Home / Plus

Senin, 20 September 2021 - 23:06 WIB

PKK Pedan Hijaukan Tanah Kas Desa dengan Sayuran Organik

Dengan menggarap lahan nganggur menjadi kebun sayur, kelompok tani ibu-ibu PKK Srikandi Desa Jetis Wetan ini berharap dapat menginspirasi masyarakat dalam bidang pertanian. (Foto: Diskominfo Klaten)

Dengan menggarap lahan nganggur menjadi kebun sayur, kelompok tani ibu-ibu PKK Srikandi Desa Jetis Wetan ini berharap dapat menginspirasi masyarakat dalam bidang pertanian. (Foto: Diskominfo Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Aksi nyata ibu-ibu PKK Desa Jetis Wetan Pedan, Klaten yang dikenal dengan nama Srikandi Hatinya PKK ini boleh ditiru. Sebagai kelompok tani wanita serta dari kelompok ibu-ibu PKK, aktivitas kelompok tani ini berhasil menyulap tanah kas desa menjadi lahan hijau penuh dengan sayuran organik. Tak heran, lahan tanah kas desa yang semula gersang kini menghijau dengan sayuran segar yang siap panen.

Saparini (43) salah satu anggota Tim Penggerak PKK Desa Jetis Wetan saat ditemui Tim Pemberitaan Dinas Kominfo Klaten beberapa waktu lalu menjelaskan kegiatan tanam sayur organik ini juga melibatkan komunitas lain.

“Ada tiga kelompok yang terlibat dalam gerakan tanam sayur di Jetis Wetan. Yakni Kelompok Tani Wanita (KWT) Srikandi, Hatinya PKK dan Greenhouse. Pola tanaman dengan pola organik sehingga aman. Sebelum awal proses penanaman bibit sayuran, ada pelatihan yang menghadirkan dua narasumber dari kecamatan” tuturnya.

Baca juga   Pertama di Indonesia, Bantul Launching Batik Sawo Kecik Karang Taruna

Jenis tanaman yang dibudidayakan pun bibit yang mudah dicari. Maksudnya agar mudah dibudidayakan di desa mana pun.

“Di Jetis Wetan di tanami sayur-sayuran organik seperti cabai, sawi, bayam, kangkung, pare, tomat, terong, pisang, papaya, alpukat. Ada juga lahan untuk budidaya 4 kolam yang setiap kolam terdapat 100 ikan lele. Hasil dari panen sementara ini masih dikonsumsi masyarakat sekitar, mengingat lahan yang dimiliki masih terbatas, sehingga panen yang dihasilkan juga belum cukup banyak,” imbuh Saparini.

Baca juga   Atasi Hama Tikus, Pemkab Klaten Kembangkan Habitat Burung Hantu

Dijelaskan Saparini, ada juga sayur dan buah yang dijual dengan harga yang lebih murah dari pasaran. “Sayuran ini dijual dengan harga dibawah pasaran, karena baru awal. Tetapi kedepannya sayur organik ini ingin dikemas dan diberi label agar bisa dijual di Supermarket,” tambahnya.

Terkait hasil penjualan secara ekonomi, Saparini mengatakan hasil panennya dibeli warga sekitar. Terpenting adalah membangun kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan lingkungan kosong. Harapannya kelompok tani ibu-ibu PKK Srikandi Desa Jetis Wetan dapat menginspirasi masyarakat lainnya, khususnya dalam bidang pertanian. (*)

Share :

Baca Juga

Ganjar Pranowo saat mampir ke salah satu toko roti di Pati. (Foto: Humas Jateng)

Plus

Omset Jatuh Selama PPKM, Tri Isnaeni Kembali Bersemangat Dikunjungi Pak Ganjar
Sebagian pengurus Kajianmu saat rapat. Foto: nyatanya.com/Sulis

Plus

Kajianmu, Bantu Bisnis Online Tanpa Modal
Noken buatan mama-mama Kamoro cukup diminati konsumen. Menurut Emeliana hasil rajutanya lumayan laku selama PON Papua, khususnya di Klaster Mimika. (Foto: Ryiadhy InfoPublik).

Plus

Noken Buatan Mama-mama Kamoro Laris Manis di PON XX Papua
Mulyana, di luar aktivitasnya sebagai guru SD, suskes menjalankan usaha beternak bebek petelur. (Foto: zainuri arifin)

Plus

Mantab! Guru SD Ini Raup Rp14 Juta/ Bulan dari Beternak Bebek
Sendang Kanjengan, airnya tak pernah kering meski musim kemarau. (Foto: MC Kab Klaten)

Plus

Tak Banyak yang Tau, Ada Sendang Kanjengan di Dalam Gedung Perpustakaan Klaten
Cahyo Yusuf Hermawan dan kreasi lampunya banyak diminati pasar hingga luar daerah. (Foto:Mc.Kota Malang)

Plus

Cahyo Sukses Meraup Rupiah dari Kreasi Lampu Neon Elwire
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menerima bibit pohon dari Fahmi Ali dan Lukman, yang berkeliling Indonesia mengkampanyekan menanam pohon. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Plus

Bersepeda Keliling Indonesia, Fahmi dan Lukman Kampanyekan Menanam Pohon
Danar dan Pipit menjadi Super Hero agar anak-anak senang dan terhibur di tengah pandemi. (Foto: dokumentasi pribadi)

Plus

Super Hero Beri Bantuan dan Hibur Anak-anak yang Isoman