Home / News

Sabtu, 11 September 2021 - 16:32 WIB

Rp1,2 M Pagu Anggaran 9 Parpol di Purbalingga Diserahkan

Logo Provinsi Jawa Tengah. (Ilustrasi: nyatanya.com)

Logo Provinsi Jawa Tengah. (Ilustrasi: nyatanya.com)

NYATANYA.COM, Purbalingga – Sebanyak sembilan Partai Politik (parpol) di Kabupaten Purbalingga menerima bantuan keuangan dari pemerintah melalui Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol). Dengan bantuan ini parpol penerima diharapkan bisa memanfaatkan bantuan tersebut untuk mengedukasi masyarakat.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Kesbangpol Purbalingga, Gatot Budi Raharjo, pada acara serah terima bantuan keuangan di Gedung OD Graha Adiguna, Kamis (9/9/2021).

“Bantuan keuangan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi politik masyarakat dan kesadaran berpolitik masyarakat, melalui pendidikan politik bagi anggota parpol dan masyarakat yang dilaksanakan parpol. Serta, (untuk) mendukung kegiatan operasional sekretariat parpol,” kata Gatot, sapaan akrabnya.

Gatot menjelaskan, besaran pagu anggaran bantuan keuangan untuk parpol tahun 2021 sebesar Rp1.240.610.000. Setiap parpol mendapatkan besaran bantuan yang berbeda-beda tergantung besaran jumlah pemilih pada Pemilu 2019.

Baca juga   Petugas Gabungan Kembali Gelar Penyekatan di Perbatasan Jateng-DIY

Disebutkan, rincian bantuan dari nominal terkecil adalah Partai NasDem sebesar Rp48,616 juta, PPP Rp57,723 juta, Partai Demokrat Rp76,717 juta, PAN Rp82,801 juta, PKS Rp88,704 juta, Partai Golkar Rp180.634 juta, Partai Gerindra Rp188,478 juta, PKB Rp224,319 juta, dan PDIP Rp292,618 juta.

“Khusus untuk Partai Golkar, alokasi bantuan yang diberikan belum bisa ditransfer karena belum memenuhi persyaratan administrasi. Harapan kami, DPD Partai Golkar Kabupaten Purbalingga segera memenuhi persyaratan agar dapat mencairkan bantuan sebelum tahun anggaran 2021 berakhir,” katanya.

Bupati Purbalingga diwakili Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Purbalingga, Agus Winarno, menyampaikan ada tiga faktor penentu kesuksesan parpol, yakni logistik, narasi programnya dan ketokohannya.

Baca juga   Jangan Sembarangan Gelar PTM, Ini Aturannya di Jawa Tengah

“Salah satu (unsur) memperkuat salah satu aspek tadi Pemkab Purbalingga memberi bantuan keuangan untuk parpol. Basisnya adalah jumlah suara yang diperoleh. Semakin besar suaranya semakin besar jumlahnya,” katanya.

Ia menjelaskan, penggunaan bantuan tersebut tidak boleh dilakukan dengan sembarang. Sebanyak 60 persen bantuan harus digunakan untuk pendidikan politik, selebihnya untuk operasional kepartaian. Selain itu, penggunaan bantuan tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan sebaik-baiknya.

“Pengalaman tahun lalu, ada beberapa parpol barangkali ada yang masih punya tanggungan SPJ dan lain-lain, bahkan ada yang harus mengembalikan. Ini kan jadi kesulitan bagi kita semua. Harapan kami ini bisa kita saling mengerti,” ungkapnya. (*)

Share :

Baca Juga

Ganjar berharap apa yang dilakukan Tukul, Jannah, Yoga, dan Dobby ini, menjadi inspirasi banyak orang. (Foto: Humas Jateng)

News

Warga Desa Ini Rame-rame Kembalikan BST yang Diterimanya, Kenapa?
Ilustrasi BST. (Foto:nyatanya.com/Ignatius Anto)

News

BST Cair! Cek Siapa Tahu Anda Salah Satunya yang ‘Kecipratan’ Rp300.000/bulan
Warga Wadas melakukan audensi bersama BBWS. (Foto: Zainuri Arifin)

News

Warga Wadas Pendukung Bendungan Bener Tuntut BBWS Lakukan Pengukuran Tanah
Sri Sultan Hamengku Buwono X. (Foto: Humas Pemda DIY)

News

Tangani Covid-19, Pemda DIY Alokasikan Danais Rp50 Juta Per Kelurahan
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Kembali Naik, Covid-19 DIY Tambah 539 Kasus Positif
(Ilustrasi: nyatanya.com/Foto: Agoes Jumianto)

News

PPKM Diperpanjang Lagi, DIY Turun ke Level 3
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, saat mampir ke SMAN 1 Petungkriyono Pekalongan. (Foto: Humas Jateng)

News

Efek PJJ, Sejumlah Siswi SMA Ini Didapati Sudah Tunangan
(Ilustrasi: nyatanya.com)

News

Hari ini 39 Pasien Covid-19 di Magelang Sembuh