Home / News

Senin, 17 Januari 2022 - 12:36 WIB

Rawan Kejahatan, Kemendagri Ingatkan Swafoto KTP-el Terkait NFT

Seorang warga binaan menjalani proses perekaman data untuk KTP Elektonik di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/12/2021). Kementerian Hukum dan HAM bersama Disdukcapil Kota Bandung menggelar pendataan, perekaman dan penerbitan dokumen kependudukan bagi 177 warga binaan di Lapas Sukamiskin. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj)

Seorang warga binaan menjalani proses perekaman data untuk KTP Elektonik di Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Kamis (23/12/2021). Kementerian Hukum dan HAM bersama Disdukcapil Kota Bandung menggelar pendataan, perekaman dan penerbitan dokumen kependudukan bagi 177 warga binaan di Lapas Sukamiskin. (ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/wsj)

NYATANYA.COM, Jakarta – Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, Zudan Arif Fakrullah, mengingatkan bahaya mengunggah swafoto bersama dengan kartu tanda penduduk elektronik atau KTP-el, terkait fenomena bisnis digital Non-Fungible Token (NFT).

Hal tersebut disampaikan Zudan melalui keterangan tertulisnya, Minggu (16/1/2022).

Menurut Zudan, penjualan dan pengunggahan foto dokumen kependudukan tersebut sangat rentan terhadap tindak kejahatan.

“Menjual foto dokumen kependudukan dan melakukan foto selfie dengan dokumen KTP-el di sampingnya itu sangat rentan dengan adanya tindakan fraud atau penipuan atau kejahatan oleh ‘pemulung data’,” kata Zudan.

Dengan mengunggah foto dokumen kependudukan berisi informasi data diri tersebut, lanjut Zudan, dapat dengan mudah digunakan pelaku tindak kejahatan.

Baca juga   Penganiayaan di Holywings, Polda DIY Periksa Oknum Polisi Diduga Lakukan Pelanggaran

“Karena data kependudukan itu dapat dijual kembali di pasar underground atau digunakan dalam transaksi ekonomi online, misalnya seperti pinjol (pinjaman online),” tambahnya.

Oleh karena itu, Zudan mengimbau seluruh masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih pihak-pihak yang dapat dipercaya dalam memberikan verifikasi dan validasi terhadap dokumen kependudukan berisi informasi diri.

“Oleh karena itu, pentingnya edukasi kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah menampilkan data diri dan pribadi di media online apa pun, (edukasi) itu sangat perlu dilakukan,” ujarnya.

Selain itu, Zudan mengimbau kepada pihak yang melakukan tindak kejahatan mendistribusikan dokumen kependudukan, termasuk diri sendiri akan dikenai ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp1.000.000.000.

Baca juga   Edan! Guru SD Swasta di Yogyakarta Cabuli 15 Muridnya, Diajari Bikin Konten Open BO

“Hal ini diamanatkan dalam Pasal 96 dan Pasal 96a Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan,” ujar Zudan.

Sebagai informasi, NFT merupakan produk digital yang dapat dijual dan dibeli menggunakan teknologi blockchain.

Blokchain adalah teknologi yang mendasari perkembangan mata uang kripto seperti bitcoin, ethereum, atau bentuk aset kripto lain.

NFT memiliki fungsi seperti sertifikat digital yang menunjukkan kepemilikan atau otoritas terhadap suatu karya seni.

NFT dapat diperjualbelikan di pasar daring atau market place OpenSea, yang pertama kali didirikan oleh Devin Finzer dan Alex Atallah pada Maret 2020.

(*/N1)

Sumber: InfoPublik.id

Share :

Baca Juga

Ilustrasi: nyatanya.com

News

Belum Ditemukan Kasus Omicron, Pasien Covid-19 di Kabupaten Magelang Tambah 19 Orang
Presiden Joko Widodo melantik Laksamana Madya TNI Muhammad Ali sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) di Istana Negara, DKI Jakarta, Rabu (28/12/2022). Foto: Tangkapan Layar BPMI Setpres 

News

Presiden Jokowi Lantik Laksamana Madya TNI Muhammad Ali sebagai KASAL
Hingga Jumat (11/3/2022) malam, tercatat lima pesawat kargo telah mendarat dengan mengangkut total 404.225 kg muatan kargo logistik MotoGP. (Foto: Angkasa Pura I)

News

Sudah 404 Ton Lebih Kargo Logistik MotoGP Mandalika Tiba di Bandara Lombok
Ilustrasi. (Istimewa)

News

Bocah Tewas di Galian Pompa Diduga Dibunuh, Polisi Tangkap Terduga Pelaku
Vaksin AstraZeneca diangkut menggunakan maskapai Japan Airlines dengan nomor penerbangan JAL725. Tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada Selasa (19/10/2021) pukul 16.55 WIB. (Foto: Amiri Yandi/InfoPublik)

News

Donasi Pemerintah Jepang, 224.000 Dosis Vaksin AstraZeneca Tiba di Tanah Air
Lewat program 'jaga usaha' Baznas dan Pemkot Yogya telah membantu menerbitkan 91 sertifikasi produk halal dari Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama. Foto: Humas Pemkot Yogya

News

Lewat Program Jaga Usaha, Baznas Dampingi UMKM di Kota Yogyakarta Dapatkan Sertifikat Halal
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy, menyebut keputusan mengubah jadwal masuk sekolah setelah Lebaran 2022, adalah langkah yang tepat. (Foto: Kemenko PMK)

News

Masa Libur Sekolah Diperpanjang Sampai 12 Mei 2022, Ini Kata Menko PMK
KPK menetapkan 6 orang sebagai tersangka dalam OTT di Kabupaten Langkat, yaitu MR pihak swasta diduga sebagai pemberi, kemudian TRP selaku Bupati Langkat Periode 2019-2024, ISK selaku Kepala Desa Balai Kasih, MSA, SC, dan IS selaku pihak Swasta sebagai penerima. (Foto: Biro Humas KPK)

News

KPK Tangkap Tangan Korupsi Proyek Infrastruktur di Kabupaten Langkat