Home / Peristiwa

Minggu, 22 Agustus 2021 - 10:40 WIB

PPKM Level 4 Diperpanjang, Perajin Pigura Tetap Menggeliat

Meski tak seramai dulu, usaha pigura di Jalan Sagan tetap menggeliat di tengah perpanjangan PPKM. (Foto: Agoes Jumianto)

Meski tak seramai dulu, usaha pigura di Jalan Sagan tetap menggeliat di tengah perpanjangan PPKM. (Foto: Agoes Jumianto)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang terus diperpanjang dengan level-levelnya itu tak membuat perajin pigura patah semangat.

Ditengah pembatasan yang diberlakukan, para pembuka jasa membuat pigura di kawasan lembah UGM, Jalan Sagan Colombo Yogyakarta tetap menggeliat dan masih gayeng.

“Meski nggak seramai dulu, tapi tetep saja ada pekerjaan setiap harinya. Pesanan pigura baru atau pembelian pigura yang sudah jadi,” ujar Ari Siswanto pengelola Lia Pigura di kawasan itu, kepada nyatanya.com, Sabtu (21/8/2021).

Hal senada juga diakui Saimun, pemilik kios pigura Putra, yang masih menerima order pigura sampai hari ini. Demikian pula Muh Jumroni yang mengelola kios Sasa.

Baca juga   'Tigre Arciera', Kolaborasi De Britto dan Stece Rayakan HUT ke-73

“Masih ada yang pesen, meski nggak seramai dulu, tapi kami tetap optimis dan semangat melayani konsumen. Yang penting jangan dilarang buka, biar kami juga bisa bernafas dan menghidupi keluarga,” ujar Saimun.

Di kawasan ini memang terdapat puluhan kios spesial pigura, sebagian diantaranya juga menyediakan lukisan pasaran yang siap pajang untuk menghiasi dinding rumah.

Baca juga   1.100 Ibu Hamil Jadi Sasaran Vaksin Pemkot Yogya

Mulai lukisan bercorak binatang seperti ikan koi, kuda, ragam bunga, pemandangan sampai lukisan abstrak bisa diperoleh di sejumlah kios pigura di Sagan, salah satunya Lia Pigura yang memang spesialis menjual ragam lukisan dengan media kanvas.

“Harga lukisan beragam mulai dari ratusan ribu sampai diatas satu juta juga ada,” terang Ari Siswanto.

Ari Siswanto, Saimun, pun Muh Jumroni berharap pandemi Covid-19 cepat teratasi dan kehidupan kembali normal seperti dulu lagi.

“Normal kehidupannya, normal ekonominya juga,” pungkas Ari. (Aja)

Share :

Baca Juga

Aparat gabungan wilayah Kecamatan Gatak menggelar patroli menyapa warga masyarakat, memberikan imbauan, edukasi dan sosialisasi Prokes. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Aparat Gabungan Gatak Tak Henti Patroli Prokes
Logo Pemerintah Kabupaten Sleman. (nyatanya.com)

Peristiwa

PPKM Darurat Dinilai Berhasil Tekan Mobilitas Warga
(Ilustrasi: nyatanya.com)

Peristiwa

Gembleng ASN Berkualitas, Pemkot Yogya Bentuk ‘Jogja Corporate University’
Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat meninjau pelaksanaan vaksinasi bagi guru dan tenaga kependidikan. (Foto:nyatanya.com/Humas Kab. Wonosobo)

Peristiwa

Guru dan Tenaga Kependidikan Wonosobo Terima Vaksinasi Tahap 2
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi saat penyerahan bantuan insentif kepada guru ustadz ustadzah di Balai Kota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pemkot Yogya Serahkan Bantuan Insentif Ustadz Ustadzah
Sri Sultan Hamengku Buwono X melakukan peletakan batu pertama pembangunan kampus UWM berbasis budaya. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

UWM Bakal Miliki Gedung Baru Kampus Berbasis Budaya
Satpol PP Kota Yogyakarta melakukan pemeriksaan acak terkait dokumen kesehatan untuk protokol kesehatan untuk mencegah sebaran Covid-19 di salah satu tempat khusus parkir wisata. (Foto:nyatanya.com/Pemkot Yogya)

Peristiwa

Perketat PPKM Mikro, Jam 8 Malam Resto dan Kafe Harus Tutup
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X menyaksikan pelaksanaan vaksinasi 'Drive Thru' yang digelar di UGM. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Vaksinasi ‘Drive Thru’ Sasar 3.000 Orang