Home / News

Kamis, 1 Juli 2021 - 21:05 WIB

PPKM Mikro Darurat di Jateng, Ganjar: Masyarakat Jangan Panik

Ganjar Pranowo meninjau Jogo Tonggo di Desa Wirun Purworejo. (Foto: nyatanya.com/Humas Jateng)

Ganjar Pranowo meninjau Jogo Tonggo di Desa Wirun Purworejo. (Foto: nyatanya.com/Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Purworejo – Pemerintah Pusat resmi memberlakukan pelaksanaan PPKM Mikro Darurat pada 3-20 Juli 2021. Sebanyak 48 kabupaten/ kota dengan asesmen situasi pandemi level 4, dan 74 kabupaten/ kota dengan asesmen situasi pandemi level 3 di Jawa Bali, menjadi target penerapan kebijakan itu.

Di Provinsi Jawa Tengah, semua daerah ditetapkan pemberlakuan PPKM Mikro Darurat. Rinciannya, 13 kabupaten/ kota masuk asesmen pandemi level 4 dan sisanya masuk asesmen pandemi level 3.

“Petunjuk pelaksanaannya hari ini sudah dikeluarkan. Instruksi Mendagri juga sudah disiapkan, mungkin sore ini atau besok sudah keluar. Seluruh kepala daerah diminta menyiapkan termasuk sosialisasi ke masyarakat. Levelingnya sudah disiapkan dan tindakan tegas dilakukan. Semua mesti kompak, insyaallah Jateng semuanya siap,” kata Ganjar, saat meninjau Jogo Tonggo di Desa Wirun Purworejo, Kamis (1/7/2021) siang.

Baca juga   Tekan Lonjakan Kasus Covid-19, Pemerintah Kembali Galakkan Kampanye 5M Lebih Masif

Ganjar meminta masyarakat tidak panik dengan penerapan PPKM Mikro Darurat ini. Tindakan yang diambil saat ini hanyalah pengetatan saja, dan semua harus mendukung.

“Jangan panik, kita hanya butuh mengetatkan saja. Tindakan-tindakan ini karena situasinya sedang tidak baik-baik saja. Memang butuh tindakan yang lebih ketat dan serius,” jelasnya.

Ganjar meminta seluruh bupati/ wali kota di Jateng untuk melaksanakan PPKM Mikro Darurat dengan ketat. Sosialisasi kepada masyarakat harus dilakukan secara terbuka, mana yang harus ada, mana yang ditutup, dan dukungan masyarakat seperti apa.

“Bupati/ wali kota harus mencari jalan keluar, sehingga tidak terjadi kepanikan di tengah masyarakat. Tidak boleh ada satupun bupati/ wali kota yang menawar, semuanya harus melaksanakan dengan baik. Kalau 14 hari bisa dilakukan, maka ini bisa menekan,” tegasnya.

Baca juga   Banyumas-Cilacap Kolaborasi Tangani Covid-19

Jika ada masyarakat yang kesulitan selama PPKM Mikro darurat dilaksanakan, Ganjar meminta agar menghubungi pejabat di daerahnya masing-masing. Ganjar juga meminta masyarakat melapor ke call center di kabupaten/ kota atau provinsi.

Dari pengalaman yang sudah terjadi, Ganjar melihat praktik Jogo Tonggo di masyarakat berjalan baik. Beberapa tempat yang dikunjungi semua saling tolong menolong antarwarga.

“Masyarakat tenang saja, tidak apa-apa. Kalau ada yang kesulitan, lapor saja. Saya rasa dalam konteks karantina wilayah atau lockdown ini, semua bisa digerakkan secara kolaboratif. Pemerintah turun tangan, Jogo Tonggo sebagai kekuatan civil society bisa dioptimalkan,” pungkasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Gibran menyambut baik antusiasme mahasiswa UNS yang hadir di perkuliahan tatap muka tersebut. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

News

Kunjungi UNS, Gibran Pastikan PTM Sesuai Prokes
Vaksinasi dosis ketiga untuk nakes di Jawa Tengah sudah mencapai 31,36 persen. (Foto: Humas Jateng)

News

Vaksinasi Booster untuk Nakes Jateng Capai 31,36 Persen
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Kasus Posititif Covid-19 DIY Tambah 1.862, Sembuh 1.125 Kasus
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat kunjungan ke RSUD Wonogiri. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Kunker ke Wonogiri, Ganjar Pranowo Diwaduli Beban Pasien Luar Provinsi
Pemerintah Kabupaten Temanggung dan Kementerian Pertanian siapkan lahan seluas 300 hektare sebagai lumbung pangan hortikultura. (Foto: Diskominfo Temanggung)

News

Antisipasi Anjloknya Harga Cabai, Temanggung Siapkan Lumbung Pangan Hortikultura
(ilustrasi:nyatanya.com)

News

Hari Ini DIY Mencatat 1.094 Orang Sembuh, Positif Covid-19 Tambah 1.628 Kasus
Perayaan Waisak di Candi Borobudur. Foto: nyatanya.com/ Humas Pemprov Jateng

News

Masih Pandemi, Perayaan Waisak 2021 di Borobudur Ditiadakan
Warga Wadas melakukan audensi bersama BBWS. (Foto: Zainuri Arifin)

News

Warga Wadas Pendukung Bendungan Bener Tuntut BBWS Lakukan Pengukuran Tanah