Home / News

Minggu, 7 November 2021 - 11:32 WIB

Pertamina Akan Produksi BBM dan Produk Petrokimia Berstandar Euro V

Sebagai upaya meningkatkan nilai dan kualitas produknya makin sesuai dengan standar internasional dan ramah lingkungan, PT Kilang Pertamina Indonesia akan memproduksi bahan bakar minyak (BBM) dan produk petrokimia berstandar Euro V. (Foto: PT Pertamina)

Sebagai upaya meningkatkan nilai dan kualitas produknya makin sesuai dengan standar internasional dan ramah lingkungan, PT Kilang Pertamina Indonesia akan memproduksi bahan bakar minyak (BBM) dan produk petrokimia berstandar Euro V. (Foto: PT Pertamina)

NYATANYA.COM, Jakarta – PT Kilang Pertamina Indonesia (KPI) melalui proyek pengembangan kilang Refinery Development Master Plan (RDMP) atau Rencana Induk Pengembangan Penyulingan Balikpapan, akan memproduksi bahan bakar minyak (BBM) dan produk petrokimia berstandar Euro V.

Hal itu sebagai upaya meningkatkan nilai dan kualitas produknya makin sesuai dengan standar internasional dan ramah lingkungan.

“Upaya tersebut juga sebagai bentuk dukungan atas kebijakan pemerintah menetapkan peta jalan penerapan BBM Euro V di Indonesia pada 2027,” kata Corporate Secretary PT KPI Ifki Sukarya, melalui keterangan tertulis, Sabtu (6/11/2021).

Ifki mengatakan proyek RDMP Balikpapan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kilang, tetapi juga mewujudkan green refinery, kilang hijau yang menghasilkan produk berkualitas dan bernilai tinggi, serta berwawasan lingkungan, sesuai standar Euro V. Produk standar Euro V memiliki keunggulan lain yakni tingkat konsumsinya yang lebih hemat.

Baca juga   Hari Kesaktian Pancasila, Veteran Blora Dapat Voucher Pertamax dari Pertamina

Proyek yang berlokasi di kota minyak Balikpapan, Kalimantan Timur tersebut merupakan proyek strategis nasional (PSN) yang diamanahkan kepada PT Pertamina (Persero) untuk menyelesaikannya.

Bagi BUMN energi tersebut, proyek ini adalah proyek yang terbesar yang pernah dikelola, khususnya di sektor pengolahan minyak dan petrokimia.

Ifki menegaskan bahwa proyek RDMP Kilang Balikpapan dijadwalkan selesai pada 2024, dengan target untuk meningkatkan kapasitas produksi Kilang Refinery Unit (RU) V Balikpapan dari 260 MBSD (juta barel per hari) menjadi 360 MBSD dan menghasilkan produk-produk berkualitas yang memenuhi standar Euro V.

“Unit RFCC atau residual fluid catalytic crackingmerupakan unit kilang yang memanfaatkan teknologi perengkahan dengan katalis untuk mengonversi minyak berat/residu menjadi produk lebih bernilai dan berkualitas tinggi. Unit ini ditargetkan mulai berproduksi pada semester satu 2024. Sementara itu, unit penghasil high octane mogas component, yaitu komponen gasoline dengan angka oktan tinggi, akan memulai produksinya pada akhir semester dua 2024,” katanya.

Baca juga   DIY Siapkan Pembukaan Sektor Non Esensial

Kilang Pertamina Balikpapan saat ini merupakan kilang terbesar kedua yang dimiliki Pertamina. Sekitar 25 persen kapasitas kilang nasional dipenuhi dari sana.

“Kilang ini memang posisinya strategis, terutama untuk memenuhi kebutuhan energi di wilayah Indonesia timur,” ungkap Ifki.

Pengembangan Kilang Balikpapan melalui proyek RDMP, lanjut Ifki, akan menambah jajaran produk-produk berkualitas tinggi yang selama ini sudah diproduksi, yaitu High Speed Diesel 50 ppm (HSD 50 ppm), Net Bottom Fractionator (NBF), Smooth Fluid (SF) 05, Low Aromatic White Spirit (LAWS), dan Marine Gasoil (MGO) Low Sulfur. (*)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Kondisi Gunung Merapi Senin (21/6/2021) pukul 06.37 WIB. (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Pagi Ini Merapi 2 Kali Luncurkan Awan Panas
Salah satu tempat usaha yang masih bandel ditertibkan Petugas Satpol PP Kota Yogyakarta.(Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

News

Langgar PPKM Darurat, 80 Pelaku Usaha Kena Semprit
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka, bersama Wakil Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa meninjau pelaksanaan vaksinasi yang digelar BPJamsostek dan Grab di Terminal Tirtonadi. (Foto: Humas Surakarta)

News

Vaksinasi BPJamsostek di Solo Sasar 1.500 Peserta
Di atas tiga bidang tanah yang disita berdiri sebuah bangunan permanen yaitu Lafayette Boutique Hotel Yogyakarta. (Foto: agoda.com/Puspenkum Kejagung)

News

Kejagung Sita Aset Tersangka Kasus Korupsi Asabri di Yogyakarta
(Foto: BNPB)

News

Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 di Indonesia Tambah 1.530 Orang
(Ilustrasi:nyatanya.com/istimewa)

News

Kemen PPPA Kecam Keras Kasus Pemerkosaan di Halmahera Tengah
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Pasien Sembuh Covid-19 di Magelang Terus Bertambah
Vaksinasi pelaku wisata di Laguna Pantai Glagah, Kulonprogo. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

90% Pelaku Wisata di DIY Sudah Divaksin