Home / Wisata

Jumat, 8 Oktober 2021 - 22:17 WIB

Protokol Kesehatan di Makam Sunan Muria Diperketat

Bupati Kudus HM Hartopo, saat ziarah di Makam Sunan Muria. (Foto:MC Kab Kudus)

Bupati Kudus HM Hartopo, saat ziarah di Makam Sunan Muria. (Foto:MC Kab Kudus)

NYATANYA.COM, Kudus – Pengelola Objek Wisata Makam Sunan Muria diminta memperketat pengawasan protokol kesehatan kepada seluruh pengunjung maupun pedagang. Disiplin protokol kesehatan sangat penting, agar tidak terulang kasus Covid-19 seperti yang terjadi Juni lalu.

Hal itu disampaikan Bupati Kudus HM Hartopo, saat ziarah di Makam Sunan Muria, dan bersilaturahmi dengan pengurus Yayasan Masjid dan Makam Sunan Muria (YM2SM) Kudus, Kamis (7/10/2021).

Disampaikan, Kabupaten Kudus pernah menjadi sorotan, karena paling banyak kasus Covid-nya. Bahkan, puncaknya pada 12 Juni 2021 lalu, dengan angka kematian sebanyak 24 orang per hari, 500 kasus baru per hari, keterisian BOR 100 persen.

Baca juga   Pemkot Yogya Pasarkan Kampung Wisata Lewat Aplikasi "Kamelia"

“Maka dari itu, diharap jangan sampai terulang kembali kasus Covid gelombang III. Dengan kekompakan dan sinergi, mari kita terapkan disiplin prokes. Apalagi saat ini pariwisata semua telah mulai dibuka,” pesannya.

Terkait rencana pengembangan pusat pendidikan agama atau pondok pesantren (ponpes), bupati berharap, keberadaan ponpes tersebut dapat membawa Kudus semakin dikenal di mancanegara.

Baca juga   Replikasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

“Patut kita syukuri, Kabupaten Kudus terkenal dengan kota Ahlul Quran. Kudus kotanya para santri, terbukti dengan menjamurnya pondok pesantren dan pusat pendidikan agama di Kabupaten Kudus,” jelas bupati.

Untuk itu, Hartopo minta adanya kekompakan dan sinergitas dari semua elemen, demi kemajuan bersama.

“Kuncinya adalah kekompakan dan sinergi untuk lebih maju lagi. Tentunya tidak lepas dari support pihak terkait, dalam hal ini, kades, Kepala Dinas Pariwisata, Pengurus Yayasan, hingga elemen masyarakat,” ujarnya. (*)

Share :

Baca Juga

(Foto: Taman Pintar Yogyakarta)

Wisata

Asyikkk, Taman Pintar Yogya Siap Dibuka Lur
Seluruh obwis di Kabupaten Klaten sudah mulai dibuka kembali pada Sabtu, 9 Oktober 2021. (Foto:MC Kab Klaten)

Wisata

Piknik Lurr, Semua Obwis di Klaten Sudah Dibuka Kembali
Warung sego kikil Mojosongo Jombang jadi ikon wisata kuliner. (Foto: Zainuri Arifin)

Wisata

Ajib Bangettt! Sego Kikil Mojosongo Jombang yang Bikin Ketagihan
Candi Prambanan. (Foto: nyatanya.com/Instagram @media_twc)

Wisata

Wisata Candi Prambanan Kembali Ditutup Sampai 5 Juli 2021
Wakil Bupati Yuli Hastutiberharap para pengelola desa wisata di Purworejo didorong untuk menerapkan program inklusi, dengan cara menyediakan fasilitas yang ramah bagi warga penyandang disabilitas. (Foto: Diskominfo Purworejo)

Wisata

Purworejo Kembangkan Desa Wisata Inklusi
Grafis: nyatanya.com

Wisata

Jogja International Batik Biennale Kembali Digelar
Viral Blast Global menyerahkan dana CSR senilai Rp 100 juta kepada Desa Wisata Sabdodadi. (Foto: Humas Kab Bantul)

Wisata

Bantul, Kabupaten Pertama Tampil di “Times Square New York”
Seorang warga memegang bagian miniatur kincir air yang dipajang di obyek wisata pemandian air hangat Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Minggu (10/10/2021). Miniatur kincir air dibuat perajin setempat dari bahan bambu dan diminati pengunjung sebagai suvenir dan hiasan rumah dengan harga miniatur kincir air Rp150.000,00/buah. (Foto: MC Kab. Blora/Teguh)

Wisata

Miniatur Kincir Air Jadi Souvenir Apik Wisata Pemandian Air Hangat Nglobo