Home / News

Selasa, 31 Agustus 2021 - 18:00 WIB

Quattrick, Jateng Kembali Jadi Provinsi Terbaik TLHP Kemendagri

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menerima penghargaan provinsi terbaik dalam penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan penyelenggaraan (TLHP) pemerintahan daerah. (Foto: Humas Jateng)

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menerima penghargaan provinsi terbaik dalam penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan penyelenggaraan (TLHP) pemerintahan daerah. (Foto: Humas Jateng)

NYATANYA.COM, Semarang – Provinsi Jawa Tengah kembali dinobatkan sebagai provinsi terbaik dalam penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan penyelenggaraan (TLHP) pemerintahan daerah.

Capaian ini menjadi quattrick, karena sejak 2016 lalu, Jateng mendapatkan empat kali penghargaan serupa dari Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara berturut-turut.

Penghargaan TLHP diberikan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian secara daring, Selasa (31/8/2021).

Selain Jateng, ada 10 daerah yang mendapatkan penghargaan sebagai daerah dengan penyelesaian TLHP dengan tepat waktu.

“Dalam kesempatan kali ini, kami memberikan penghargaan kepada 10 provinsi yang secara tuntas menyelesaikan TLHP. Mereka adalah Jawa Tengah, DIY, Lampung, Sumatera Selatan, Bali, Sulawesi Tengah, Riau, DKI Jakarta, Banten, dan Kalimantan Selatan,” kata Mendagri.

Menteri Tito Karnavian usai penyerahan penghargaan mengucapkan selamat kepada semua daerah yang menyelesaikan TLHP tepat waktu. Ia berharap, daerah-daerah itu tetap konsisten dalam menyelesaikan TLHP dari Kemendagri.

Baca juga   Tradisi Yaqowiyyu Jatinom 2021 Digelar Sangat Sederhana

“Semoga daerah-daerah ini menjadi contoh dan motivasi bagi daerah lain agar bisa lebih baik lagi. Sekali lagi selamat danapresiasi yang setinggi-tingginya,” katanya.

Di lain sisi, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menyebut penghargaan ini penting karena berkaitan dengan good governance. Dengan capaian itu, menunjukkan dinas dan OPD di Jateng serius menindaklanjuti setiap hasil pengawasan dari Kemendagri.

“Ini kaitannya dengan governance dan ini komitmen saja. Yang keren itu adalah dinas-dinas dan OPD yang dengan cepat menyelesaikan setiap laporan, dan itu sudah terinternalisasi. Kalau ada catatan dari Kemendagri, mereka cepat menyelesaikan,” ucapnya.

Menurutnya, Kemendagri biasanya memberikan waktu 60 hari untuk menindaklanjuti hasil pengawasan. Dan di Jateng, Ganjar selalu menyampaikan, tindak lanjut harus dipercepat.

Baca juga   DIY Targetkan Minimal 70% Perempuan Divaksinasi

“Saya biasanya tanya, ini berapa lama waktunya? 60 hari pak. Saya minta seminggu harus selesai. Dan teman-teman bisa melaksanakan dengan baik. Ya ada satu dua yang agak kurang cepat, tapi mayoritas bisa menyelesaikan dengan waktu kurang dari satu bulan,” jelasnya.

Sebab di Jateng, semuanya sudah tersistematisasi dengan bagus. Jika ada masalah, OPD bisa mengecek melalui sistem GRMS milik Pemprov Jateng dan segera ditemukan persoalannya.

“Sistem itu bisa mengontrol, ini tidak beresnya di mana, kekurangannya di mana jadi bisa segera dibereskan dan dibersihkan. Saya ucapkan terima kasih pada teman-teman dinas dan OPD Jateng yang telah bekerja keras, sehingga Jateng mendapat penghargaan ini,” pungkas Ganjar. (*)

Share :

Baca Juga

(Ilustrasi/nyatanya.com)

News

Kembali Rekor, Positif Covid-19 DIY 675 Kasus
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Terus bertambah, Sembuh Covid-19 DIY Hari Ini 2.816 Orang
Serbuan Vaksin Nasional di Salatiga yang dipantau Presiden Jokowi secara virtual. (Foto: Diskominfo Jateng)

News

Dipantau Jokowi, Ribuan Siswa di Salatiga Ikuti Serbuan Vaksin Nasional
Pembagian masker oleh BPBD Kabupaten Magelang pasca hujan abu vulkanik Gunung Merapi. (Foto:humas/beritamagelang)

News

BPBD Magelang Antisipasi Dampak Hujan Abu Vulkanik Merapi
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Pasien Sembuh Covid-19 di DIY Kembali Bertambah 2.648 Orang
Paguyuban Pemilik Sound System Magelang saat audiensi ke Bupati Zaenal Arifin di Rumah Dinas Bupati Magelang. (Foto:humas/beritamagelang)

News

PPKM Diperpanjang, Paguyuban Sound System Wadul Bupati
KGPAA Paku Alam X mendampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin meninjau vaksinasi yang diselenggarakan di Taman Budaya Kulonprogo. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Panglima TNI: Tingkatkan Testing dan Tracing untuk Lawan Covid-19
(ilustrasi:nyatanya.com)

News

Positif Covid-19 DIY Tambah 2.282 Kasus, Sembuh 1.241 Kasus