.

Kepala DPK Kota Yogya, Afia Rosdiana mengatakan program tersebut merupakan kegiatan peningkatan keterampilan berbasis perpustakaan. Kali ini tema yang diangkat adalah kreasi bunga kering.

Dipilihnya tema tersebut lantaran bunga adalah salah satu aksesoris yang dapat menambah keindahan dan keasrian ruangan.

“Akhir-akhir ini bunga kering yang diawetkan popularitasnya mengalami peningkatan, meski terkesan sederhana namun bunga kering dapat menjadi rangkaian yang dapat menambah estetik ruangan,” ujarnya Senin (8/1/2024).

Pihaknya menjelaskan program tersebut selain dapat menambah pengetahuan tentang pemanfaatan potensi lingkungan, juga akan menambah keterampilan bagi peserta.

Dengan demikian, lanjutnya, bekal yang diperoleh dapat dikembangkan menjadi lahan bisnis sehingga masyarakat menjadi lebih berdaya.

“Mereka nantinya akan diberi pelatihan bagaimana cara mengolah bunga kering tersebut menjadi hiasan, cinderamata, maupun benda-benda lainnya. Hasil dari kreativitas peserta ini dapat menjadi karya yang unik, elegan, dan memiliki nilai jual yang tinggi,” ungkapnya.

Baca juga   Dorong Kemandirian Warga Desa Berstatus Miskin Ekstrem dengan Pelatihan

Afia mengungkapkan kegiatan ini dapat diikuti oleh masyarakat umum Kota Yogya dengan usia minimal 13 tahun dan memiliki kartu tanda anggota (KTA) Perpustakaan Kota Yogya.

“Pendaftaran peserta diperuntukkan untuk masyarakat di Kota Yogya yang memiliki KTA dan belum pernah mengikuti kelas inkubasi sebelumnya,” jelasnya.

Dengan adanya program tersebut, ia berharap perpustakaan dapat menjadi ruang berbagi pengalaman, ruang belajar kontekstual, dan ruang berlatih keterampilan.

“Perpustakaan tidak hanya sebatas sebagai tempat untuk membaca atau memberikan layanan peminjaman buku, lebih dari itu perpustakaan sudah menjadi tempat belajar berbagai bidang dan menyasar masyarakat umum,” ujarnya.

Sementara itu penanggung jawab kegiatan tersebut, Putri Ayu Supardi mengatakan program ini akan dilaksanakan pada tanggal 12 dan 19 Januari 2024 mulai pukul 13.00-14.30 WIB di Perpustakaan Kota Yogya Jalan Suroto No. 9 Kotabaru.

Baca juga   Lalu Lintas Jalan Gambiran Bakal Diberlakukan Satu Arah ke Selatan

“Untuk kegiatan inkubasi bulan ini dilaksanakan dalam 2 pertemuan, tanggal 12 akan diberikan pelatihan teknik mengeringkan bunga dan pewarnaan bunga, dan akan kami beri contoh beberapa hasil kerajinan dari bunga kering. Sedangkan tanggal 19 akan diberi pelatihan membuat beberapa kreasi dari bunga kering bisa dalam bentuk hiasan dinding, hantaran pengantin, bando, dan sebagainya,” jelasnya.

Untuk kuota pesertanya maksimal 10 orang dan pendaftaran akan ditutup jika kuota sudah terpenuhi. Peserta juga diwajibkan membawa vas bunga atau botol kaca, serta gelas kaca.

“Tiap bulan temanya selalu berganti-ganti dan respon masyarakat sangat baik. Setiap bulannya pasti kuotanya terpenuhi, bahkan sampai melebihi dari jumlah kuotanya. Peserta pelatihan biasanya beragam, mulai dari anak-anak, ibu-ibu, dan anak muda,” bebernya.

Bagi masyarakat yang tertarik mengikuti program ini dapat mendaftar melalui link berikut http://bit.ly/inkubasi_jan24. (N1)

Share :

Baca Juga

Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming mengajak anak muda untuk cinta batik. Foto: Kominfo Solo

Plus

Wali Kota Gibran Rakabuming Dorong Anak Muda Cinta Batik
Beragam ecara mewarnai event Signal Weekenders mulai dari kontes motor, freeStyle, talkshow, Sunday Morning Ride, hingga bazar UMKM. Foto: Agoes Jumianto

Plus

Sosialisasikan Aplikasi Samsat Digital Nasional lewat Event Signal Weekenders DIY di JEC
Bukan hanya laris saja, kripik pisang bermerek @bananacrackers1 miliknya juga sudah sampai di sejumlah kota di Indonesia. Foto: Diskominfo Jateng

Plus

Modal Rp50 Ribu, Bisnis Kripik Pisang di Klaten Omsetnya Kini Jutaan Rupiah Gegara Ini
Pemerintah Kota Yogyakarta melalui Dinas Perindustrian Koperasi dan UKM Kota Yogyakarta kembali menyelenggarakan Pameran Sekati ing Mall #2 pada Rabu (5/10/2022) sampai 10 Oktober 2022. Foto: Humas Pemkot Yogya

Plus

Sekati ing Mall #2 di Malioboro Manjakan Pecinta Kerajinan dan Fashion

Plus

Persiapkan International Symposium 2023, Keraton Yogyakarta Buka Call For Paper Hingga Desember 2022
Hanne Larsen, Minister Counsellor for Food and Agriculture Kedutaan Besar Denmark di Indonesia dalam paparannya di Workshop Inisiatif Consumindful di Grand Keisha, Kamis (16/11/2023). Foto: Agoes Jumianto

Plus

Inisiatif Consumindful: Ajak Masyarakat Cegah Boros Pangan Lewat Perubahan Perilaku
UMKM Kota Solo akan difasilitasi untuk melakukan showcase pada Trade Industry and Investment Working Group (TIIWG) G20 yang akan digelar akhir Maret 2022 di Surakarta. (Foto: ANTARA)

Plus

Jadi Salah Satu Tuan Rumah, UMKM Kota Solo Dilibatkan dalam Presidensi G20
Prosesi ruwatan Popo Sakkelir. (Foto: istimewa)

Plus

Masyarakat Penghayat Kepercayaan Lakukan Ruwatan Popo Sakkalir