Home / Peristiwa

Jumat, 30 Juli 2021 - 09:35 WIB

Purworejo Kembangkan Produksi Garam Mengandung NaCl Tinggi

Garap produksi Purworejo memiliki kandungan NaCl di atas 50 persen. (Foto: Diskominfo Jateng)

Garap produksi Purworejo memiliki kandungan NaCl di atas 50 persen. (Foto: Diskominfo Jateng)

NYATANYA.COM, Purworejo – Kabupaten Purworejo berpotensi menghasilkan garam dengan kandungan natrium klorida (NaCl) sebesar 97,49 persen. Pasalnya, garam di pesisir pantai selatan (pansela) Jawa tersebut dibuat dengan tunnel system.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DPPKP) Kabupaten Purworejo, Wasit Diono, saat berdialog dengan petani anggota Kelompok Usaha Garam Rakyat (Kugar) Pendowo Limo, di pantai Desa Patutrejo Kecamatan Grabag, Selasa (26/7/2021).

Menurut Wasit, selain kandungan NaCl yang relatif tinggi, garam hasil produksi tunnel system berwarna putih bersih. Kandungan tersebut merupakan hasil analisis laboratorium PT Sucofindo Semarang pada awal Mei 2021.

Dengan kandungan NaCl di atas 50 persen, maka garam hasil produksi Kugar Pendowo Limo layak dikategorikan sebagai garam industri.

Baca juga   Shelter Covid-19 Inisiatif UGM, Alternatif Kurangi Beban Rumah Sakit

“Sistem pembuatan garam ini adalah secara organik tidak menggunakan bahan kimia tambahan apapun, serta ramah lingkungan karena tidak menghasilkan limbah yang berbahaya bagi lingkungan. Sehingga, produk yang dihasilkan adalah garam organik,” jelasnya.

Dijelaskan, penggaraman dengan tunnel system merupakan metode baru, yaitu model tertutup dengan lahan terasering. Penerapan model tertutup membuat produksi garam bisa dilakukan sepanjang tahun, walaupun musim hujan.

Meski berada dalam ruang yang tertutup plastik, suhu udara dijaga supaya tetap tinggi agar proses kristalisasi dapat terjadi. Lahan pembuatan garam dibuat berpetak-petak secara bertingkat, agar air dapat mengalir kapan saja dengan gaya gravitasi.

Baca juga   RS Darurat Covid-19 Donohudan Ditarget Rampung Dua Pekan

Lebih lanjut, sampai pertengahan tahun 2021, produksi garam terus meningkat dari 2,2 ton pada Januari, menjadi 3,1 ton pada Mei.

“Pemasaran dilakukan dalam bentuk curah dan kemasan 200 gram, 1.000 gram, 5.000 gram, maupun 25 kg. Produk garam ini digunakan untuk keperluan pupuk tanaman, suplemen pakan ternak, ikan dan udang, pengobatan, dan sebagainya,” kata Wasit.

Sementara itu, Bupati Purworejo, RH Agus Bastian, menyampaikan, Kabupaten Purworejo memiliki garis pantai sepanjang 22 kilometer. Potensi alam tersebut dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan garam sebagai lapangan usaha baru.(*)

Share :

Baca Juga

Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani SE MM didampingi Wakil Bupati, Drs H Agus Santosa kembali menyerahkan bantuan paket sembako untuk masyarakat. (Foto:Humas Sukoharjo)

Peristiwa

Bupati Sukoharjo Kembali Serahkan Bantuan 5.494 Paket Sembako
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi melaunching Kelurahan Giwangan, Kampung Tangguh Melawan Narkoba. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Kelurahan Giwangan Kini Jadi Kampung Tangguh Melawan Narkoba
Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto saat mengunjungi pelaksanaan vaksin bagi pelaku UMKM. (Foto: Kominfo Kebumen)

Peristiwa

Pelaku UMKM di Kebumen Divaksin Moderna
Kepala BPN Kabupaten Semarang Arya Widya Wasista saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI di Bandungan. (Foto: Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Setelah Menunggu 21 Tahun, Ratusan Petani P3TR Bakal Miliki Sertifikat Tanah
Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto meninjau pelaksanaan Tes Kompetensi Calon PPPK. (Foto: Diskominfo Kebumen)

Peristiwa

Ribuan Guru Honorer Ikuti Tes Kompetensi Calon PPPK
Rumah sakit di Temanggung gotong royong jaga ketersediaan oksigen. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

Rumah Sakit di Temanggung Gotong Royong Sediakan Oksigen
Wali Kota Yuliyanto memberikan sumbangan beras secara simbolis kepada KPM. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Salatiga)

Peristiwa

Pemkot Salatiga Salurkan Bantuan 189.360 Kg Beras
Polres Magelang terus melaksanakan Vaksinasi Merdeka Candi di beberapa lokasi. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Polres Magelang Gencar Lakukan ‘Vaksinasi Merdeka Candi’