Home / News

Senin, 7 November 2022 - 16:12 WIB

Revolusi Sampah Kota Yogya, Akhir 2023 Targetkan Bebas Sampah Anorganik

Workshop Penguatan Kelembagaan Forum Bank Sampah se-Kota Yogyakarta, di Ballroom Hotel Santika, Senin (7/11/2022). Foto: Humas Pemkot Yogya

Workshop Penguatan Kelembagaan Forum Bank Sampah se-Kota Yogyakarta, di Ballroom Hotel Santika, Senin (7/11/2022). Foto: Humas Pemkot Yogya

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Sampah itu harus selesai dikelola dari sumber pertama, masyarakat pada level terkecil yaitu keluarga. Maka dari itu target akhir tahun 2023 revolusi Kota Yogyakarta bebas sampah anorganik.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Yogyakarta sekaligus Ketua Forum Bank Sampah Kota Yogya, Aman Yuriadijaya, Senin (7/11/2022) dalam kegiatan Workshop Penguatan Kelembagaan Forum Bank Sampah se-Kota Yogyakarta, di Ballroom Hotel Santika.

Aman Yuriadijaya mengatakan, kemungkinan besar akhir tahun 2023 Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan sudah tidak mampu dioperasionalkan, akan dihentikan dan dilakukan revitalisasi hingga tahun 2026.

Foto: Humas Pemkot Yogya

“Ketika TPA Piyungan ditutup maka artinya Kota Yogya akan menghadapi masalah besar. Bulan lalu total sampah dari kita 260 ton dan 43 persennya itu sampah anorganik, maka dari itu wajib hukumnya kita menekan volumenya. Dengan cara sampah anorganik habis di sumber sampah pertama yaitu keluarga,” jelasnya dikutip dari portal resmi Pemkot Yogya.

Baca juga   Parade Gangsa Sukses Digelar Hangatkan Malam di Kota Yogya, Jadi Hiburan Warga dan Wisatawan

Ini memang merupakan hal berat, lanjut Aman, tapi tidak bisa dihindarkan dan mau tidak mau melalui Forum Bank Sampah harus memilihi metode pengelolaan sampah secara sistemik dari sumber pertama.

“Melalui kegiatan ini nanti tiap Forum Bank Sampah dari 14 Kemantren akan menerjemahkan, membuat peta jalan berdasarkan situasi dan kondisi masing-masing wilayah untuk menangani darurat sampah dalam prosedur operasinal teknis yang jelas,” ujarnya.

Selain target zero sampah anorganik di akhir tahun 2023, Aman juga menambahkan, tiap wilayah juga harus mulai memiliki cara bagaimana mengelola sampah organik untuk menekan biaya pengelolaan di TPA.

Kemudian pengelolaan daur ulang sampah dengan memaksimalkan Galeri Bank Sampah dan pemanfaatan Klinik Bank Sampah untuk penyehatan setiap Forum Bank Sampah.

“Akhir tahun 2022 Pemerintah Kota Yogyakarta juga akan menerbitkan Peraturan Walikota berkaitan dengan penanganan sampah di sumber pertama yaitu keluarga dan keterpaduan dengan Bank Sampah di setiap wilayah. Supaya aktivitas penanganan sampah ini menjadi suatu gerakan terpadu, efektif, dan efisien,” tambahnya.

Baca juga   Presiden Lantik 3 Dubes Luar Biasa dan Berkuasa Penuh

Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta sekaligus Pembina Forum Bank Sampah Kota Yogya, Sugeng Darmanto menyampaikan, sejauh ini sudah ada 565 Forum Bank Sampah yang tersebar di 14 Kemantren dan 55 Kelurahan di Kota Yogya.

“Masih ada 180 Forum Bank Sampah di Kota Yogya yang belum ada kejelasan dalam aktivitasnya. Ini menjadi PR dan harus dimaksimalkan dengan memanfaatkan Klinik Bank Sampah untuk penyehatan dan bisa aktif kembali termasuk dengan nasabahnya,” paparnya.

Bank Sampah Induk dari DLH Kota Yogyakarta juga akan dihidupkan kembali, lanjut Sugeng. Tapi hanya untuk mengelola sampah yang paling residu atau sisa sampah yang memang sudah tidak bisa diolah di rumah tangga di wilayah.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Foto: BPMI Setpres

News

Presiden: Pembangunan Dasar Ibu Kota Nusantara Telah Dimulai
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. (Foto: Istimewa/Humas Kemenag/InfoPublik)

News

Menag: Selamat Natal 2021, Jadikan Momentum Memperkuat Persaudaraan
Presiden Jokowi menerima delegasi Bank Dunia atau World Bank di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (14/7/2022). Foto: BPMI Setpres

News

Bank Dunia Menaruh Harapan Besar pada Presidensi G20 Indonesia
Foto: Dok PKSPL-IPB

News

Heboh Kepulauan Widi Dilelang di Situs Asing, Pemerintah Tegaskan Pulau-pulau Kecil Tidak Bisa Dimiliki Pihak Manapun
Penampakan awan panas guguran Gunung Merapi, Selasa (17/8/2021) pukul 07.01 WIB. (Foto:BPPTKG)

News

Gunung Merapi Erupsi, Meluncur ke Arah Kali Bebeng
Dokter Mochamad Abdul Hakam SpPD. (Foto: Diskominfo Jateng)

News

Dokter di Semarang Ini Pastikan Hepatitis Akut Tak Berhubungan dengan Vaksin Covid-19
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Tengah membangun 35 ribu jamban gratis bagi warganya. Dengan program bansos stimulan jamban tersebut, diperkirakan 94,47 persen kepala keluarga (KK) di Jateng telah terbebas dari buang air besar sembarangan. (Foto: Diskominfo Jateng)

News

Bansos 35 Ribu Jamban, 94,47 Persen KK di Jateng Tak Lagi BAB Sembarangan
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi. (Foto: InfoPublik.id)

News

Densus 88 Tangkap Empat Terduga Teroris di Palembang dan Lubuklinggau