Home / Peristiwa

Minggu, 8 Januari 2023 - 20:49 WIB

Ribuan Siswa Katolik Tingkat SD se-Kabupaten Sleman Ikuti Bina Iman di Seminari Tinggi Santo Paulus

Misa Raya dalam rangka Perayaan Natal tahun 2022 yang diprakarsai Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Katolik (KKG PAKat) Sekolah Dasar/SD Kabupaten Sleman. Foto: Ist

Misa Raya dalam rangka Perayaan Natal tahun 2022 yang diprakarsai Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Katolik (KKG PAKat) Sekolah Dasar/SD Kabupaten Sleman. Foto: Ist

NYATANYA.COM, Sleman – Uskup Agung Semarang Mgr. Robertus Rubiyatmoko didampingi Pastor Adrianus Maradiyo, Pr (Vikep Kevikepan Jogja Timur) dan Pastor Paulus Erwin Sasmita, Pr (Staf Seminari Tinggi Santo Paulus) memimpin Misa Raya bagi siswa Katolik dari berbagai Sekolah Dasar Negeri dan Yayasan di Kabupaten Sleman.

Ribuan siswa hadir dalam Misa Raya dalam rangka Perayaan Natal tahun 2022 yang diprakarsai Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Katolik (KKG PAKat) Sekolah Dasar/SD Kabupaten Sleman.

Misa Raya dengan tema ”Berjalan dan Bertumbuh Dalam Kasih Kristus” dilaksanakan di kompleks Seminari Tinggi Santo Paulus, Jalan Kaliurang Kentungan Sleman, Sabtu (7/1/2023).

“Dalam kerangka pembinaan iman, siswa perlu diberi kesempatan untuk dapat saling berkomunikasi, mengalami kebersamaan antar teman sebaya, dan mengenal Uskup Keuskupan Agung Semarang,” jelas Albertus Sudarto, selaku Ketua Panitia.

Uskup Agung Semarang Mgr. Robertus Rubiyatmoko memimpin Misa Raya bagi siswa Katolik di Kabupaten Sleman. Foto: Ist

Mgr. Robertus Rubiyatmoko berdialog dengan para siswa. Uskup Keuskupan Agung Semarang mengungkapkan, “Luar biasa yang hadir di Kapel Seminari Tinggi Santo Paulus ini. Bagaimana perasaan anak-anak bertemu dengan teman sebanyak ini? Semua bersukacita?”

Baca juga   Bus Rombongan Takziah dari Salam Magelang Terguling di Ring Road Barat, 1 Orang Meninggal Dunia

Lebih lanjut, Mgr. Robertus Rubiyatmoko mengatakan, “Kita bersama Gereja Katolik merayakan Penampakan Tuhan (Epifani) kepada Orang dari Timur.”

Mgr. Robertus Rubiyatmoko juga bertanya jawab dengan anak-anak tentang siapa nama tiga orang majus dari Timur, apa yang dibawa dan dipersembahkan tiga orang majus dari Timur untuk kanak-kanak Yesus.

Dialog antara Uskup dengan siswa Sekolah Dasar Negeri dan Yayasan di Kabupaten Sleman semakin meriah dan semarak ketika Uskup membagikan bingkisan kepada para siswa.

“Mari kita mencari Tuhan dalam segala hal yang baik, termasuk belajar dengan tekun, berdoa, bersyukur dan membantu orangtua,” pesan dalam khotbah Mgr. Rubiyatmoko.

Rangkaian Misa Akbar dilanjutkan dengan dialog antara Uskup Keuskupan Agung Semarang dengan Pembimas Katolik Kementerian Agama DIY, Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman, perwakilan Pengawas dan Guru Pendidikan Agama Katolik, Biarawan dan biarawati serta Kepala Sekolah dari Sekolah Yayasan Katolik.

Kristoforus Sinselius, Pembimas Katolik Kantor Wilayah Kementerian Agama Daerah Istimewa Yogyakarta, menyampaikan, “Kegiatan bina iman Tingkat Sekolah Dasar Kabupaten Sleman ini sangat menarik.”

