Home / Panggung

Rabu, 1 Desember 2021 - 18:14 WIB

Repertoar Tari Klasik Keraton Yogyakarta Memukau Paviliun Indonesia di Dubai Expo

Selama delapan hari di Dubai Expo, Abdi Dalem Mataya mengisi repertoar tari di beberapa ruang pertunjukan. (Foto: kratonjogja.id)

Selama delapan hari di Dubai Expo, Abdi Dalem Mataya mengisi repertoar tari di beberapa ruang pertunjukan. (Foto: kratonjogja.id)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Dalam ajang Dubai World Expo 2020, yang berlangsung dari 5-11 November 2021 di Dubai, Uni Emirat Arab, keraton Yogyakarta mengirimkan Abdi Dalem Mataya dalam rangka misi kebudayaan.
Dalam kegiatan tersebut sebelas repertoar tari klasik disuguhkan secara bergantian kepada masyarakat multi-nasional dalam berbagai agenda.

Enam repertoar diantaranya merupakan tari putri, yaitu Srimpi Muncar, Golek Ayun-ayun, Sekar Pudyastuti, Sesanti Mangayu Hayu, Golek Menak Rengganis-Widaninggar, dan Golek Bawaraga.

Sementara itu, lima repertoar tari putra, yaitu Golek Menak Umarmaya-Umarmadi, Beksan Anila-Prahastha, Regol Gunungsari, Klana Topeng Gagah, dan Bambangan-Cakil.

Baca juga   “Art Borobudur Police Day 76”, Begini Cara Polres Magelang Sambut HUT Bhayangkara
Selama delapan hari di Dubai Expo, Abdi Dalem Mataya mengisi repertoar tari di beberapa ruang pertunjukan. (Foto: kratonjogja.id)

Dipimpin oleh Nyi Raden Wedana Noorhayati Raras, seluruh delegasi dari Keraton Yogyakarta berangkat menuju Dubai bersama dengan rombongan Dinas Kebudayaan Daerah Istimewa Yogyakarta, Dinas Perizinan dan Penanaman Modal serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Selama delapan hari di Dubai Expo, Abdi Dalem Mataya mengisi repertoar tari di beberapa ruang pertunjukan, antara lain agenda temu-bisnis, di Sun Stage Expo, serta secara reguler pentas di Paviliun Indonesia.

Kedatangan delegasi dari Daerah Istimewa Yogyakarta menandai dibukanya Pekan Yogyakarta (Yogyakarta weeks) di Paviliun Indonesia. Agus Priyono Kepala Dinas Perizinan dan Penanaman Modal sekaligus pimpinan delegasi dalam sambutannya membuka kesempatan kerja sama dalam bidang perdagangan, pariwisata, dan investasi.

Baca juga   Finna Finnul Mulai Kesengsem Dangdut

“Kesempatan ini menjadi salah satu peluang untuk menambah nilai jual dari kebudayaan Indonesia, khususnya Yogyakarta,” terang Agus dikutip dari situs resmi Keraton Yogyakarta, Rabu (1/12/2021).

Pembukaan Pekan Yogyakarta juga dimeriahkan dengan flashmob Beksan Wanara yang berhasil menyedot banyak perhatian pengunjung Dubai Expo. Tidak hanya masyarakat diaspora Indonesia yang turut menari, pengunjung asing pun banyak yang bergabung di tengah riuh penari-penari flashmob.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Penampilan FK Metra Boyolali dengan judul "Pacobaning Urip" menutup Pentas Seni Tradisional Virtual selama 13 hari yang digelar di Balai Sidang Mahesa Boyolali. (Foto: Diskominfo Boyolali)

Panggung

FK Metra Boyolali Tutup Gelaran Pentas Seni Tradisional Virtual
Pameran lukis yang dihelat di Sanggar Semud sebagai titik awal kebangkitan kembali sanggar tersebut. (Foto: zainuri arifin)

Panggung

Lama Non Aktif, Pameran Lukisan Tandai Kebangkitan Sanggar Semud
Ndarboy Genk. (Foto:@ndarboy_genk)

Panggung

Lagu Baru Ndarboy Genk “Ambyar Mak Pyar” yang Laris Dicover Penyanyi
Potong tumpeng menandai pelaksanaan FKY 2023 yang akan dipusatkan di Kulon Progo pada 24 September hingga 15 Oktober 2023. (Foto: Dok.FKY2023)

Panggung

Digelar di Kulon Progo, FKY 2023 Usung Tema Ketahanan Pangan, Memaknai Ulang Kebudayaan
Kartun Mikhail Zlatkovsky dari Russia yang memenangi lomba "International Semarang Cartoon Festival 2021". (Foto: Gold Pencil)

Panggung

Di Festival HAM, Ganjar Puji Keterlibatan Penyandang Disabilitas dan Perempuan
Lawrider jelang tampil di gigs charity bertajuk "Loud For Cause" di De Cored Coffee & Eatery. (Foto: Agoes Jumianto)

Panggung

DABS 13 Gelar Mini Konser untuk Yayasan Kanker di De Cored Coffee & Eatery
Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi menghadiri pagelaran wayang kulit ringkas dengan lakon Wahyu Panca Tunggal pada Kamis (25/11/2021) di Grojogan Tanjung Winongo, Patangpuluhan. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Panggung

Pagelaran Wayang Kulit Ringkes ‘Wahyu Panca Tunggal’ di Grojogan Tanjung Winongo
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono pada penutupan PBTY 2020. Foto: Humas Pemkot Yogya

Panggung

Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta XVIII, Digelar Luring 30 Januari sampai 5 Februari 2023