Home / Peristiwa

Sabtu, 21 Agustus 2021 - 15:49 WIB

Rokok Ilegal Marak di Boyolali, Aparat Belum Bertindak

Rokok ilegal yang ditemukan di Pasar Simo. (Foto:Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Rokok ilegal yang ditemukan di Pasar Simo. (Foto:Diskominfo Kabupaten Boyolali)

NYATANYA.COM, Boyolali – Satpol PP Kabupaten Boyolali bersama TNI, Polri dan petugas dari Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Surakarta mengadakan kegiatan rutin berupa operasi mendadak (sidak) rokok tanpa cukai atau rokok ilegal yang beredar di Kabupaten Boyolali, Kamis (19/8/2021) di Pasar Simo, Kecamatan Simo.

Kepala Satpol PP Kabupaten Boyolali, Sunarno mengatakan, pada sidak kali ini tim menemukan sembilan slop rokok ilegal dengan bermacam-macam merk dari dua toko yang telah diperiksa. Contoh merek yang beredar yaitu LAris dan Mildboro. Sebenarnya masih terdapat beberapa toko lagi, tetapi pihak toko tidak mau mengaku.

“Dijual satu slopnya Rp50 ribu, itu produk dari Jawa Timur, Tulungagung.” ujarnya.

Baca juga   1.300 Anak di Salatiga Ikuti Vaksinasi GPIB

Dikatakannya, atas temuan itu, maka pemilik toko bisa dikenakan sanksi pidana jika kasus dikembangkan oleh tim dari KPPBC dan Polri. Pemilik toko bisa disebut sebagai pengedar yang melanggar Undang-undang (UU) Nomor 39 Tahun 2007 Tentang Cukai. Boyolali adalah salah satu daerah yang masih marak peredaran rokok ilegal.

“Di Boyolali sementara marak, kemarin memang belum ada penindakan,” ungkap Sunarno.

Beredarnya rokok ilegal, menjadi penyebab kerugian negara dan menghambat berkembangnya industri rokok nasional. Para pelaku industri dan petani mengalami ketidakadilan persaingan di pasar. Karena jelas, rokok bodong tersebut tidak dilekati pita cukai. Kabupaten Boyolali sebagai salah satu penerima Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT), turut serta dalam pengawasan beredarnya rokok tanpa cukai.

Baca juga   Peringati Hari Jadi Ke-190, Pemkab Bantul Launching Bantulpedia

“Dari hasil cukai tembakau, daerah itu kan juga diberikan dana. Kalau Satpol sendiri juga diberikan dana untuk operasional,” imbuhnya.

Adanya peredaran rokok ilegal ini, masyarakat pun terancam dengan efek buruknya. Rokok ilegal berpotensi untuk meningkatkan jumlah perokok dan perokok pemula karena murahnya harga rokok di pasaran.

Selain itu, rokok ilegal juga tidak mematuhi peraturan pemerintah terkait pemasangan Peringatan Kesehatan Bergambar sehingga informasi bahaya merokok tidak tersampaikan kepada masyarakat.

Jika peredaran rokok ilegal dapat dicegah, pendapatan negara melalui cukai dapat meningkat sehingga dapat dimanfaatkan untuk peningkatan program kesehatan yang bersifat promotif dan preventif untuk mengatasi dampak akibat merokok.

“Untuk pemasok kita akan selidiki terus,” tandasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyerahkan bantuan beras secara simbolis kepada perwakilan warga Desa Polobogo, Getasan. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Pemkab Semarang Salurkan 1.347 Ton Bantuan Beras PPKM
Akses ke objek wisata Rowo Jombor ditutup. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Akses Jalan Masuk Objek Wisata Rawa Jombor Ditutup
Ganjar Pranowo ngobrol dengan mahasiswa yang borong dagangan PKL di Tembalang. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Ganjar Pergoki Mahasiswa yang Borong Dagangan PKL Tembalang
Edy Cahyadi, Kepala Satpol PP dan Damkar Temanggung. (Foto: nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Tekan Covid-19, Temanggung Bentuk TRC Hajatan
Selvi Ananda Gibran dan Atikoh Ganjar Pranowo melihat salah satu produk yang dipamerkan di UKM Virtual Ekspo yang digelar di Bank Jateng Cabang Surakarta. (Foto:Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Atikoh Ganjar Pranowo: Perajin Harus Peka Selera Pasar
Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto saat mengunjungi pelaksanaan vaksin bagi pelaku UMKM. (Foto: Kominfo Kebumen)

Peristiwa

Pelaku UMKM di Kebumen Divaksin Moderna
Kepala BPN Kabupaten Semarang Arya Widya Wasista saat mendampingi kunjungan kerja Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) RI di Bandungan. (Foto: Diskominfo Kab Semarang)

Peristiwa

Setelah Menunggu 21 Tahun, Ratusan Petani P3TR Bakal Miliki Sertifikat Tanah
Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi menyerahkan bantuan sosial kepada tokoh masyarakat dan warga Kricak. (Foto: Humas Pemkot Yogyakarta)

Peristiwa

Wawali Yogyakarta Serahkan Bansos untuk Warga Kricak