Home / Peristiwa

Senin, 30 Agustus 2021 - 12:39 WIB

PTM Hari Pertama, Ganjar Minta Antrean Cuci Tangan Dibenahi

Ganjar mengecek proses pelaksanaan PTM di SMPN 13 Kota Semarang. (Foto: Humas Jateng)

Ganjar mengecek proses pelaksanaan PTM di SMPN 13 Kota Semarang. (Foto: Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengecek pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) hari pertama di Jateng, Senin (30/8/2021). Sidak dilakukan untuk memastikan protokol kesehatan di sekolah berjalan baik.

Sambil gowes pagi, Ganjar keliling Kota Semarang untuk mengecek proses pelaksanaan PTM itu. Beberapa sekolah yang dilewati dipantau, namun karena masih pagi dan belum ada aktivitas, Ganjar hanya melintas dan tidak berhenti.

Saat tiba di depan SMPN 13 Kota Semarang, Ganjar melihat aktivitas siswa sudah mulai ramai. Ia pun berhenti dan masuk ke sekolah untuk melakukan pengecekan.

Ganjar dengan teliti melihat penerapan prokes saat pelaksanaan PTM di sekolah itu. Mulai dari siswa datang, dicek suhu, cuci tangan dan masuk ke dalam kelas. Saat melihat proses itu, Ganjar menemukan masih ada hal yang harus dievaluasi, yakni siswa berkerumun untuk cuci tangan.

“Ayo antre, jaga jarak ya. Jangan berkerumun. Pak yang seperti ini harus dievaluasi. Kalau bisa tempat cuci tangannya ditambah, jaraknya diatur ya,” pinta Ganjar.

Baca juga   Kota Semarang Turun Level, Hendi Longgarkan Aktivitas

Tak hanya melihat di luar sekolah, Ganjar juga masuk ke dalam untuk mengecek kondisi kelas. Di dalam kelas, Ganjar senang karena penataan ruangan sudah dilakukan, dengan meja siswa berjarak dan diberi sekat-sekat dari plastik.

“Ini bagus, jaraknya jauh dan ada sekatnya,” imbuhnya.

Ganjar meminta pihak sekolah memastikan betul pelaksanaan protokol kesehatan selama PTM. Tidak hanya di sekolah, tapi memastikan prokes dilakukan siswa sejak berangkat hingga pulang ke rumah.

“Anak-anak mesti dicek sejak awal, siapa yang ngantar dan pulangnya bagaimana. Saran saya yang mengantar adalah orang tuanya, sehingga bisa menjamin mereka sehat. Itu yang penting,” ucapnya.

Dari sisi protokol kesehatan, Ganjar melihat persiapan sekolah sudah bagus. Tinggal perbaikan saat anak-anak antre yang harus dilakukan.

“Anak-anak belum biasa mengantre. Jadi kalau mau cuci tangan, mereka berebut di wastafel sehingga terjadi potensi kontak. Maka saya minta dievaluasi, dibuatkan garis-garis dan diatur di setiap titik yang dipakai antre. Misalnya di tempat cuci tangan, masuk kelas dan lainnya,” jelasnya.

Baca juga   Serbuan Vaksinasi TNI di Pekalongan, Hari Ini Sasar 1.000 Orang

Dari sisi kelas, Ganjar melihat konsepnya sudah bagus. Ada jarak yang dibuat dan disekat menggunakan plastik. Jam pelajaran juga dibatasi dengan jumlah siswa yang hanya separuh.

“Polanya sudah bagus, tinggal evaluasi antrean saja untuk perbaikan,” ucap gubernur.

Dia meminta semua sekolah yang menggelar PTM di Jateng benar-benar melaksanakan protokol kesehatan. Tidak boleh ada yang abai terkait hal itu, karena menyangkut keselamatan siswa.

Sementara itu, Plt Kepala Sekolah SMPN 13 Semarang, Joko Winarno mengatakan, PTM di sekolahnya digelar dengan protokol kesehatan ketat. Siswa yang masuk dibatasi 50 persen, dan jam belajar dibatasi dua jam perhari.

“Setiap kelas itu maksimal 50 persen dari total rombongan belajar. Kalau satu rombel itu ada 32 siswa, maka yang masuk sekolah hanya 16 siswa, sisanya tetap belajar dari rumah,” ucapnya.

Joko mengatakan, dalam sehari siswa hanya akan belajar empat mata pelajaran dengan estimasi waktu maksimal 30 menit per mata pelajaran. Dalam seminggu, pihaknya akan menggelar PTM selama empat hari. (*)

Share :

Baca Juga

BAZNAS Kulonprogo menyerahkan bantuan kepada perwakilan warga terdampak Covid-19. (Foto: Humas Kulonprogo)

Peristiwa

BAZNAS Kulon Progo Salurkan Bantuan Rp768,9 Juta Bagi Terdampak Covid-19
Ketua Dekranasda Jateng Atikoh Ganjar Pranowo. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Ayo Borong Produk UMKM Jateng di Pameran “Online” Rumah Kriya Asri
Menkomarivest Luhut Binsar Pandjaitan targetkan vaksinasi di Sleman 15.000 Orang Perhari. (Foto: HUmas Pemda DIY)

Peristiwa

Menteri Luhut Targetkan Sleman Vaksin 15.000 Orang Perhari
Baznas Kota Yogyakarta menyalurkan bantuan paket logistik bahan makanan kepada mereka yang sedang menjalani isolasi mandiri. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Baznas Salurkan 1.100 Paket Sembako untuk Warga Isoman
AP membongkar sendiri rumahnya. (Foto: nyatanya.com/Instagram lambe_turah)

Peristiwa

Istri Selingkuh, Suami Robohkan Rumah
Mantri Kemantren Tegalrejo Antariksa Agus Purnama mengukuhkan 13 relawan Garda Wiratama. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Garda Wiratama, Panggilan Hati Bantu Tangani Pandemi
Pemkab Sukoharjo mulai menyalurkan bantuan paket sembako hasil dari Gerakan ASN Peduli Sukoharjo. (Foto: Humas Pemkab Sukoharjo)

Peristiwa

Paket Sembako Bantuan ASN Sukoharjo Mulai Disalurkan
Ganjar Pranowo melihat pelaksanaan vaksinasi anak usia 12-17 tahun dalam rangka Hari Anak Nasional 2021, di GOR Patriot Kodam IV/Diponegoro. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Ganjar Pranowo Apresiasi Anak-anak yang Antusias Divaksin