Baca juga   Keraguan Slamet Pupus Setelah Ikut Konsultasi Publik Jalan Tol Yogyakarta-Bawen

Para siswa antusias bertemu dan berdialog dengan Uskup dan tentu menjadi kesan tersendiri ketika mereka bisa berjumpa dengan Uskup Keuskupan Agung Semarang.

“Acara ini bisa menjadi contoh dan dilaksanakan di kota dan kabupaten lain,” ujarnya.

CB. Ismulyadi, Penyelenggara Katolik Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sleman menyampaikan situasi kependidikan, secara khusus terkait Guru Pendidikan Agama Katolik di wilayah Kabupaten Sleman.

Menurut CB Ismulyadi, Guru Pendidikan Agama Katolik tingkat Sekolah Dasar yang menginduk pada Kementerian Agama berjumlah 21 guru.

“Guru Pendidikan Agama Katolik tingkat Sekolah Dasar yang menginduk pada Kementerian Agama berjumlah 21 guru.

Guru Pendidikan Agama Katolik tingkat Sekokah Dasar yang menginduk pada Dinas Pendidikan Kabupaten berjumlah 6 guru.

“Sedangkan Guru Pendidikan Agama Katolik berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) sebanyak 1 guru, dan Guru Pendidikan Agama Katolik bukan PNS sebanyak 26 guru,” bebernya.

Yang menjadi persoalan, menurut CB Ismulyadi, Guru Pendidikan Agama Katolik pun setiap tahun akan semakin berkurang karena memasuki masa purna karya.

(*/N1)

Share :

Baca Juga

Pasangan muda-mudi di Aceh dijatuhi hukuman masing-masing 25 kali cambuk. Akan tetapi, setelah dikurangi masa tahanan sebanyak tiga bulan (tiga kali) maka tersisa 22 kali cambukan. (Foto: MC Banda Aceh)

Peristiwa

Terbukti Langgar Syariat Islam, Pasangan Muda Mudi Ini Diganjar Hukuman Cambuk
(Ilustrasi/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Warga Karangdowo Segera Nikmati Air Bersih PDAM Tirta Merapi
Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih dan Wakil Bupati Bantul Joko B Purnomo saat melepas jenazah Widodo Lestari. (Foto:nyatanya.com/Humas Kab.Bantul)

Peristiwa

Bupati dan Wakil Bupati Bantul Lepas Kepergian Pahlawan Kemanusiaan Covid-19
Ganjar Pranowo menunjukkan tangan kanannya yang masih dibungkus perban. Meski sudah masuk kerja, Ganjar mengakui tangannya belum bisa bergerak secara normal. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Dirawat Sehari Usai Kecelakaan Saat Gowes, Ganjar Pranowo Kembali Kerja dengan Tangan Diperban
Nugroho Joko Prastowo menyerahkan sisa 100 tabung oksigen secara simbolis kepada Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming. (Foto: Humas Pemkot Surakarta)

Peristiwa

Bank Indonesia Bantu 200 Tabung Oksigen untuk Surakarta
Foto bersama pada akhir kunjungan SMP Mutual Magelang di SMP Muhammadiyah 2 (Muchild) Yogyakarta. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Bangun Sinergi Kuat untuk Kemajuan Prestasi SMP Mutual Magelang Kunjungi SMP Muchild
KKG PAKat Sekolah Dasar Kabupaten Sleman menyelenggarakan Bina Siswa dalam rangka Bulan Kitab Suci Nasional tahun 2022. Foto: Ist

Peristiwa

Bina Siswa Katolik Tingkat SD Kabupaten Sleman, Warnai Bulan Kitab Suci Nasional 2022
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mendapat informasi kebakaran relokasi Pasar Johar ketika dalam perjalanan pulang ke Semarang dari Rembang. Ganjar memutuskan langsung menuju lokasi untuk memantau penanganan kebakaran. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Relokasi Pasar Johar Terbakar, Ganjar dari Rembang Langsung Pantau Penanganan