Home / Peristiwa

Minggu, 10 Oktober 2021 - 18:13 WIB

Restorasi Sosial untuk Kembalikan Nilai Luhur Budaya Jawa

Dinsos DIY menggelar kegiatan Penguatan Nilai-Nilai Kesetiakawanan Sosial melalui Restorasi Sosial Berbasis Budaya Jawa untuk Mewujudkan Kesejahteraan Sosial, di Aula Kalurahan Donoharjo, Kapanewong Ngaglik, Sleman, Sabtu 9 Oktober 2021. (MC Sleman)

Dinsos DIY menggelar kegiatan Penguatan Nilai-Nilai Kesetiakawanan Sosial melalui Restorasi Sosial Berbasis Budaya Jawa untuk Mewujudkan Kesejahteraan Sosial, di Aula Kalurahan Donoharjo, Kapanewong Ngaglik, Sleman, Sabtu 9 Oktober 2021. (MC Sleman)

NYATANYA.COM, Sleman – Dinas Sosial Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan Penguatan Nilai-Nilai Kesetiakawanan Sosial melalui Restorasi Sosial Berbasis Budaya Jawa untuk Mewujudkan Kesejahteraan Sosial, di Aula Kalurahan Donoharjo, Kapanewong Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY, Sabtu (9/10/2021).

Agus Setyanto dari Dinsos DIY mengatakan bahwa, kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan nilai-nilai luhur budaya dan etika berbasis budaya Jawa yang semakin memudar karena tergerus oleh globalisasi dan modernisasi.

Kegiatan ini diharapkan dapat memelihara budaya dan etika yang adiluhung seperti sopan santun, gotong royong, saling menghargai, toleransi, hingga tata krama termasuk unggah-ungguh dalam berbahasa Jawa.

“Kita bukan anti globalisasi apalagi dengan derasnya informasi yang tidak terbendung, hanya saja kita harus pintar memilih dan memilah informasi dan budaya yang sesuai dengan pribadi sebagai orang Jawa,” kata Agus dalam acara yang juga diisi dengan penampilan Campursari pimpinan Sumarno Purbocarito tersebut.

Baca juga   Pameran Seni Rupa "Owah Gingsir" Tandai Pembukaan Leman Art House

Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut, Suwarno, seorang budayawan sekaligus tenaga pengajar di Universitas Negeri Yogyakarta. Ia memaparkan bahwa, upaya mengembalikan budaya Jawa seperti toleransi, sopan santun, dan unggah-ungguh bisa dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga.

“Bisa dimulai mengajarkan anak-anak dengan tata krama, unggah-ungguh ataupun membiasakan memakai bahasa Jawa di rumah. Kalau sudah terbiasa maka akan menjadi sebuah budaya dan selanjutnya akan berkembang sebagai kepribadian,” papar Suwarno yang juga Ketua Dewan Kebudayaan Sleman tersebut.

Dalam budaya Jawa terdapat sikap adiluhung seperti ngapurancang, yaitu sikap atau posisi berdiri dengan tangan berada di bawah pusar dengan posisi kaki direnggangkan disertai dengan sikap santai dan hormat. Kemudian menggunakan jempol untuk menunjuk ke suatu arah yang berarti menghormati orang yang berada di depannya.

Baca juga   Selamat, 10 Advokat Diangkat Jadi Advokat Perari DPW Jawa Tengah

Ada juga sikap yang disingkat IMAN yaitu inggih (iya), mangga (silakan), amit sewu (minta maaf), dan matur nuwun (terima kasih). Suwarno juga menjelaskan bahwa dalam budaya Jawa, hidup seseorang dianggap sempurna jika memiliki 5 hal.

“Yang pertama dilambangkan dengan keris artinya memiliki pekerjaan. Kedua wisma artinya memiliki rumah. Ketiga Turangga atau jaran atau kuda yang merupakan lambang kepemilikan kendaraan. Keempat kukila yaitu punya kesenangan yang bisa menghasilkan, wirausaha, dan kelima memiliki wanita atau istri,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, hadir juga KPH Purbodiningrat, Anggota Komisi A DPRD DIY yang menyambut baik kegiatan tersebut sebagai langkah positif mengupayakan agar wong Jawa ora ilang Jawane. (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih melaksanakan Panen Perdana Bawang Merah Musim Tanam (MT) ke-2 bersama Kelompok Tani Ngremboko Nir Ing Sambikolo di Bulak Malangan. (Foto: Humas Kab.Bantul)

Peristiwa

Bupati Bantul Panen Brambang Musim Tanam ke-2
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, di acara Gelar Pengawasan Daerah (Larwasda) Jateng 2021, di Kantor Inspektorat Jateng, Selasa (30/11/2021). (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Tak Cuma Soal Covid-19, Gerakan “Eling lan Ngelingke” Juga untuk Ingatkan Bahaya Korupsi
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menghadiri peringatan Isra Mi’raj 1442 Hijriah di Balai Desa Wadas, Kecamatan Bener Kabupaten Purworejo, Selasa (1/3/2022). (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Peringati Isra Mi’raj di Wadas, Gus Yasin Minta Warga Terus Jaga Kerukunan
Sosialisasi dan pelatihan aplikasi Si Asmara. (Foto: Diskominfo Temanggung)

Peristiwa

Si Asmara, Aplikasi Surat Menyurat Terobosan Dinkes Temanggung
MC Kota Malang/Ramli Prayoga

Peristiwa

Foto: Musnahkan 16 Kilogram Ganja di Malang
Ilustrasi: nyatanya.com

Peristiwa

Gadis di Bawah Umur Dibunuh Teman Sendiri di Kebumen, Sebelum Membunuh Tersangka Lakukan Ini
Tersangka penipuan dan penggelapan mobil rental digelandang Polisi. (Foto: Dok.Polres Kulon Progo)

Peristiwa

Gadaikan Mobil Rental untuk Foya-foya dan Judi, Empat Pelaku Digulung Polisi
Bupati Kudus HM Hartopo melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Sarkies Aisiyah. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Dibangun 10 Lantai, Kudus Bakal Memiliki Rumah Sakit Baru