NYATANYA.COM, Yogyakarta – Program Pelatihan Kepemimpinan Pemuda dalam Rumah Tangga (PKPRT) merupakan program dari Asisten Deputi pengembangan pemuda yang menyasar pada target Indeks Pembangunan Pemuda untuk domain gender yang rendah.
Sebanyak 100 pemuda mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pemuda dalam Rumah Tangga (PKPRT) di De Laxston Hotel Yogya, 30 November-1 Desember 2023.
Peserta dari unsur organisasi kepemudaan, Ikatan Keluarga Mahasiswa Daerah Indonesia, mahasiswa PTN dan PTS yang terhimpun di Forkom Bhinneka Tunggal Ika DIY, Pepilingasih, dan alumni program Pendidikan Kader Pemimpin Muda Nasional (PKPMN) angkatan 1-4.
Agenda yang dibuka Sekretaris Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora RI Subroto Ak MM CA CRGP QIA secara daring itu dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Pemuda, dan Olahraga DIY Dr Didik Wardaya SE MPd.
Dengan menghadirkan narasumber Drs Priya Santosa MM (Kepala Balai Pemuda dan Olahraga Dinas Dikpora DIY), Prof Dr Arif Maftuhin MAg MAIS (Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogya), Erlina Hidayati Sumardi SIP MM (Kepala Dinas P3AP2 DIY), dan Reza Indragiri Amriel (Pakar Psikologi Forensik).
Asisten Deputi Kepemimpinan Pemuda Kemenpora, Mulyani Sri Suhartuti SH MH menyampaikan, PKPRT merupakan program yang digawangi Deputi Pengembangan Pemuda, bertujuan memberi pandangan dan wawasan bagaimana menjadi pemimpin yang baik dalam berumah tangga, setelah berhasil sebagai pemimpin bagi diri sendiri.
“PKPRT salah satu instrumen dan menjadi pintu awal lahirnya komunitas yang sehat, harmonis, dan pemimpin-pemimpin yang hebat di bidang sosial kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan,” kata Mulyani.
Program tersebut merupakan program prioritas nasional dan tercantum dalam Rencana Strategi Kemenpora Tahun 2020-2024 dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 tentang Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dan Daya Saing, Program, dan Kegiatan Prioritas (PP-5) yakni kualitas anak, perempuan, dan pemuda.
“Tema PKPRT edisi saat ini mengangkat tema membentuk generasi emas Indonesia tahun 2045 sebagai pemuda tangguh melalui keluarga berkualitas di lingkungan dunia yang berubah,” ungkapnya.
Kegiatan ini sangat penting dan diakui manfaatnya oleh peserta. Sangat penting untuk generasi muda saat ini sebagai bekal mempersiapkan dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Dari mencari pasangan sevisi misi, perkawinan sesuai aturan, parenting, dan pengelolaan perekonomian rumah tangga.
“Semoga berbagai instansi pemerintahan lain maupun swasta bisa menyelenggarakan kegiatan serupa dalam menyikapi kondisi demikian,” ujar Slamet Riyadi, alumni program Pendidikan Kader Pemimpin Muda Nasional Angkatan 1 Kemenpora RI. (N1)