Home / Buku

Selasa, 7 September 2021 - 22:27 WIB

Replikasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Bupati Kudus HM Hartopo saat mengunjungi perpustakaan daerah di Desa Tumpangkrasak dan Loram Wetan. (Foto: Diskominfo Kudus)

Bupati Kudus HM Hartopo saat mengunjungi perpustakaan daerah di Desa Tumpangkrasak dan Loram Wetan. (Foto: Diskominfo Kudus)

NYATANYA.COM, Kudus – Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Kudus dinobatkan sebagai Dinas Perpustakaan Terbaik Tingkat Kabupaten/ Kota, dalam implementasi program transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial oleh Perpustakaan Nasional RI.

Apresiasi disampaikan Bupati Kudus HM Hartopo atas prestasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan tersebut tak lepas dari kerja keras seluruh elemen, baik pemerintah maupun masyarakat, yang aktif dalam berbagai kegiatan di perpustakaan desa.

Ditambahkan, berbagai kegiatan positif dilaksanakan di perpustakaan desa, sehingga dapat mengembangkan aktivitas sosial ekonomi bagi anak-anak, remaja, dan ibu-ibu yang tergabung dalam anggota.

Baca juga   Menyiasati Isu Lingkungan Masyarakat Eropa

“Seperti yang dilakukan oleh Perpustakaan Desa Tumpangkrasak yang melaksanakan pelatihan rias wajah, maupun game ‘Monopoli GenRe’. Begitu pula pelatihan keterampilan pembuatan bioaktivator dan merajut di perpustakaan Desa Loram Wetan,” jelas bupati saat mengunjungi perpustakaan daerah di Desa Tumpangkrasak dan Loram Wetan, Kecamatan Jati, Senin (6/9/2021).

Disampaikan, pihaknya mendukung penuh pengembangan berbagai pelatihan keterampilan kepada para pemuda, sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat melalui literasi. Sesuai dengan semangat transformasi layanan perpustakaan berbasis inklusi sosial.

Terkait keberhasilan Kabupaten Kudus tersebut, Hartopo menambahkan, pada 2021, pihaknya mendapatkan program Replikasi Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial untuk lima perpustakaan desa. Yakni, perpustakaan di Desa Loram Wetan, Tumpang Krasak, Janggalan, Jati Kulon, dan Gulang.

Baca juga   PKK Dorong Geliat UMKM dalam Masa Pemulihan Ekonomi

Lima perpustakaan tersebut telah melaksanakan implementasi dengan meningkatkan layanan informasi masyarakat melalui penyediaan bahan pustaka, internet, serta fasilitasi kegiatan pelatihan, dan pembelajaran gratis.

Bupati berharap, akan ada penerus-penerus inovatif yang berkembang dari rajinnya berliterasi. Pihaknya akan terus mendukung pengembangan literasi di berbagai daerah di Kudus. (*)

Share :

Baca Juga

Selain penghargaan untuk Sri Sultan, Daerah Istimewa Yogyakarta juga menerima penghargaan sebagai Provinsi Pencapai Nilai Tingkat Kegemaran Membaca Tertinggi se-Indonesia Tahun 2021. (Foto: Humas Pemda DIY)

Buku

Sri Sultan HB X Terima Penghargaan Nugra Jasadharma Pustaloka 2021
Prof. Ir. Supriharyono. M.S., PhD. dan buku Manajemen Sumberdaya Perairan. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Buku

Pencemaran Perairan Semakin Parah! Diperlukan Upaya Ekstra Penyelamatan
Saparatu, layanan pinjam buku tanpa perlu turun dari motor yang dikembangkan Perpustakaan Kota Yogyakarta. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Buku

Perpustakaan Kota Yogya Kembali Layani Peminjaman Buku ‘Drive Thru’
Buku Teknik Keselamatan dan Kesehatan Kerja dan penulis Ir. Anizar, M.Kes. (Foto:dokumentasi Graha Ilmu)

Buku

Angka Kecelakaan Kerja Masih Tinggi
Buku Pembangunan Ekonomi Daerah dan Desa. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Buku

Pembangunan Ekonomi Daerah dan Desa Masih Banyak Kendala
Buku Indonesia Melawan Corona Ala Kartunis. (Foto:nyatanya.com/Ignatius Anto)

Buku

Indonesia Melawan Corona Ala Kartunis
Bimbingan Teknis Gerakan Aksi Pojok Baca untuk TP PKK se-Kabupaten Temanggung secara virtual. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Temanggung)

Buku

Tingkatkan Literasi, TP PKK Temanggung Dorong Pojok Baca untuk Masyarakat
Vini Indriasari dan bukunya Citra Digital dengan Remote Sensing. (Ilustrasi grafis: nyatanya.com/Foto: dokumentasi Teknosain)

Buku

Data Satelit Bisa Diperoleh Secara Gratis