Home / Plus

Jumat, 15 Oktober 2021 - 13:24 WIB

Pertama di Indonesia, Bantul Launching Batik Sawo Kecik Karang Taruna

Karang Taruna Kabupaten Bantul merintis Batik Sawo Kecik yang merupakan seragam Karang Taruna Kabupaten pertama di Indonesia, dan telah memiliki hak cipta HaKi (Hak atas Kekayaan Intelektual) dan Surat Keputusan Bupati. (Foto: Humas Pemkab Bantul)

Karang Taruna Kabupaten Bantul merintis Batik Sawo Kecik yang merupakan seragam Karang Taruna Kabupaten pertama di Indonesia, dan telah memiliki hak cipta HaKi (Hak atas Kekayaan Intelektual) dan Surat Keputusan Bupati. (Foto: Humas Pemkab Bantul)

NYATANYA.COM, Bantul – Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih meluncurkan Batik Sawo Kecik Karang Taruna Kabupaten Bantul bertempat di Ruang Mandala Saba Madya, Gedung Induk Komplek Parasamya didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bantul Ny. Hj. Emi Masruroh Halim, S.Pd serta dihadiri oleh perwakilan Karang Taruna Kabupaten Bantul dan secara daring diikuti oleh kapanewon dan kalurahan se-Kabupaten Bantul, Kamis (14/10/2021).

Karang Taruna Kabupaten Bantul merintis Batik Sawo Kecik yang merupakan seragam Karang Taruna Kabupaten pertama di Indonesia, dan telah memiliki hak cipta HaKi (Hak atas Kekayaan Intelektual) dan Surat Keputusan Bupati.

Bupati Bantul dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Karang Taruna yang telah melahirkan Batik Sawo Kecik yang penuh makna dalam upaya melahirkan ikon Karang Taruna Kabupaten Bantul untuk melestarikan warisan leluhur yang merupakan ekspresi budaya sekaligus karya seni yang sarat akan cita rasa dan kaya akan filosofi.

Baca juga   Motif Sarung Batik Pakem Kaumanan Resmi Dilaunching
Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih meluncurkan Batik Sawo Kecik Karang Taruna Kabupaten Bantul didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bantul Ny. Hj. Emi Masruroh Halim, S.Pd. (Foto: Humas Pemkab Bantul)

“Pohon Sawo Kecik merupakan flora Kabupaten Bantul yang ditetapkan berdasarkan keputusan Bupati Bantul nomor 567 tahun 1998. Pohon sawo kecik memiliki arti filosofi “sarwo becik” atau serba dalam kebaikan, sama halnya dengan Karang Taruna bahwa dalam melaksanakan program dan pengabdian kepada masyarakat selalu didasarkan kebaikan terhadap orang lain, ” jelas Bupati Bantul.

Baca juga   Super Hero Beri Bantuan dan Hibur Anak-anak yang Isoman

Bupati Bantul juga mejelaskan bahwa selain simbol makna serba kebaikan, pohon sawo kecik juga bisa digunakan sebagai peneduh, buah yang banyak mengandung khasiat obat-obatan, serta batang pohon dan akar yang bisa dimanfaatkan untuk bahan bangunan dan membuat kerajinan.

Bupati Bantul berharap dengan adanya Batik Sawo Kecik, dapat memperkuat kembali citra batik di Kabupaten Bantul sesuai dengan ciri kekhasannya yang harus tetap dipertahankan dan dijaga kelestariannya.

Bupati Bantul juga berharap dengan kehadiran batik Sawo Kecik Karang Taruna Kabupaten Bantul ini akan mengangkat perekonomian masyarakat dan pengrajin batik di Kabupaten Bantul. (*)

Share :

Baca Juga

Dengan menggarap lahan nganggur menjadi kebun sayur, kelompok tani ibu-ibu PKK Srikandi Desa Jetis Wetan ini berharap dapat menginspirasi masyarakat dalam bidang pertanian. (Foto: Diskominfo Klaten)

Plus

PKK Pedan Hijaukan Tanah Kas Desa dengan Sayuran Organik
Kricak Bersatu (Kiber), berforo bersama dengan Relawan Kricak dan sejumlah mahasiswa ASMI Santa Maria Yogyakarta. (Foto: Agoes Jumianto)

Plus

Santuni Anak Yatim, Sehari Berbagi di HUT ke-3 Kiber
Ganjar Pranowo saat mampir ke salah satu toko roti di Pati. (Foto: Humas Jateng)

Plus

Omset Jatuh Selama PPKM, Tri Isnaeni Kembali Bersemangat Dikunjungi Pak Ganjar
Noken buatan mama-mama Kamoro cukup diminati konsumen. Menurut Emeliana hasil rajutanya lumayan laku selama PON Papua, khususnya di Klaster Mimika. (Foto: Ryiadhy InfoPublik).

Plus

Noken Buatan Mama-mama Kamoro Laris Manis di PON XX Papua
(Foto:kratonjogja.id)

Plus

Yuk, Kenali Macam Wadah Sesaji Daun Pisang dalam Upacara Tradisi Keraton
Misi utama Skanslove Coffee adalah untuk media pembelajaran peserta didik, yang erat kaitannya dengan kesiapan mereka dalam menghadapi dunia kerja. (Foto: MC Batang)

Plus

Skanslove Coffee, Tumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Pelajar
Perajin blangkon Subranto kembali berproduksi, setelah setahun berhenti total. Ia berharap pandemi Covid-19 segera usai dan ekonomi keluarga kembali pulih. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Plus

Setahun Berhenti Total, Kini Subranto Kembali Bangkit Produksi Blangkon
(Foto:MC.Prov Jatim)

Plus

Ini Kisah Anak Muda Pengusaha Batik Asal Jatim Langganan Pejabat