Home / Olga

Senin, 2 Agustus 2021 - 22:39 WIB

Perunggu Anthony Jadi Penutup Manis Penampilan Indonesia di Olimpiade Tokyo

Anthony Sinisuka Ginting meraih medali perunggu tunggal putra bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: nocindonesia/kemenpora.go.id)

Anthony Sinisuka Ginting meraih medali perunggu tunggal putra bulu tangkis Olimpiade Tokyo 2020. (Foto: nocindonesia/kemenpora.go.id)

NYATANYA.COM, Tokyo – Pebulutangkis tunggal putra Indonesia Anthony Sinisuka Ginting menutup penampilan Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo dengan manis. Pemuda kelahiran 20 Oktober 1996 ini mampu merebut medali perunggu di pesta olahraga paling bergengsi di dunia.

Anthony sukses menumbangkan Kevin Corfon (Guatemala) dengan skor 21-11, 21-13 di Musashino Forest Sport Plaza, Senin (2/8/2021).

Dengan raihan ini, Indonesia mendapatkan satu medali emas, satu perak, dan tiga perunggu. Koleksi tersebut menempatkan Merah Putih di urutan 35 klasemen medali sementara hingga pukul 22.45 waktu setempat atau 20.45 WIB.

Anthony bersyukur bisa menjadi penyumbang medali bagi Indonesia. Total, bulu tangkis meraih dua medali. Selain perunggu Anthony, ganda putri Greysia Polii/Apriyani Rahayu mengukir sejarah besar dengan merengkuh keping emas usai menumbangkan Chen Aingchen,/Jia Yifan (China) dengan skor 21-19, 21-15.

“Semalam sempat sulit tidur terus saya mecoba menenangkan diri dengan berdoa. Puji Tuhan, saya bisa tampil dengan baik,” kata Anthony dikutip dari situs resmi kemenpora.go.id.

Baca juga   Sejarah! Leani Ratri/Khalimatus Raih Medali Emas Pertama Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020

Medali perunggu Anthony memiliki arti spesial di sektor tunggal putra. Setelah 17 tahun, Anthony tampil sebagai tunggal putra pertama yang mampu mempersembahkan medali lagi untuk Merah Putih. Sejak Taufik Hidayat mendapat emas di Olimpiade 2004 Athena, belum ada lagi wakil dari tunggal putra yang bisa menjejak semifinal.

Anthony berterima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah mendukungnya dalam dua pekan ini. Memang sulit, tetapi pemain berusia 24 tahun itu bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik. Anthony menganggap pencapaiannya ini juga akan menjadi tolok ukur menjelang event-event penting yang akan dimainkan Anthony ke depannya.

“Sejak awal persiapan juga berusaha fokus dan tenang, berusaha untuk meminimalisasi kesalahan,” ujar pengidola Taufik Hidayat.

Anthony mengaku cukup sedih karena belum berhasil final, tetapi ia merasa capaiannya di Olimpaide menjadi pembelajaran bagus baginya. Sebab, ia belajar bagaimana caranya mengatur pikiran mental, teknik, serta aspek-aspek lainnya.

Baca juga   Waspada! Nama Bupati Wonosobo Dicatut untuk Jual Beli Motor

“Yang pasti, ada banyak yang harus ditingkatkan. Setelah tak berhasil maju ke final, saya mencoba dan berusaha bangkit. Laga ini juga berarti untuk saya karena saya ini menjadi medali terakhir dari bulu tangkis yang diperebutkan Indonesia di Olimpiade Tokyo,” kata Anthony.

Lebih lanjut, Anthony mengatakan dukungan orang tua juga menjadi pelecut semangat. Sebab, keluarga telah memotivasi dirinya agar tak sedih dari kekalahan di semifinal, melainkan harus fokus pada laga yang tersisa. Mereka juga tak menyangka langkah di Tokyo bisa sampai merebut medali.

Disebutkan Anthony, inspirasinya terjun ke bulu tangkis lantaran ia melihat Olimpiade. Lalu, ia terbersit keinginan untuk bisa tampil di ajang olahraga paling bergengsi di dunia ini. Kini, mimpi itu terwujud. Ia tak hanya tampil, tetapi juga pulang ke Tanah Air membawa medali. (*)

Share :

Baca Juga

Pasangan ganda putri, Leani Ratri Oktila/Khalimatus Sadiyah mencatat sejarah di pesta Paralimpiade dengan medali emas pertama untuk Indonesia melalui cabang para bulutangkis. (Foto:dok/npcindonesia/kemenpora.go.id)

Olga

Sejarah! Leani Ratri/Khalimatus Raih Medali Emas Pertama Indonesia di Paralimpiade Tokyo 2020
Menpora RI Zainudin Amali melaunching Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional (Fornas) 2022 Sumatera Selatan. (Foto:raiky/kemenpora.go.id)

Olga

Festival Olahraga Rekreasi Masyarakat Nasional Digelar di Sumsel Juli 2022
Presiden Joko Widodo memberikan apresiasi dan pujian atas torehan prestasi yang ditorehkan atlet kotingen Indonesia pada Paralimpiade Tokyo 2020. (Foto:dok/BPMI/kemenpora.go.id)

Olga

Jokowi Apresiasi Perjuangan dan Kerja Keras Atlet Difabel di Paralimpiade 2020
Leani Ratri Oktila menjadi penerima bonus paling besar dari pemerintah Indonesia. (Foto: Dokumentasi NPC Indonesia)

Olga

Bonus Rp13,5 Miliar dari Pemerintah untuk Leani Ratri Oktila
Menpora Amali dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. (Foto:Div Humas Mabes Polri)

Olga

Kapolri Keluarkan Izin Rekomendasi Liga 1 dan Liga 2
Menpora Amali saat menghadiri acara Liga Dangdut Indonesia (LIDA) 2021 di Studio Outdoor Indosiar, Jakarta, Selasa (17/8/2021) malam. (Foto:egan/kemenpora.go.id)

Olga

Menpora Amali Apresiasi ke-68 Paskibraka Usai Tugas Mulia
Penampilan Rio Waida di Tsurigasaki Surfing Beach Senin (26/7/21). Rio terhenti pada ronde ketiga. (Foto:nyatanya.com/noc indonesia)

Olga

Gagal di Olimpiade Tokyo, Rio Waida Incar Medali Olimpiade 2024
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo menyampaikan harapannya dalam peringatan Haornas ke-38 tahun 2021. (Foto:bagus/kemenpora.go.id)

Olga

Presiden Jokowi: Haornas ke-38 Diperingati dengan Catatan Prestasi Membanggakan