Home / Peristiwa

Jumat, 30 September 2022 - 13:18 WIB

Polisi Bongkar Kasus Perdagangan Anak Berkedok Yayasan di Bogor, Sasar Ibu Hamil Tak Bersuami

Foto: Humas Polres Bogor/Tribratanews

Foto: Humas Polres Bogor/Tribratanews

NYATANYA.COM, Bogor – Polisi berhasil membongkar kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di wilayah Bogor, Jawa Barat. Dalam ungkap kasus ini seorang pelaku berinisial SH diamankan.

Kapolres Bogor Polda Jabar AKBP Dr Iman Imanuddin, S.H., S.I.K., M.H., dalam konferensi pers yang di gelar di Aula Sanika Satyawada Polres Bogor Polda Jabar, pada Rabu (28/9/2022), mengatakan bahwa pengungkapan tersebut berhasil dilakukan berkat penyelidikan yang di lakukan oleh jajaran Sat Reskrim Polres Bogor Polda Jabar terkait adanya laporan dugaan perdagangan anak di wilayah Ciseeng Kabupaten Bogor.

Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo, S.I.K., M.Si., mengatakan bahwa Tindak Pidana Perdagangan Orang merupakan bentuk kejahatan serius yang harus mendapatkan perhatian besar dari kita semua.

“Untuk itu upaya pencegahan dan penanganan kasus perdagangan orang oleh Pihak Kepolisian akan dilakukan secara masif, terkoordinasi serta lebih efektif,” ungap Kabid Humas Polda Jabar.

Baca juga   Banding Ferdy Sambo Ditolak, Anggota DPR: Polri Penuhi Harapan Masyarakat

Dalam pengungkapan tersebut seorang pelaku berinisial SH berhasil diamankan. Dalam melakukan aksinya pelaku ini bermodus dengan cara mengiming-imingi atau mengumpulkan para ibu hamil yang tidak memiliki suami melalui media sosial dengan berbalut Yayasan Ayah sejuta anak.

Yang kemudian ibu-ibu hamil ini di tawarkan untuk melakukan persalinan, dan setelah proses persalinan anak yang dilahirkan akan di serahkan kepada orang yang ingin mengadopsi anak tersebut.

namun proses adopsinya sendiri di lakukan secara ilegal dan orang yang mengadopsi tersebut dimintai uang sebesar 15 juta rupiah dari setiap satu orang anak yang di adopsi.

“Dari pengungkapan ini kami juga berhasil menyelamatkan 5 orang ibu hamil yang sedang menunggu kelahiran dari tempat penampungan mereka tersebut dan saat ini kelima orang ibu hamil tersebut sudah diserahkan ke dinas sosial Pemerintah Kabupaten Bogor untuk diberikan perlindungan dan penanganan sampai dengan yang bersangkutan melahirkan anaknya.” ujar Kapolres Bogor.

Baca juga   Bawaslu Temanggung Buka Pendaftaran Panwascam

Sementara itu satu orang yang sudah di adopsi secara ilegal atau dijual oleh pelaku ke wilayah Lampung juga berhasil kita selamatkan dan saat ini anaknya tersebut diserahkan ke dinas sosial kabupaten Bogor.

“Saat ini tersangka sedang dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh sat Reskrim Polres Bogor Polda Jabar dan kami akan terus melakukan pengembangan terhadap dugaan jaringan yang lainnya,” jelas Kapolres Bogor.

Kepada tersangka dipersangkakan dengan pasal 83 junto pasal 76 huruf F undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perubahan anak dengan ancaman pidana minimal 3 tahun penjara dan maksimal 15 tahun penjara dan denda minimal 60 juta maksimal 3 milyar rupiah. (*)

Share :

Baca Juga

Foto: Diskominfo Jepara

Peristiwa

PCNU Jepara Siap Rajut Harmoni, Bersama Merawat Bumi dan Membangun Peradaban
Pelepasan ekspor daun talas beneng dilakukan di Depo Pemeriksaan dan Perlakuan Karantina di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Kamis (2/12/2021). (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Jateng Ekspor Daun Talas Beneng ke Australia
Kapolda Jateng Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H.., S.St.Mk. Foto: Humas/Tribratanews

Peristiwa

Amankan G20 di Magelang, Polda Jateng Terjunkan 1.700 Personil
Kemensos meluncurkan program Indonesia Mendengar sebagai upaya memperluas akses komunikasi dan informasi bagi penyandang disabilitas yang digelar di Baleendah, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Sabtu (8/1/2022). (Foto: ANTARA)

Peristiwa

Berdayakan Penyandang Disabilitas, Kemensos Luncurkan Indonesia Mendengar
Rumah TKP pembunuhan Budi Utomo (43) di Kampung Kuncen, Wirobrajan Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Budi Utomo Tewas Ditikam Pisau Saat Sedang Leyeh-leyeh di Ruang Tamu
Polres Tangerang Selatan (Tangsel) berhasil menggagalkan peredaran narkoba senilai Rp50 miliar. Empat tersangka berhasil diamankan. Foto: ist/tribratanews

Peristiwa

Polres Tangsel Gagalkan Peredaran Narkoba Jaringan Malaysia Senilai Rp50 Miliar, Empat Tersangka Diamankan
LBH dan DPRD DIY menggelar audensi di ruang Lobby Gedung DPRD Propinsi. FOTO: nyatanya.com/Prastyawan

Peristiwa

Diberhentikan Secara Sepihak, Dosen Unprok 45 Didampingi LBH Audensi ke DPRD DIY
Ilustrasi apotek di Pekalongan. (Foto: Dinkominfo Kota Pekalongan)

Peristiwa

Timbun Tabung Oksigen dan Obat, Terancam Pidana