Home / News

Rabu, 1 September 2021 - 09:30 WIB

Pulihkan Ekonomi, Bantul Genjot Pembangunan Infrastuktur Perdesaan

Pembangunan jalan perdesaan dengan menggunakan APBD Tahun 2021 menelan anggaran Rp198.000.000. (Foto: Humas Bantul)

Pembangunan jalan perdesaan dengan menggunakan APBD Tahun 2021 menelan anggaran Rp198.000.000. (Foto: Humas Bantul)

NYATANYA.COM, Bantul – Pembangunan infrastuktur perdesaan khususnya di Kabupaten Bantul itu masuk prioritas. Prioritas pembangunan adalah pemulihan ekonomi yang didukung dengan kualitas infrastruktur yang baik. Terlebih di Sriharjo yang merupakan sebuah kawasan pariwisata dan industri kuliner sehingga sarana dan prasarana fisik harus terus diperbaiki.

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Bantul H. Abdul Halim Muslih pada saat meninjau langsung peningkatan pembangunan ruas Jalan Mojohuro – Demi di Kalurahan Sriharjo Kapanewon Imogiri.

Turut hadir mendampingi Bupati Bantul, Jajaran Forkopimka Imogiri, Jajaran Pamarintah Kalurahan Sriharjo dan Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUKP) Bantul.

Lebih lanjut Abdul Halim Muslih mengatakan, untuk kelancaran mobilisasi barang, jasa maupun orang, kita masih punya banyak rencana pembangunan di Sriharjo ini, karena memang usulan dari masyarakat demikian banyak dan Alhamdulillah nanti bisa kita percepat pembangunannya baik jalan, talud, saluran irigasi, semuanya itununtuk mendukung pemulihan ekonomi.

Baca juga   Tak Ada Korban Jiwa, Sawah Setinggi 250 Meter Longsor di Wonosobo

“Jadi tidak ada pemulihan ekonomi tanpa ketersediaan infrastruktur yang memadai, untuk itu di ruas jalan utama ini bagaimana harus kita perbaiki. Demikian pula di ruas-ruas jalan yang lain yang meruypakan jalur penting kalurahan Sriharjo ini,” kata Bupati Bantul.

Sementara, dalam keterangannya Kepala Dinas DPUPKP Bantul Bobot Ariffi Aidin mengatakan, pembangunan jalan perdesaan dengan menggunakan APBD Tahun 2021 ini teranggarkan Rp198.000.000. Dengan panjang 214 meter dan lebar 3 meter dan 3,5 meter sesuai dengan kondisi lapangan.

Baca juga   Gunung Merapi Kembali Bergolak, Hujan Abu di Sebagian Wilayah

“Pembangunan jalan desa ini untuk mendukung kelancaran transportasi masyarakat dan perekonomian serta mendukung sektor yang lain seperti akses pendidikan, juga kesehatan. Karena di kawasan ini ada sekolahan, puskesmas dan pasar desa, jalan desa ini menghubungkan dengan jalan besar, pembangunan jalan ini hanya dikerjakan dalam waktu satu hari, dan masyarakat bisa memanfaatkan, “ terang Bobot Ariffi Aidin.

Terakhir Kepala Dinas PUPKP menitipkan kepada masyarakat untuk pemeliharaannya nanti bareng-bareng untuk bisa memantau dan ruas jalan ini bisa dimanfaatkan dan dinikmati masyarakat seluas-luasnya. (*)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Pemda DIY Terus Maksimalkan Fasilitas Penanganan Pasien Covid-19
Guguran lava pijar Gunung Merapi, Senin (26/7/2021). (Foto:nyatanya.com/BPPTKG)

News

Gunung Merapi Lontarkan Lava Pijar, Titik Api Terpantau di Lereng Barat Daya
Mobil ambulans milik Pemerintah Desa Menoreh berwarna pink yang imut dan centil. (Foto: Humas Magelang)

News

Gimana Perasaanmu Lur, Kalau Mobil Ambulans Warnanya Pink
Penampakan Gunung Merapi pada pukul 05:34 WIB. (Foto: nyatanya.com/BPPTKG)

News

Pagi Tadi Merapi Semburkan 3 Kali Awan Panas
Tak cuma penyekatan di ruas jalan utama, Pemkot Yogya juga minta akses kampung utamanya yang masuk zoma merah juga harus dibatasi. (Foto: agoes jumianto)

News

Pemkot Minta Akses Masuk Kampung Zona Merah Dibatasi
Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Mei Lestariningrum . (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Pekalongan)

News

Butuh Isolasi Terpusat, Warga Pekalongan Bisa Hubungi Nomor Ini
Vaksinasi pelaku wisata di Laguna Pantai Glagah, Kulonprogo. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

90% Pelaku Wisata di DIY Sudah Divaksin
Nanda Cahyadi Pribadi. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

News

Varian Delta Ditemukan di Magelang, Satgas Covid-19 Siap Tambah RS Darurat