Home / Panggung

Kamis, 5 Agustus 2021 - 16:09 WIB

Prambanan Jazz Festival 2021, Lagi-lagi Digelar Secara Virtual

Prambanan Jazz Virtual Festiva 2021 kembali digelar secara virtual. (Foto: Rajawali Indonesia)

Prambanan Jazz Virtual Festiva 2021 kembali digelar secara virtual. (Foto: Rajawali Indonesia)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Event musik berskala internasional Prambanan Jazz Festival (PJF) yang digelar di pelataran Candi Prambanan Yogyakarta, lagi-lagi akan digelar secara virtual tahun ini.

Pandemi Covid-19, dan diberlakukannya PPKM darurat dan level 4 sampai saat ini, membuat semua rencana pergelaran musik, seperti PJF banyak mengalami perubahan.

Prambanan Jazz Festival 2021 mulanya akan digelar secara hybrid pada 2 – 4 Juli 2021 lalu. Namun terbentur PPKM Darurat akhirnya, Rajawali Indonesia selaku promotor event musik berkelas ini mengubah semua rencananya, dan PJF 2021 resmi akan digelar secara virtual 11 – 12 September 2021.

Hal ini ditegaskan Anas Syahrul Alimi (Founder Rajawali Indonesia & CEO Prambanan Jazz) dalam Virtual Press Conference Prambanan Jazz Fest 2021 yang digelar, Kamis (5/8/2021) siang.

Prambanan Jazz Festival yang digelar pertama kali 16 Oktober 2015 dengan memadukan festival musik jazz internasional dan warisan agung dari Candi Prambanan, tahun ini akan akan menghadirkan program spesial baru.

Baca juga   aVcoustic Band Koplo, Menapak dari Panggung Wedding

Sebuah program spesial bertajuk ‘Borneo Goes to  Prambanan Jazz  Virtual  Festival’, yakni program kompetisi musik yang digagas oleh  IndiHome,  channel I-Konser UseeTV dan Prambanan Jazz Festival yang dimaksudkan  untuk mencari musisi-musisi terbaik yang berdomisili di Kalimantan untuk tampil di Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 bersama  musisi-musisi  nasional.

“Kegiatan ini diharapkan akan menjadi ajang kesempatan bagi musisi yang  berdomisili di Kalimantan untuk menunjukkan karya mereka kepada khalayak luas pecinta musik tanah air,” ujar Anas Syahrul Alimi.

“Nantinya, seluruh musisi/band pendaftar akan dikurasi oleh promotor  Prambanan Jazz Festival sehingga akan didapat maksimal 100 band yang diikutsertakan dalam seleksi,” sambung Kiki Pea (I-Konser) pada kesempatan yang sama. 

Peserta ‘Borneo Goes To Prambanan Jazz Virtual Festival’ adalah musisi/band yang berdomisili di Kalimantan yang sesuai dengan karakter fes tival musik.

Kiki Pea dari I-Konser, menjelaskan tentang program ‘Borneo Goes To Prambanan Jazz Virtual Festival’. (Foto: Rajawali Indonesia)

Para peserta tersebut diharuskan memiliki minimal 3 karya orisinil berupa Video Musik/Video Live Session. Pemenang yang terpilih untuk tampil di  Prambanan Jazz Virtual Festival diharapkan bisa menampilkan setidaknya 4 lagu orisinil.

Baca juga   Happy Asmara, Artis Top YouTube Minggu Ini

Pendaftaran ‘Borneo Goes To Prambanan Jazz’ sudah dibuka sejak 23 Juli 2021 dan akan berlangsung  sampai tanggal 15 Agustus  2021. Para peserta  bisa mendaftar di website www.prambananjazz.com disertai 1 video (video klip/ live session) dan persyaratan lain yang terdapat dalam formular registrasi.

Para peserta diharapkan telah memiliki 3 karya orisinal dalam bentuk video musik (klip) atau video live session. Untuk seleksi awal 1 peserta cukup submit 1 karya.

Selanjutnya Promotor akan memilih 20 band/peserta berdasarkan viewers tertinggi dan engagement YouTube (I-Konser Channel) yang akan ditayangkan di i-Konser Channel (Usee TV) guna seleksi selanjutnya.

Seluruh peserta yang mendaftar akan melalui proses kurasi oleh promotor Prambanan Jazz Festival dan akan terpilih maksimal 100 peserta terbaik.

Peserta akan melalui 3 tahapan babak acara. Pada Babak 1 video peserta yang sudah disubmit akan langsung ditayangkan pada kanal youtube i-Konser Channel selama periode 6-21 Agustus 2021. (N1)

Share :

Baca Juga

Kartun karya Damianus Novianto Wibisono yang menjadi juara pertama 'Petroka International Cartoon Contest 2021'. (Foto: dokumentasi pribadi)

Panggung

Dua Kartunis Yogya Menangi Lomba ‘Petroka International Cartoon Contest 2021’
Jane Shalimar. (Foto:nyatanya.com/Instagram @janeshalimar_1)

Panggung

Setelah Berjuang Melawan Covid-19, Jane Shalimar Meninggal Pagi Tadi
Anggun Pramudita. (Foto:instagram anggunpramudita30)

Panggung

Perlahan Tapi Pasti, Anggun Pramudita Andalkan Single ‘Tumbak Cucukan’
Wakil Walikota Heroe Poerwadi usai membuka silaturahmi nasional budayawan dan seniman Muhammadiyah. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Panggung

Saatnya Budayawan dan Seniman Manfaatkan Medsos untuk Berekspresi
Hanung Bramantyo. (Foto:nyatanya.com/Instagram @hanungbramantyo)

Panggung

Hanung Bramantyo Positif Covid-19
Karya Muchid Rahmat berjudul Penganiayaan dan perencanaan pembunuhan terhadap ulama. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Panggung

Muchid Rahmat, Kartunis Kendal dengan Setumpuk Prestasi
aVcoustic Band Koplo. (Foto: nyatanya.com/Istimewa)

Panggung

aVcoustic Band Koplo, Menapak dari Panggung Wedding
Denny Caknan. (Foto:nyatanya.com/YouTube Denny Caknan)

Panggung

Denny Caknan feat Guyon Waton Rilis ‘Widodari’