Home / News

Jumat, 25 Maret 2022 - 21:54 WIB

Presiden Tegas Minta Jajarannya Kawal Pemberdayaan UMKM

Presiden Joko Widodo. (Foto: Amiriyandi/InfoPublik)

Presiden Joko Widodo. (Foto: Amiriyandi/InfoPublik)

NYATANYA.COM, Jakarta – Presiden Joko Widodo mengungkapkan sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dalam negeri akan terus bergelora.

Pemerintah pun memberi perhatian besar, di antaranya dengan alokasi anggaran stimulus bagi UMKM sebesar Rp400 triliun pada 2022.

Kepala Negara mengungkapkan, bergolaranya UMKM dipengaruhi oleh tiga faktor pendukung dari sisi pembiayaan, yakni anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), dan anggaran badan usaha milik negara (BUMN).

Dari tiga faktor tersebut, Presiden mengaharapkan anggaran yang diperuntukkan bagi pelaku UMKM, sudah dapat direalisasikan paling lambat akhir Mei 2022.

“Uang rakyat jangan dibelikan produk impor, harusnya dibelikan untuk produk UMKM, Itu bisa mentrigger pertumbuhan ekonomi,” kata Presiden Joko Widodo ketika melakukan pengarahan aksi afirmatif Bangga Buatan Indonesia (BBI) secara virtual pada Jumat (25/3/2022).

Mekanisme implementasinya, kata Kepala Negara, APBN yang diperuntukkan bagi kementerian atau instansi pemerintah yang mencapai Rp526 triliun per tahun, 20 persen di antaranya dialokasikan ke sektor UMKM.

Baca juga   Buka Pelayanan Digital, Pasar UMKM Tanggung Cepu Diresmikan Bupati Blora

Begitu pula dengan APBD yang mencapai sekitar Rp535 per tahun, juga dapat mengalokasikan sebesar 20 persen ke sektor UMKM.

Hal yang sama juga dengan anggaran BUMN yang mencapai Rp423 triliun per tahun, 20 persennya ke sektor UMKM.

“Semua itu anggaran kita. Belokkan saja dari anggaran-anggaran itu ke sektor UMKM,” ujar Presiden.

Menurut Presiden, kemampuan para UMKM dalam negeri menciptakan produk-produk sudah sangat baik. Setiap produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang dapat bersaing dengan produk-produk yang berasal dari luar.

Dari mulai CCTV, alat kesehatan (alkes), alat pertanian (alsintan), kursi, laptop, tempat tidur hingga meja sudah berkualitas. Sehingga, layak dipergunakan oleh para pemangku kepentingan untuk melakukan kegiatan produktif.

Baca juga   Presiden Jokowi: Gelar Juara Piala AFF U-16 2022 Jadi Kado HUT Kemerdekaan

“Kita ini sudah maju, banyak yang sudah bisa diproduksi oleh UMKM kita,” tutur Presiden.

Ada sejumlah sanksi yang menanti, tambah Presiden, kala pemangku kepentingan tidak menjalankan intruksi presiden mengenai alokasikan anggaran untuk UMKM.

Dari mulai pemotongan Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Alokasi Umum (DAU) bagi instansi pemerintahan yang enggan menjalankan kebijakan tersebut.

Presiden pun menegaskan tidak ragu untuk mengganti pimpinan di K/L dan BUMN jika tidak melaksanakan arahan terkait pemberdayaan UMKM ini.

Bagi pemerintah daerah yang tidak menerapkan alokasi anggaran itu, maka Presiden Jokowi akan langsung mengumumkan kepada khalayak luas. Sehingga, menimbulkan efek jera bagi pemangku kepentingan yang berkait.

“Nanti Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) akan melakukan pengawasan sudah seberapa banyak target dicapai, bila belum tercapai terpaksa melakukan sejumlah upaya tersebut,” pungkas Presiden.

(N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Ganjar Pranowo meluncurkan aplikasi Srikandi, Sistem Informasi Akses Keuangan Daerah Terintegrasi dengan menggandeng Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Jateng dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Foto: Diskominfo Jateng)

News

Permudah Akses Keuangan UMKM, Ganjar Luncurkan Srikandi
Diharapkan dengan kemudahan persyaratan yang ditentukan oleh Bakesbangpol akan menjadikan ormas se Kota Yogyakarta dapat segera melaporkan keberadaannya. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Bakesbangpol Kota Yogya Fasilitasi Ormas Perempuan Daftarkan Diri
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Istimewa)

News

Hoaks! Mahkamah Internasional Larang Prabowo-Gibran Jadi Presiden

News

Kasus Covid-19 Kembali Naik dan Temuan 4 Kasus Subvarian Baru di Indonesia
Ellyn Subiyanti, Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) DIY. Foto: Ist

News

Ini Harapan Warga Tionghoa Yogyakarta kepada Pj Wali Kota, Diungkap Ketua PSMTI
BPPTKG menyatakan Gunung Merapi mengeluarkan 10 kali guguran lava pijar pada Rabu (5/1/2022). (Foto: BPPTKG)

News

Masih Siaga, Gunung Merapi Kembali Muntahkan 10 Kali Lava Pijar
Logo Pemerintah Kabupaten Kebumen. (Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Sebelum PPKM Darurat Diterapkan, Kebumen Sudah Tancap Gas
Ganjar berharap apa yang dilakukan Tukul, Jannah, Yoga, dan Dobby ini, menjadi inspirasi banyak orang. (Foto: Humas Jateng)

News

Warga Desa Ini Rame-rame Kembalikan BST yang Diterimanya, Kenapa?