Home / Peristiwa

Senin, 11 Oktober 2021 - 12:15 WIB

Rayakan HUT ke-40 Warkaban Gelar Wayang Kulit di TMII

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji. (Foto: Humas Pemda DIY)

Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji. (Foto: Humas Pemda DIY)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Paguyuban Warga Kabupaten Bantul (Warkaban) di Jakarta menggelar wayang kulit di Anjungan Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta mewarnai HUT ke-40. Pada pembukaan acara tesebut, Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji hadir secara virtual dari Gedhong Gandok Kiwo, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Sabtu (10/10/2021).

40 tahun menurut Aji harus menjadi momentum untuk memperbaiki daerah masing-masing. Terlebih dengan teknologi yang telah berkembang dari melalui media konvensional menjadi lebih canggih, harus bisa meningkatkan kontribusi pada daerah asal.

Menurutnya pada usia yang matang ini, pasti sudah banyak kontribusi yang sudah diberikan. Namun, Aji ingin Warkaban terus meningkatkan upaya selain membangun daerah asal, juga meningkatkan kualitas daerah asal.

“Paguyuban Warkaban ini adalah cerminan dari solidaritas yang bisa membuat masyarakat Bantul menjadi gandeng-renteng, guyub-rukun untuk bisa bersama-sama saling bahu-membahu yang berujung pada kesejahteraan masyarakat Bantul yang ada di rantau, kemudian masyarakat Bantul sendiri yang ada di Bantul dan tentunya untuk DIY juga,” ungkap Aji.

Pada peringatan 40 tahun Paguyuban Warkaban ini Aji berpesan untuk tetap saling bersilaturahmi dan saling berhubungan. Ini merupakan hal yang sangat baik karena selain meningkatkan solidaritas juga mampu meningkatkan dan mengembangkan potensi sesama warga Bantul. Aji juga menekankan meskipun berada di perantauan, membangun darah asal harus tetap dijadikan prioritas.

Baca juga   Ratusan Santri Kota Pekalongan Giliran Vaksinasi

Sementara itu Bupati Bantul Abdul Halim Muslih yang hadir secara langsung ke Jakarta menyampaikan permohonan maaf terkait dengan masyarakat Bantul di perantauan yang belum bisa mudik ke Bantul.

Menurutnya hal ini karena Bantul masih dalam masa pagebluk karena Covid -19. Bahkan, angka isolasi pada wilayah Bantul pernah mencapai 15.0000 titik dan menjadi yang tertinggi di DIY. Namun demikian, saat ini, jumlah itu telah bisa ditekan jauh hingga berada di level kurang dari 350 saja.

“Saya mohon maaf kepada masyarakat Bantul yang ingin mudik. Saya minta untuk masih sabar menunggu seminggu dua minggu lagi, semoga bisa turun level. Jika begitu nanti akan ada kelonggaran di sektor pariwisata juga,” ungkap Halim.

Kabupaten Bantul saat ini dengan usaha bersama antara pemerintah, masyarakat, swasta dan pihak lain terus melakukan pembangunan. Salah satunya tentu dengan andil warga yang di perantauan. Kerjasama ini telah mampu membawa Bantul kepada pencapaian hampir seluruh cita-cita bersama.

Baca juga   Bupati Berharap Akhir Oktober 80% Warga Bantul Sudah Tervaksinasi

“Bapak Gubernur DIY telah menunjuk Bantul untuk mengembangkan 3 sektor. Sektor industri, pertanian dan psriwisata. Komoditi pertanian dengan salah satunya bawang merah sebagai andalan, kemudian industri kreatif, dan pariwisata yang dikelola Pokdarwis dan Pemerintah. Saya meminta doa kepada para warga Bantul yang berada di manapun untuk bisa membuat Bantul menjadi kabupaten yang maju dan mensejahterakan warganya,” kata Halim.

Pagelaran wayang kulit sebagai perayaan HUT Paguyuban Warkaban ini menghadirkan dalang Ki Geter Pramuji Widodo dengan cerita Sumilaking Pedhut Astina atau Pandawa Jaya dan Ki Aneng Kiswantoro dengan lakon “Bangun Sapto Argo” yang menjadi acara puncak peringatan.

Sebelumnya, Warkaban telah melakukan berbagai rangakaian acara diantaranya penanaman pohon, santunan kepada yatim piatu akibat Covid -19, turnamen tenis meja, turnamen catur, bakti sosial, penanaman bibit pisang diberbagai lahan kosong warga untuk meningkatkan produktivitas yang kesemuanya dilakukan di Bantul.

Kemudian dilakukan juga launching program Warkaban Makmur yang menjual berbagai produk asli Bantul di Jakarta. Selain berasal dari dana mandiri Warkaban, kegiatan ini juga didukung oleh Dana Keistimewaan DIY. (*)

Share :

Baca Juga

Lurah Terban, Narotama dan penghargaan yang diterimanya.(Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Hebat! Kelurahan Terban Juara Pertama Lomba Desa dan Kelurahan Tingkat DIY
Selain memberikan teguran secara langsung petugas juga membagikan ribuan masker kepada para pedagang maupun masyarakat yang membutuhkan. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Meski Grafik Covid-19 Menurun, Operasi Yustisi Tetap Digelar
Annisa sempat terkejut saat mengetahui orang yang menanyainya adalah Gubernur Ganjar. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Rezeki Nomplok, Annisa Dapat Sepeda dari Ganjar
Atikoh menyempatkan diri membeli gitar batik di ajang UKM Virtual Expo. (Foto: Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Kunjungi UVO 2021, Atikoh Beli Gitar Batik untuk Anak Lanang
Pelaksanaan Gerakan ASN Beli Cabe di Kabupaten Magelang dilakukan dengan pembelian paket cabe dan sayuran seharga Rp20.000 per paket. (Foto: pexels.com/beritamagelang)

Peristiwa

Harga Anjlok, Pemkab Magelang Serukan Gerakan ASN Beli Cabai
Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming menerima bantuan 1.000 paket bantuan telur dan ayam dari dari Japfa PT Ciomas Adisatwa. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Pemkot Surakarta Terima Bantuan 1.000 Paket Telur dan Ayam
Bantuan secara simbolis diserahkan oleh Wakil Wali Kota Magelang KH M Mansyur di Pendopo Pengabdian kompleks rumah jabatan Wali Kota Magelang, Kamis (23/9/2021). (Foto: Humas Magelang)

Peristiwa

Baznas Salurkan Bantuan untuk Anak Yatim Korban Covid-19 Magelang
Vaksinasi massal Covid-19 dosis 1 di kantor DPD LDII Tirtosari, Sawangan. (Foto: Humas/beritamagelang)

Peristiwa

Polres Magelang Gelar Vaksinasi Covid-19 di Sawangan