Home / News

Senin, 7 Februari 2022 - 18:46 WIB

PPLN Tujuan Wisata Bisa Masuk RI Lewat Empat Bandara, Cek Aturannya

Pemerintah Indonesia, memutuskan hanya membuka empat bandara internasional bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dengan tujuan wisata, baik warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA). (Foto: Angkasa pura II)

Pemerintah Indonesia, memutuskan hanya membuka empat bandara internasional bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dengan tujuan wisata, baik warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA). (Foto: Angkasa pura II)

NYATANYA.COM, Jakarta – Pemerintah Indonesia, memutuskan hanya membuka empat bandara internasional bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) dengan tujuan wisata, baik warga negara Indonesia (WNI) maupun warga negara asing (WNA).

Selain Bandara Soekarno-Hatta di Cengkareng (Jakarta) sebagai pintu gerbang utama perjalanan internasional, tiga bandara lainnya yang melayani angkutan udara itu pada masa pandemi Covid-19, yaitu Bandara I Gusti Ngurah Rai (Bali), Bandara Hang Nadim (Batam), dan Bandara Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang).

Sehubungan dengan diterbitkannya surat edaran baru perjalanan luar negeri (SE Kementerian Perhubungan/Kemenhub Nomor 11 Tahun 2022), Direktorat Jenderal Perhubungan Udara menyampaikan koreksi atas susunan kalimat terkait pembatasan pintu masuk (entry point) bagi WNI dan WNA sebagai PPLN dengan tujuan wisata.

Adapun koreksi yang disampaikan, bertujuan untuk menghindari kesalahan persepsi agar setiap pihak memiliki pemahaman yang sama. Dalam koreksinya, Kemenhub menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia menerapkan pembatasan pintu masuk (entry point) bagi WNI dan WNA pelaku perjalanan luar negeri dengan tujuan wisata dengan transportasi udara pada masa pandemi Covid-19.

“Dengan demikian pelaku perjalanan luar negeri untuk kepentingan wisata dengan transportasi udara juga dapat melalui Bandara Soekarno – Hatta,” jelas Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Udara, Novie Riyanto, pada Senin (7/2/2022), sekaligus menyampaikan bahwa saat ini pihaknya juga tengah melakukan revisi SE No.11 Tahun 2022, dengan tetap mengacu pada SE Satgas Covid-19 Nomor 4 Tahun 2022.

Baca juga   Update! 22 Orang Meninggal, 27 Hilang Akibat Erupsi Gunung Semeru

Sebagai informasi, dengan ditetapkannya SE ketua satuan tugas penanganan (satgas) Covid-19 Nomor 4 Tahun 2022 tentang protokol kesehatan perjalanan luar negeri pada masa pandemi Covid-19, maka Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub menerbitkan SE Nomor 11 Tahun 2022 tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan luar negeri dengan transportasi udara pada masa pandemi Covid-19.

Sebelumnya dijelaskan bahwa terbitnya SE Nomor 11 Tahun 2022 ini bertujuan sebagai pemantauan, pengendalian, dan evaluasi guna mencegah terjadi peningkatan penularan Covid-19 termasuk SARS-CoV-2 varian baru maupun yang akan datang.

PPLN yang berstatus WNI dari luar negeri diizinkan memasuki Indonesia dengan tetap mengikuti protokol kesehatan ketat sebagaimana aturan yang ditetapkan Pemerintah RI.

Adapun kriteria WNA yang bisa melakukan perjalanan dengan transportasi udara di Indonesia, pertama adalah yang sesuai ketentuan dalam Peraturan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Nomor 34 Tahun 2021 tentang pemberian visa dan izin tinggal keimigrasian dalam masa penanganan penyebaran Covid-19, dan pemulihan ekonomi nasional.

Kedua, sesuai skema perjanjian (bilateral), seperti travel corridor arrangement (TCA). Ketiga, mendapatkan pertimbangan/izin khusus secara tertulis dari Kementerian/Lembaga.

“Persyaratan khusus bagi WNA pelaku perjalanan dengan tujuan wisata wajib menunjukkan kartu atau sertifikat vaksinasi Covid-19 (fisik maupun digital), dan hasil negatif tes RT-PCR, lalu wajib melampirkan visa kunjungan singkat atau izin masuk lainnya sesuai peraturan perundangan yang berlaku. Mereka juga diminta menunjukan bukti kepemilikan asuransi kesehatan dengan nilai pertanggungan minimal USD 25.000 yang mencakup pembiayaan penanganan Covid-19; dan yang terakhir bukti konfirmasi pemesanan dan pembayaran (booking) tempat akomodasi dari penyedia akomodasi selama menetap di Indonesia,” urai Dirjen Novie.

Baca juga   Dubes Italia: Kebersaman Membantu Penagggulangan Covid-19

Dia juga menegaskan, bagi seluruh pelaku perjalanan luar negeri, baik WNI maupun WNA harus mengikuti ketentuan dan persyaratan yang ditentukan. Yaitu mematuhi ketentuan protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Pemerintah.

Kemudian, menunjukkan kartu atau sertifikat (fisik maupun digital) telah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap seminimalnya 14 hari sebelum keberangkatan sebagai persyaratan memasuki Indonesia.

Selanjutnya pelaku perjalanan diminta untuk menunjukkan hasil negatif melalui tes RT-PCR di negara/wilayah asal yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 2 x 24 jam sebelum jam keberangkatan dan dilampirkan pada saat pemeriksaan kesehatan atau e-HAC Internasional di Indonesia.

“WNA yang sudah berada di Indonesia dan akan melakukan perjalanan, baik domestik maupun internasional diwajibkan melakukan vaksinasi melalui skema gotong royong sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu, WNA diwajibkan menggunakan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat melakukan perjalanan internasional masuk ke wilayah Indonesia,” imbuh Dirjen Novie.

(N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Ganjar Pranowo saat melepas 320 pemudik menggunakan kereta api di Stasiun Senen Jakarta, Jumat (29/4/2022). Foto: Humas Jateng

News

Selain Mudik, Ganjar Siapkan Angkutan Balik Gratis bagi Warga Jateng
Presiden Joko Widodo. (Foto: nyatanya.com/@jokowi)

News

Jokowi Resmi Tetapkan PPKM Darurat Jawa-Bali Mulai 3 Sampai 20 Juli 2021
Dokter Mochamad Abdul Hakam SpPD. (Foto: Diskominfo Jateng)

News

Dokter di Semarang Ini Pastikan Hepatitis Akut Tak Berhubungan dengan Vaksin Covid-19
Foto ilustrasi. Vaksinasi yang masif ini membantu kita tidak sampai bergejala berat saat terinfeksi virus Covid-19. (Foto: Kemenkes)

News

Pemerintah Terus Imbau Masyarakat Segera Vaksinasi Covid-19, Terutama bagi Kelompok Ini
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Sebanyak 1.895 Orang Sembuh dari Covid-19, Meninggal Bertambah 26 Kasus
Menkominfo Johnny Gerard Plate. (Foto: Berto/Humas Kominfo)

News

Pemerintah Targetkan Vaksinasi 208,2 Juta Penduduk Tercapai pada Maret 2022
Ilustrasi pekerja sektor swasta. (Foto:MC.TMG)

News

Dinperinaker Imbau Sektor Swasta Sesuaikan Jam Kerja Saat Ramadan
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo meresmikan Masjid Al Husna yang berada di lantai 1 Hartono Mall, Depok, Sleman, Kamis (24/3/2022). Foto: Humas Sleman

News

Ada di Sleman, Masjid Ini Diklaim sebagai Masjid di Dalam Mall Terbesar di DIY-Jateng