Home / News

Sabtu, 25 Juni 2022 - 19:12 WIB

Ribuan Orang Ikuti Kongres Sampah di Candi Plaosan, Kira-kira Apa yang Dibahas Ya?

Kongres Sampah II diselenggarakan di Paseban Candi Kembar–CandiPlaosan, di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Foto: Diskominfo Jateng

Kongres Sampah II diselenggarakan di Paseban Candi Kembar–CandiPlaosan, di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Foto: Diskominfo Jateng

NYATANYA.COM, Klaten – Sekitar 1.500 orang mengikuti acara Kongres Sampah II di Paseban Candi Kembar–CandiPlaosan, di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten.

Peserta yang hadir di lokasi sebanyak 500 orang, dan 1.000 orang lainnya mengikuti secara daring.

Para peserta berasal unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat/ komunitas peduli lingkungan, unsur media, dan pihak-pihak lain di luar undangan.

Kegiatan berlangsung selama dua hari yaitu Sabtu (25/6/2022) dan Minggu (26/6/2022).

Kongres Sampah II diselenggarakan di Paseban Candi Kembar–CandiPlaosan, di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Foto: Diskominfo Jateng

Kepala Dinas Lingungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Jateng, Widi Hartanto mengatakan, pihaknya berharap adanya kegiatan itu akan semakin meningkatkan atau menggerakkan seluruh pemangku kepentingan, untuk bersama menangani sampah.

“Mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah provinsi, pemerintah kabupaten, pelaku usaha, LSM, masyarakat, juga media, ini kita harapkan bersama-sama menangani sampah. Saya kira itu tujuan kegiatan ini,” kata Widi, di lokasi acara, Sabtu (25/6/2022)

Baca juga   Pemkab Klaten Dukung Geoheritage Bayat Jadi Geopark Nasional

Menurutnya, setiap hari sampah di Jawa Tengah mencapai sekitar 6,05 juta ton, dengan perkiraan sampah yang dihasilkan per orang adalah 0,5 kg.

Upaya pengurangan sampah pun terus dilakukan, antara lain melalui kerja sama dan meningkatkan kesadaran masyarakat.

Kongres Sampah II diselenggarakan di Paseban Candi Kembar–CandiPlaosan, di Desa Bugisan, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Klaten. Foto: Diskominfo Jateng

Pihaknya sudah berangsur mengurangi sampah sekitar 30-40 persen, dengan mengurangi sampah atau memanfaatkan kembali sampah.

Seperti yang dilakukan di Desa Bugisan, di mana warga mampu mengolah sampah dengan baik dan seluruhnya dikelola masyarakat setempat. Mereka juga telah memiliki Perdes Sampah.

“Ketahuan satgas sampah buang sampah sembarangan, bisa kena denda Rp200 ribu,” singgungnya.

Ditambahkan, pemprov juga berinovasi mengurangi sampah dengan menyiapkan bantuan ke masyarakat, seperti bank sampah, sarpras sampah, Tempat Pengelolaan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Kemudian pada 2022 dan 2023, pihaknya menyiapkan tempat sampah terpadu regional.

“Program TPS3R di beberapa desa, kami siapkan. Bahkan teman-teman kabupaten/kota juga membantu program TPS3R,” imbuhnya.

Baca juga   Jelang KTT G20, Infrastruktur Ramah Lingkungan dan Penghijauan Masif di Bali Dipercepat

Dari kegiatan Kongres Sampah, pihaknya berharap akan muncul rumusan yang menjadi rekomendasi bagi pemangku kepentingan, termasuk masyarakat untuk bergerak bersama mengelola sampah.

Sekda Jateng Sumarno mengatakan, kegiatan juga dilakukan untuk mencegah kerusakan lingkungan atau bencana yang terjadi akibat buruknya lingkungan.

“Masalah sampah ini juga menjadi PR besar. Karena volume sampah di Jateng cukup besar, yang sejalan dengan bertambahnya jumlah penduduk di Jateng,” ujarnya usai membuka acara.

Menurutnya, sampah memang tidak dibutuhkan masyarakat, sehingga cenderung terabaikan. Mereka baru peduli bila terjadi kejadian akibat sampah.

Oleh karenanya dibutuhkan edukasi agar meningkatkan kesadaran untuk menangani sampah. Sehingga selanjutnya diharapkan masyarakat mampu mengolah sampah menjadi lebih bernilai.

“Sampah organik diubah jadi kompos, dan yang bukan organik bisa didaur ulang,” ucapnya.

(Ak/Ul/N1)

Share :

Baca Juga

Foto penampakan Gunung Merapi, Senin (9/8/2021) pukul 05.34 pagi tadi. (Foto: BPPTKG)

News

Pagi Ini Gunung Merapi 2 Kali Luncurkan Awan Panas
Airlangga Hartarto. (Foto: Istimewa)

News

Pengamat Unhas: Popularitas Airlangga sedang Naik Daun
Foto: BMKG

News

Peringatan Dini Gelombang Tinggi di Pantai Selatan Jabar, Jateng, dan Yogyakarta, Hari Ini dan Besok
Ilustrasi aktivitas PKL dan pertokoan di Malioboro mulai bergeliat, meski masih sepi. Foto diambil hari pertama PPKM Darurat diberlakukan 3 Juli 2021. (Foto:nyatanya.com/Agoes Jumianto)

News

Hari Pertama PPKM Darurat Positif Covid-19 DIY Meroket, Tambah 1.358 Kasus
Menkes Budi Gunadi Sadikin dan Kepala BPOM Penny K. Lukito. Foto: BPMI Setpres

News

Penjelasan Menteri Kesehatan tentang Kasus Gagal Ginjal pada Anak
Bupati Jepara Dian Kristiandi menghentikan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) di seluruh Kabupaten Jepara. (Foto: Diskominfo Jepara)

News

Muncul Klaster Sekolah, Bupati Hentikan PTM di Jepara
Buntut dari protes bupati/wali kota di Jateng, Ganjar Pranowo mengecek langsung data vaksinani ke lapangan. (Foto: Humas Jateng)

News

Sejumlah Bupati/Wali Kota di Jateng Protes Ketersediaan Vaksin
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Foto: Humas Jateng)

News

Pemkot Magelang Dorong Percepatan Vaksinasi Covid-19 bagi Lansia