Home / News

Sabtu, 13 Agustus 2022 - 18:03 WIB

Positivity Rate Meningkat, Satgas Covid-19 Minta Kepala Daerah Awasi Prokes

Foto: Kemenkes

Foto: Kemenkes

NYATANYA.COM, Jakarta – Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 meminta seluruh kepala daerah baik gubernur, wali kota dan bupati di seluruh Indonesia agar kembali menggalakkan pengawasan kedisiplinan protokol kesehatan (prokes) terutama di tempat umum dan pemukiman warga.

Juru Bicara Satgas Covid-19, Wiku Adisasmito, melalui keterangan resminya Sabtu (13/8/2022) mengatakan pengawasan prokes dilakukan karena positivity rate di Indonesia mengalami kenaikan signifikan dari 5,12 persen menjadi 10,05 persen atau naik hampir dua kali lipat.

“Jika dibandingkan dengan saat puncak Omicron lalu, dalam lima minggu kenaikan hampir 17 persen. Sedangkan saat puncak Delta lalu kenaikan sembilan persen. Artinya, kenaikan positivity rate kali ini masih lebih rendah dibanding saat puncak Omicron dan Delta,” kata Wiku.

Baca juga   Sebanyak 60 Ribu PNS Mulai Pindah ke IKN Awal 2024, Ini Rinciannya

Menurutnya, angka positivity rate itu merefleksikan kenaikan kasus positif di tengah masyarakat. Jumlah kelurahan/desa yang dipantau dalam satu bulan terakhir mulai terlihat menaik meski angka masih belum signifikan.

Dari total 80 ribu desa dan kelurahan di Indonesia, kata Wiku, di minggu ini hanya 2.000 (2,5 persennya) yang dipantau kedisiplinan prokesnya.

Wiku juga menyebutkan, perlu ada penyesuaian strategi vaksinasi Covid-19 yaitu mempercepat pemerataan cakupan vaksinasi dosis terlengkap agar mencapai kekebalan optimal.

“Saat ini, tugas kita bukan sekadar memastikan diri sendiri sudah divaksinasi lengkap namun juga orang di sekitar kita. Karena tujuan utama kita adalah membentuk kekebalan kolektif bukan individual,” kata Wiku.

Baca juga   Samsat Gelar Inspeksi Pajak Kendaraan, Sasar Kendaraan Plat Merah di Instansi Pemerintah

Vaksinasi Bukan Obat

Satgas kembali mengingatkan bahwa vaksinasi bukanlah obat yang membuat kebal dari penularan. Hal ini, kata Wiku terlihat dari data bahwa lima daerah penyumbang kasus tertinggi.

Yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, dan Bali yang memiliki cakupan vaksinasi booster yang tidak jauh dari rata-rata nasional bahkan lebih tinggi.

Karena itu, kata Wiku, diperlukan proteksi berlapis sebagai pelengkap yaitu perilaku hidup bersih dan sehat.

“Diharapkan hal itu menjadi budaya yang tak lepas dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Intuk meningkatkan pencegahan upaya penularan, Satgas mengeluarkan penyesuaian kebijakan melalui SE Satgas Nomor 23 Tahun 2022 tentang Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN),” kata Wiku.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Foto: Angkasa Pura II

News

Mulai Besok, Terminal 1 Bandara Soetta Beroperasi Penuh Lagi
Layanan publik di Kota Yogyakarta kini semakin efektif dan efisien dengan menggunakan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) sebagai model pembayarannya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Pembayaran Layanan Publik di Kota Yogya dengan QRIS Makin Luas
Foto: Kemenkes

News

Waspadai Subvarian Baru Omicron XBB, Kasus Sembuh Covid-19 Bertambah 1.783 Orang
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Fenomena Sirkulasi Eddy, Yogya Masih Akan Hujan
(ANTARA FOTO/Seno/YU)

News

Hari Kelima Pananganan Bencana Gunung Semeru
Foto tangkapan layar video kebaya merah.

News

Dua Pemeran Video Asusila Kebaya Merah Ditangkap Polda Jatim, Direkam di Sebuah Hotel di Surabaya
Pasar yang menjadi ikon wisata di kawasan Malioboro itu beroperasional kembali sampai pukul 21.00 WIB sejak 4 Mei 2022. Foto: Humas Pemkot Yogya

News

Belum Banyak yang Tau, Pasar Beringharjo Kembali Buka Sampai Malam
Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI, Nadiem Makarim saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Surakarta, Senin (13/9/2021). (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

News

Menteri Nadiem Apresiasi Gibran dalam Pelaksanaan PTM