Home / News

Senin, 28 Maret 2022 - 16:34 WIB

Presiden Berharap Produk UMKM Membanjiri Marketplace

Joko Widodo Jokowi ketika membuka Rakornas Transformasi Digital dan Pendataan Lengkap Koperasi dan UMKM pada Senin (28/3/2022). Foto: InfoPublik

Joko Widodo Jokowi ketika membuka Rakornas Transformasi Digital dan Pendataan Lengkap Koperasi dan UMKM pada Senin (28/3/2022). Foto: InfoPublik

NYATANYA.COM, Jakarta – Para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam negeri harus membanjiri beragam aplikasi platform marketplace yang ada saat ini, dengan produk yang dimilikinya. Sehingga, produknya dapat dikenal secara luas dari mulai domestik hingga mancanegara.

Dengan melakukan hal itu, niscaya para pelaku UMKM di dalam negeri akan mendapatkan nilai tambah dan dampak yang positif ketika melakukan aktivitas perdagangan. Pada akhirnya, UMKM dapat berkembang menjadi lebih maju di masa depan.

“Kita harus membanjiri marketplace dengan produk-produk dalam negeri dari UMKM,” kata Presiden Joko Widodo Jokowi ketika membuka Rakornas Transformasi Digital dan Pendataan Lengkap Koperasi dan UMKM pada Senin (28/3/2022).

Seiring dengan perkembangan zaman, tambah Presiden, aplikasi perdagangan daring atau marketplace yang ada saat ini, kerap kali menjadi rujukan pembeli. Baik pembeli dari dalam maupun luar negeri yang mencari berbagai produk yang diminati.

Baca juga   Imbas Wabah LSD, Peternak Kambing Domba Semringah

Momentum tersebut, harus dimanfaatkan secara optimal oleh para pelaku UMKM di Indonesia. “lebih banyak mengisi marketplace menjadi bagian dari rantai pasok nasional maupun global,” tuturnya.

Dalam mendukung hal itu, Presiden Jokowi telah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional 2021-2024. Di aturan tersebut, ada langkah-langkah konkret yang dilakukan dalam mendukung UMKM.

Langkah yang dimaksud antara lain bekerja keras memperbaiki ekosistem usaha, perizinan harus terus dipermudah, akses terhadap permodalan harus diperluas, meningkatkan terus inovasi, teknologi harus terus diperkuat, produk UMKM harus semakin kreatif, pemanfaatan teknologi digital, dan pelatihan kepada sumber daya manusia (SDM).

Baca juga   Pantau Ketersediaan Sembako, Polres Temanggung Bentuk Satgas Pangan

Dengan partisipasi dari berbagai pemangku kepentingan, maka sektor UMKM dapat bersaing dengan berbagai produk dari luar.

“Memang banyak yang harus kita benahi kita dari hulu sampai hilir produk produk UMKM,” jelas Kepala Negara.

Presiden optimis, sejumlah aturan yang mendukung UMKM dalam negeri menjadi lebih baik dari waktu ke waktu. Alhasil, UMKM dalam negeri dapat menjadi pemain besar dalam perdagangan daring yang berkembang pesat.

“kita tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah masifnya aktivitas perdagangan digital,” pungkas Presiden Jokowi.

(N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Laporan harian Covid-19 di DIY, Minggu (19/9/2021). (Humas Pemda DIY)

News

Pasien Sembuh Covid-19 di DIY Bertambah 331 Orang
eroe Poerwadi. (Foto:nyatanya.com/Facebook)

News

Wakil Walikota Yogya Heroe Poerwadi Umumkan Positif Terpapar Covid-19
Kedua pelaku aborsi diamankan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. (Foto : Istimewa)

News

Malu Belum Menikah, Pasangan Muda-mudi Nekat Lakukan Aborsi
Deklarasi Komunitas ObarAbir, Selasa (5/4/2022) di Panggung Alpha Bravo, Sewon Bantul. (Foto: Istimewa)

News

Prihatin Kejahatan Jalanan, 1.800 Anggota Komunitas ObarAbir Siap Berantas Klitih
(ilustrasi: nyatanya.com)

News

336 Positif Covid-19 di Magelang Sembuh
Salah satu cafe di Kota Lama Semarang yang disegel karena melanggar aturan waktu operasional. (Foto: Diskominfo Semarang)

News

Langgar Aturan PPKM, Dua Cafe di Kota Lama Semarang Disegel
Ketua DPR RI Puan Maharani mengingatkan pemerintah agar memfasilitasi dengan baik masyarakat yang bakal mudik lebaran 2022.

News

Hindari Kemacetan, Puan Ingatkan Pemerintah Agar Memfasilitasi Pemudik Lebaran
Foto: Mugi/Humas Kemendes PDTT

News

Mendes PDTT Minta Evaluasi Kondisi Gedung Kemendes PDTT yang Terbakar