Home / Wisata

Rabu, 16 Juni 2021 - 12:44 WIB

Pilih Minuman Alami, Bagian dari Back to Nature

Minuman alami berbahan serai digemari berbagai kalangan. (Foto: nyatanya.com/Sulis)

Minuman alami berbahan serai digemari berbagai kalangan. (Foto: nyatanya.com/Sulis)

NYATANYA.COM, Sleman – Gaya hidup back to nature semakin banyak diterapkan warga. Salah satunya senang memilih minuman yang menggunakan bahan-bahan alami seperti berbahan serai, jahe, bunga telang, kencur dan kunyit.

Salah satu warga asal Yogya, Sudarsono SH MHum termasuk yang senang berburu minuman berbahan alami ketika datang ke lokasi kuliner. Jenis minuman dengan bahan alami yang biasa dicari, misalnya yang berbahan serai, bunga telang, jahe dan wedang uwuh.

“Akhir-akhir ini setiap saya datang ke lokasi kuliner semakin banyak yang menyediakan minuman-minuman menyehatkan berbahan alami. Ini termasuk bagian dari back to nature,” tandasnya.

Ketik ditemui di kompleks kuliner Kebun Kembul Makayoba Sidomoyo Sleman, Darsono meyakini minuman berbahan batang serai, bagian bonggolnya digeprek dahulu lalu bisa diseduh dalam minuman teh maupun jahe. Bisa juga ditambah bahan lain seperti jeruk nipis.

Baca juga   Pelaku Wisata Magelang Ikuti Pelatihan Kelola Destinasi dan Homestay

“Selain mempunyai cita rasa dan aroma khas, minuman menyehatkan seperti ini juga digemari berbagai kalangan. Kebutuhan serai juga bisa semakin meningkat dan menguntungkan petani serai,” jelas Darsono.

Tak kalah penting, lanjutnya, minuman berbahan serai juga diyakini bisa membantu memperlancar sirkulasi darah serta menghangatkan badan. Tak jauh beda dengan berbahan bunga telang, minuman berbahan serai juga dapat berperan sebagai sumber antioksidan. Alhasil, bisa membantu melawan radikal bebas di tubuh sampai mendukung imunitas tubuh, sehingga diharapkan kesehatan bisa terjaga dengan baik atau tak gampang terkena gangguan kesehatan yang bisa datang sewaktu-waktu. Selain itu serai juga bisa berperan dalan mencegah serta mengatasi sulit tidur atau insomnia.

Baca juga   Maksimalkan Potensi Kampung Wisata, Pemkot Yogya Bentuk Pokdarwis Kelurahan

Sedangkan minuman jenis wedang uwuh, bajigur, bandrek dan bir mataram juga menggunakan bahan alami seperti jahe dikombinasi beberapa jenis rempah. Bahan pendukung wedang uwuh antara lain ada kayu secang, daun kayu manis, daun pala, daun cengkih dan gagang cengkih. Adapun manfaat atau khasiat kesehatannya antara lain sebagai penghangat badan, mencegah serta melawan perut kembung, sebagai anti masuk angin dan membantu menjaga maupun meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu memperlancar sirkulasi. (N4)

Share :

Baca Juga

Seporsi Kupat Tahu Dompleng. (Foto: Agoes Jumianto)

Wisata

Nikmatnya Kupat Tahu Dompleng yang Ikonik dan Melegenda
Tradisi Saparan warga Desa Borobudur ini dilaksanakan setiap setahun sekali di bulan Safar penanggalan Jawa, yang tahun ini digelar selama tiga hari sejak Jumat (24/9/2021) hingga Sabtu (26/9/2021). (Foto: Diskominfo Magelang)

Wisata

Terapkan Prokes, Kirab Saparan Borobudur Digelar dengan Naik Andong
Selama pandemi pengunjung di GLZoo, hanya dibawah 50 orang. Dengan jumlah ini tentu cukup berat bagi GLZoo. (Foto: Dokumentasi GLZoo)

Wisata

Maaf Lur, Mulai Senin 27 September 2021 Gembira Loka Zoo Tutup
GKR Bendara. (Foto:kratonjogja.id)

Wisata

Pameran Jamuan Keraton Yogyakarta ‘Bojakrama’ Resmi Ditutup
Pantai Seruni Gunungkidul, salah satu diantara tempat wisata yang ada di Kabupaten Gunungkidul. (Foto:nyatanya.com/Ignatius Anto)

Wisata

Semua Objek Wisata di Gunungkidul Ditutup Selama PPKM Darurat
Ganjar Pranowo saat berkunjung ke Karimunjawa, Jumat (10/9/2021). Dengan pengembangan Bandara Dewandaru Ganjar berharap paket wisata segera dibuka.(Foto: Diskominfo Jateng)

Wisata

Ganjar Minta Wisata Karimunjawa Diujicobakan Terbatas
“Eling Mbansari” merupakan kawasan pedesaan Eduwisata yang memadukan wisata alam, ekonomi kreatif dan wisata penjelajahan. (Foto: Diskominfo Temanggung)

Wisata

Temanggung Buka Kawasan Pedesaan Eduwisata “Eling Mbansari”
Ilustrasi tempat wisata di DIY. (Foto:nyatanya.com/Igantius Anto)

Wisata

PPKM Level 4, Penutupan Tempat Wisata di DIY Juga Diperpanjang