Home / Peristiwa

Jumat, 14 Januari 2022 - 22:13 WIB

Puncak Perayaan Natal, Ganjar Ingatkan Masyarakat Pentingnya Guyub

Bertemakan “Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan”, perayaan Natal dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko, Ketua PGIW Jawa Tengah Pendeta Heru Purwanta, dan wanita inspirasi Indonesia Anne Avantie. (Foto: Diskominfo Jateng)

Bertemakan “Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan”, perayaan Natal dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko, Ketua PGIW Jawa Tengah Pendeta Heru Purwanta, dan wanita inspirasi Indonesia Anne Avantie. (Foto: Diskominfo Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Perayaan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 Provinsi Jawa Tengah melalui virtual, Jumat (14/1/2022) malam, berlangsung meriah.

Bertemakan “Cinta Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan”, acara itu dihadiri Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Uskup Agung Semarang Mgr Robertus Rubiyatmoko, Ketua PGIW Jawa Tengah Pendeta Heru Purwanta, dan wanita inspirasi Indonesia Anne Avantie.

Dalam kesempatan tersebut masyarakat umum dapat mengikuti ibadah dan perayaan syukur Natal dan Tahun Baru, melalui teleconference Zoom atau Live Streaming di kanal Youtube Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan civitas Hospitalia Kristiani RSDM.

Kegiatan virtual itu juga diisi dengan paduan suara Voca Erudita UNS, dan SMP Pangudi Luhur Domenico Savio Semarang.

Gubernur Ganjar mengatakan, ada hal menarik pada kegiatan perayaan Natal kali ini, seperti aksi sosial kepada masyarakat yang dilakukan panitia.

“Inilah yang sebenarnya membuat kita bisa sangat guyub, bisa sangat rukun. Adalah kepedulian-kepedulian kita tunjukkan sebagai tindakan kemanusiaan,” kata Ganjar, yang juga hadir melalui virtual.

Baca juga   Wkwkwk, Anggota Paskibraka Ini Curhat ke Ganjar Tak Bisa Cuci Baju

Selain itu, Ganjar menilai kegiatan kepedulian terhadap sesama yang dilakukan mampu memberikan semangat, dan spirit tersendiri. Apalagi dalam dua tahun terakhir ini, kondisi pandemi masih menerpa, yang juga mempengaruhi perayaan Natal tahun ini.

Ketua panitia Cahyono Hadi mengatakan, pada perayaan Natal kali ini berupaya mewujudkan kebahagiaan dengan berbagi melalui aksi sosial. (Foto: Diskominfo Jateng)

“Dua tahun ini kita merasakan suasana yang tidak enak. Tidak enak semuanya. Saya kira kalau bapak ibu beribadah di gereja sekarang mesti daftar dulu ya,” sambungnya.

Menurut gubernur, protokol kesehatan yang diterapkan di gereja yang bagus itu bisa menjadi contoh. Prosedurnya yang tertata, dan terukur, disiplin, membuat ibadah Natal bisa terlaksana dengan baik.

Di dua tahun ini, tambah Ganjar, banyak hal tidak bisa dilakukan secara nyaman. Berbelanja tidak nyaman, bertindak bebas juga berpotensi disanksi petugas Satpol PP, hingga kegiatan nongkrong juga dibubarkan, pembatasan kegiatan dagang, dan lainnya.

“Hasilnya hari ini kita merasakan Indonesia dalam kondisi baik, Jawa Tengah dalam kondisi baik,” ucapnya.

Baca juga   Hingga Akhir 2021, Pemkot Yogya Selesaikan 37 Proyek Fisik

Kendati begitu, Gubernur mengingatkan agar masyarakat waspada dengan penularan Covid, terutama varian Omicron, yang sudah ditemukan kasusnya di Jawa Timur dan DKI Jakarta.

Oleh karena itu, orang nomor satu Jateng ini mengingatkan masyarakat untuk melakukan vaksinasi, termasuk pada lanjut usia (lansia) dan anak-anak.

Ganjar juga sempat menyapa salah satu yang hadir yang ternyata masih terbaring sakit, Sri Haryanti. Dia mendoakan Sri Haryanti lekas sehat dan memanfaatkan waktunya untuk beristirahat.

“Saya doakan sehat, semangat terus, saya pingin lihat lambaian tangan ibu Sri Haryanti, bisa (sambil melambaikan tangan). Ibu Sri Haryanti, mudah-mudahan sehat, semangat terus,” ucapnya.

Ketua panitia Cahyono Hadi mengatakan, pada perayaan Natal kali ini berupaya mewujudkan kebahagiaan dengan berbagi melalui aksi sosial.

Sejumlah rangkaian telah dilakukan sejak Desember 2021 hingga Januari 2022. Seperti, aksi sosial ke pimpinan umat Kristen, guru di Solo, Semarang dan Kendal, guru TK di Surakarta, donor darah, dan lainnya.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Seperti halnya kopi, Temanggung dongkrak komoditas cabai. Salah satunya melalui pelatihan pengolahan dan pemasaran olahan cabai. (Foto: Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

Termotivasi Kopi, Temanggung Siap Jadi Sentra Cabai
Program Jaksa Masuk Sekolah di Temanggung bertujuan untuk mengenalkan produk hukum seperti undang-undang, serta mengenal lembaga Kejaksaan dan tugasnya di kalangan pelajar. (Foto:MC Kab Temanggung)

Peristiwa

Jaksa Masuk Sekolah di Temanggung, Agar Pelajar Melek Hukum
Gubernur DIY menandatangani naskah persetujuan bersama Raperda Tahun Anggaran 2020. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

Peristiwa

Gubernur Tandatangani Naskah Persetujuan Pertanggungjawaban APBD DIY 2020
Dari data yang dihimpun Pusdalops BNPB, Selasa (14/12/2021) per pukul 22.15 WIB, kerusakan rumah akibat terdampak gempa bumi 7,4 magnitudo (M) yang terjadi di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur sebanyak 346, yang mana dari angka tersebut, 134 rumah mengalami rusak berat dan 212 lainnya rusak ringan. (Foto: BNPB)

Peristiwa

Dampak Gempa NTT, 346 Rumah Rusak dan 770 Warga Mengungsi
Rumah warga roboh akibat diamuk angin kencang yang melanda wilayah Desa Raja dan Lengkong, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu Provinsi Sulawesi Selatan, pada Sabtu (8/1/2021). (Foto: BNPB)

Peristiwa

Angin Kencang di Luwi Rusak 30 Rumah Warga, 120 Jiwa Mengungsi
Lebih dari 10.000 botol minuman keras (miras) dimusnahkan dengan cara digilas kendaraan berat di halaman Polres Klaten, Kamis (23/12/2021). (Foto: Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Ciptakan Kondusivitas Jelang Nataru, Polres Klaten Musnahkan 10.000 Botol Miras
Satgas Covid-19 Baturraden bubarkan kerumunan di hari pertama PPKM Darurat. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Patroli PPKM Darurat, Satgas Covid-19 Baturraden Bubarkan Keramaian
Menkominfo Johnny Gerard Plate. (Foto: AYH/Humas Kominfo)

Peristiwa

Menkominfo: Gotong Royong dalam Penanganan Covid-19 di Indonesia Luar Biasa