Home / News

Selasa, 23 Januari 2024 - 19:57 WIB

Pesta Property Expo 2024, APERSI Jateng-DIY Optimis Bisnis Properti di DIY Sangat Menjanjikan

NYATANYA.COM, Sleman – Momentum awal tahun 2024 dan mulai pulihnya sektor ekonomi dan investasi di DIY, dimanfaatkan oleh Pro Expo untuk menggelar pameran.

Event yang dilaksanakan di Pakuwon Mall, Condongcatur, Depok, Sleman, guna meningkatkan penjualan property (perumahan) di wilayah DIY.

Pameran bertajuk Pesta Property Expo, digelar Pro Expo kerja sama dengan Bank BTN, dilaksanakan selama 7 hari dari 22-28 Januari 2024, diikuti sekitar 51 developer (pengembang) di wilayah DIY.

Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (APERSI) Jateng-DIY, Slamet Santoso menyampaikan, pihaknya optimis bisnis perumahan (properti) di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih sangat menjanjikan.

Bukan hanya perumahan sederhana dan bersubsidi, hunian mewah juga masih terbuka luas untuk dikembangkan di wilayah DIY dan sekitarnya. Apalagi, dibangunnya jalan Tol, menjadikan bisnis ini menjadi lebih cerah.

“Pangsa pasar perumahan di DIY masih sangat cerah. Bukan hanya rumah sederhana tetapi rumah mewah pun juga akan mudah laku,” kata Slamet Santoso, Senin (22/1/2024) sore.

Menurut Slamet, properti di Yogyakarta khusus untuk menengah ke bawah, atau perumahan dengan masyarakat berpenghasilan rendah, mengalami pertumbuhan diatas 10 persen.

Baca juga   Sebanyak 3.290 Orang Sembuh dari Covid-19

Sedangkan untuk properti kelas menengah keatas, tingkat pertumbuhan berkisar tujuh persen.

Saat pandemi Covid-19, untuk rumah subsidi masih sangat bagus atau tetap tumbuh. Apalagi pasca pandemi, pada tahun 2023 dari kuota rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, dari kuota 220 unit, hingga bulan November sudah habis terserap atau terjual.

“DIY sangat potensial untuk pemasaran rumah bersubsidi. Dalam satu tahun bisa mencapai 500 unit. Sayangnya, kuotanya terbatas,” ungkapnya.

Menurutnya, pangsa pasar terbesar untuk perumahan bersubsidi berada di wilayah Kabupaten Sleman dan Kota Yogyakarta. Tetapi, jika dilihat dari harga tanah di kedua lokasi tersebut sangat berat untuk diwujudkan.

Alternatif yang paling memungkinkan adalah di Gunungkidul, Bantul dan Kulonprogo, meski secara serapan pasar masih tergolong kecil. Yaitu dalam satu bulan diprediksi hanya mencapai 15 unit.

“Tren rumah bersubsidi dengan harga Rp 166 juta sesuai peraturan pemerintah tetap akan menjadi sasaran. Apalagi ada bantuan untuk generasi milenial seperti subsidi uang muka, bantuan biaya administrasi, bagi yang berpenghasilan kurang dari Rp 8 juta,” lanjutnya.

Begitu pula adanya jalan Tol yang melintas Yogyakarta, potensi bisnis properti sangat luar biasa terutama untuk rumah tipe menengah keatas.

Baca juga   Mendagri Keluarkan Instruksi Perpanjangan PPKM 4 - 17 Januari 2022

Konsumen membeli rumah seharga Rp 1 miliar keatas bukan menjadi tujuan utama sebagai tempat tinggal sendiri, tetapi lebih mengutamakan untuk berinvestasi.

Lokasi yang diburu pembeli tidak fokus lagi di pusat kota, tetapi lebih bergeser ke daerah yang dekat dengan exit Tol seperti wilayah Kapanewon Gamping, Kalasan maupun Prambanan.

Pada kesempatan tersebut, Branch Manager BTN Kantor Cabang (KC) Yogyakarta, Arjuna Putra Kinasih menambahkan, peningkatan minat membeli rumah berbanding lurus dengan pertumbuhan KPR tahun ini.

Arjuna memprediksi, pada tahun 2024 minat konsumen untuk membeli rumah akan semakin berkembang seiring tumbuhnya komunitas masyarakat dan pesatnya pembangunan di wilayah DIY.

“KPR tahun 2024 kami prediksi cukup besar. BTN saja ada pada angka 500 unit khusus untuk rumah non subsidi dengan harga antara Rp 200 hingga Rp 350 juta,” ujarnya.

Arjuna menerangkan bahwa kondisi di wilayah DIY sendiri harga rumah akan sangat dipengaruhi oleh harga tanah. Maka, program KPR yang disubsidi oleh pemerintah pun akan menyasar daerah pinggiran. (N1)

Share :

Baca Juga

Pemkab Banyumas dan Cilacap sepakat jalin kerjasama tangani Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Banyumas)

News

Banyumas-Cilacap Kolaborasi Tangani Covid-19
Ilustrasi. Foto: Ist

News

Bareskrim Polri Periksa Dua Perusahaan Farmasi Terkait Kasus Gagal Ginjal Akut
Presiden Joko Widodo. Foto: BPMI Setpres

News

Presiden Minta Jajarannya Ambil Langkah Cepat Tangani Cacar Monyet
Presiden Joko Widodo. (Foto: Istimewa/InfoPublik)

News

Ekspor Bahan Baku Minyak Goreng Dilarang Mulai 28 April 2022
Foto: Humas Pemkot Yogya

News

Bantu Tambah Modal Pelaku Usaha Mikro, Pemkot Yogya Gelontorkan BLT
Menkeu Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Ist/InfoPublik.id)

News

Pada 2023, Pemerintah Targetkan ekonomi Tumbuh 5,9 Persen
Menkes Budi Gunadi Sadikin. (Foto: Tangkapan Layar Youtube/Setpres)

News

Menkes Budi Gunadi Prediksi Kasus Covid-19 Turun dalam 2 Pekan Mendatang
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Per Senin 8 Agustus 2022, Kasus Sembuh Covid-19 Bertambah 4.919 Orang