Home / News

Kamis, 15 Juli 2021 - 21:21 WIB

Rusunawa Gemawang Mulai Difungsikan Menjadi Shelter Covid-19

Rusunawa Gemawang, meski lokasinya berada di Kabupaten Sleman namun kini difungsikan sebagai shelter pasien Covid-19 oleh Pemkot Yogyakarta. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Rusunawa Gemawang, meski lokasinya berada di Kabupaten Sleman namun kini difungsikan sebagai shelter pasien Covid-19 oleh Pemkot Yogyakarta. (Foto:nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Rusunawa Gemawang yang berada di silayah Kabupaten Sleman, kini difungsikan oleh Pemkot Yogyakarta sebagai shelter pasien Covid-19. Meski berada di wilayah Kabupaten Sleman, namun pelayanan kesehatan di shelter ini tetap optimal.

Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta yang juga Waki Walikota, Heroe Poerwadi menegaskan bahwa pelayanan di shelter ini dipastikan optimal, pasalnya selain mendapat dukungan dari tenaga kesehatan dari puksesmas, di tempat ini juga terdapat petugas yang berjaga.

“TSC 119 selalu standby, selain itu juga dapat dukungan tenaga kesehatan dari Puskemas wilayah yang mengantarkan pasien ke shelter tersebut,” katanya Kamis (15/7/2021).

Baca juga   Cegah Penularan Covid-19, Sri Sultan Tegaskan Masyarakat Ketatkan Protokol Kesehatan

Heroe mengatakan shelter yang diperuntukkan bagi pasien Covid-19 dengan gejala ringan ini memiliki kapasitas 32 kamar. “Seharusnya ada 34 unit, namun 2 unit kita jadikan kantor. 1 unit itu ada 2 kamar dan bisa untuk 2 pasien,” katanya.

Sementara terkait fasilitas dan segala pendukung juga telah siap digunakan untuk para penghuni shelter, karena pihaknya telah menyiapkan berbagai hal tersebut jauh hari sebelum shelter tersebut dibuka.

“Seluruh sarana dan prasarana penunjang sudah siap untuk digunakan oleh para penghuni shelter. Seluruh kamar sudah siap digunakan, tempat tidur, kasur, bantal dan lainnya sudah tersedia,” ujarnya.

Baca juga   Waspada Gempa Susulan, Gempa Blitar Dirasakan Warga Yogyakarta

Beberapa waktu lalu, ia mengungkapkan bahwa Pemkot Yogya juga berencana akan memanfaatkan sejumlah gedung Sekolah Dasar (SD) yang tidak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar selama masa pandemi sebagai tempat isolasi bagi pasien OTG atau orang tanpa gejala.

Selain itu dukungan shelter untuk pasien OTG juga datang dari Perhimpunan Hotel Republik Indonesia (PHRI) DIY yang menawarkan 3 hotel sebagai shelter dan 1 hotel sebagai tempat karantina. (*)

Share :

Baca Juga

Bupati Bantul, H Abdul Halim Muslih bersama Kapolres Bantul, AKBP Ihsan, SIK melakukan monitoring pelaksaan vaksinasi Covid-19 untuk pelajar di SMAN 1 Pundong. (FotoL: Humas Kab.Bantul)

News

3.000 Pelajar di Pundong Ikuti Vaksinasi
(Ilustrasi:nyatanya.com)

News

Kasus Sembuh Covid-19 di DIY Bertambah, Hari Ini 1.110 Orang
(nyatanya.com/BMKG)

News

Gempa Magnitudo 5,3 Guncang Gunungkidul, Tidak Berpotensi Tsunami
Ilustrasi: nyatanya.com

News

Anak-anak di Sektor Formal Jadi Prioritas Vaksinasi
Bupati Temanggung, M Al Khadziq meninjau pelaksanaan vaksinasi di Omah Kebon. (Foto: Diskominfo Temanggung)

News

Temanggung Kejar Target Vaksinasi 70 Persen
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Lutfi saat pers conference di Klaten. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

News

Kapolda Jateng Minta Perketat Pintu Penyekatan Masuk Klaten
Bupati Bantul H. Abdul Halim saat meninjau Instalasi Generator Oksigen yang baru saja diresmikannya. (Foto: Humas Bantul)

News

Penuhi Kebutuhan Pasien, Pemkab Bantul Luncurkan Generator Oksigen
Terjadi peningkatan permintaan obat tertentu dan multivitamin di Magelang. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

News

Masyarakat Diimbau Hindari Borong Obat dan Vitamin Berlebihan