Home / Peristiwa

Selasa, 15 Maret 2022 - 18:23 WIB

Pertama di Jepara, Desa Tempur Ditetapkan sebagai Kampung Restorasi Justice

Desa Tempur, Kecamatan Keling, ditetapkan sebagai kampung restorasi justice dan desa sadar hukum percontohan oleh Kejaksaan Negeri Jepara, Senin (14/3/2022). (Foto: Diskominfo Jepara)

Desa Tempur, Kecamatan Keling, ditetapkan sebagai kampung restorasi justice dan desa sadar hukum percontohan oleh Kejaksaan Negeri Jepara, Senin (14/3/2022). (Foto: Diskominfo Jepara)

NYATANYA.COM, Jepara – Desa Tempur, Kecamatan Keling, ditetapkan sebagai kampung restorasi justice dan desa sadar hukum percontohan oleh Kejaksaan Negeri Jepara, Senin (14/3/2022).

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jepara Ayu Agung menyampaikan, Desa Tempur merupakan lokasi pertama di Kabupaten Jepara yang ditetapkan sebagai desa sadar hukum, yang di dalamnya mencakup kampung restorasi justice.

Dipilihnya Desa Tempur sebagai percontohan, karena selama ini sudah banyak permasalahan masyarakat yang dapat diselesaikan oleh pemerintah desa secara damai, sehingga tidak berakhir ke meja hijau.

“Ini merupakan bibit restorasi justice yang sudah dilakukan oleh pihak desa, untuk menanggapi permasalahan yang terjadi,” ungkapnya.

Baca juga   Ruwatan Suran Ageng Sedulur Sikep Kampung Samin Karangpace Blora Kembali Digelar

Menurut Ayu, tidak semua permasalahan hukum bisa dilakukan restorasi justice. Ada beberapa persyaratan yang harus terpenuhi yaitu, tindak pidana yang dilakukan tergolong ringan dengan ancaman tidak lebih dari lima tahun. Kemudian, kerugian yang dialami korbannya juga tidak lebih dari Rp2,5 juta rupiah.

“Serta yang terpenting, sudah dimaafkan oleh korbannya. Misalnya barang sudah dikembalikan, dan kerugian diganti sesuai kesepakatan bersama,” imbuhnya

Jika warga menemui permasalahan, lanjut Ayu, selesaikan dengan baik dan bijaksana. Jangan sampai masalah itu justru menimbulkan permasalahan baru yang berhadapan dengan hukum.

Baca juga   Bupati Jepara Berangkatkan Donasi untuk Korban Erupsi Gunung Semeru

Petinggi Desa Tempur Mariyono mengatakan, tidak semua permasalahan bisa diselesaikan lewat mediasi internal desa. Jika permasalahan itu dinilai berat, perlu langkah-langkah hukum dan koordinasi dengan pihak kepolisian dan kejaksaan, untuk membantu menyelesaikan persoalan.

“Agar kami yang di pelosok desa ini tidak menjadi objek ataupun subjek hukum, dan permasalahan hukum yang menyangkut warga ini, tidak berakhir di meja hijau. Karena sudah ada lembaga yang dibentuk untuk memediasi,” katanya.

(N1)

Share :

Baca Juga

Bupati Jayapura sekaligus Ketua Umum Panitia Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI, Mathius Awoitauw. Foto: Istimewa/YouTube

Peristiwa

Kongres Masyarakat Adat Nusantara, Tidak Ada Perbedaan Agama dan Ras di Masyarakat Adat
Kapolres Temanggung AKBP Burhanuddin memberikan Penghargaan (Reward) dan Hukuman (Punishment) kepada Polsek jajaran, Rabu (2/2/2022). (Foto: MC.TMG)

Peristiwa

Kapolres Temanggung: Reward dan Punishment Wujud Apresiasi Pimpinan kepada Anggota
Penyekatan di perbatasan Magelang-DIY makin diperketat. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Peristiwa

Penyekatan Perbatasan Magelang-DIY Diperketat, Mobilitas Masyarakat Masih Tinggi
Karyawan RFB saat menyanyikan lagu Indonesia Raya sesuai arahan Sri Sultan HB X. Foto: nyatanya.com/ts miko

News

Ikuti Arahan Sultan HB X, Perusahaan Keuangan Kumandangkan Indonesia Raya Setiap Hari
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, menaruh perhatian terhadap isu perkawinan anak dan pencegahan dini stunting di Kabupaten Temanggung. (Foto:MC.TMG)

Peristiwa

Pernikahan Dini dan Stunting di Temanggung Butuh Perhatian Khusus

Peristiwa

Muktamar ke-4 HW akan Digelar di Malang 26-29 Juli 2023
Anggota Komisi II DPR RI Andika Pandu Puragabaya memaparkan pentingnya memperkokoh nilai-nilai kebangsaan. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Sosialisasikan 4 Pilar, Andika Pandu Gelorakan Semangat Memperkokoh Nilai-nilai Kebangsaan
Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu jaringan internasional asal Malaysia. Foto: Humas Polres Metro Jakbar/TBNews

Peristiwa

Polres Jakbar Gagalkan Peredaran Sabu, Modus Ditanam di Pekarangan Rumah