Home / Panggung

Sabtu, 18 September 2021 - 22:03 WIB

Saatnya Budayawan dan Seniman Manfaatkan Medsos untuk Berekspresi

Wakil Walikota Heroe Poerwadi usai membuka silaturahmi nasional budayawan dan seniman Muhammadiyah. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Wakil Walikota Heroe Poerwadi usai membuka silaturahmi nasional budayawan dan seniman Muhammadiyah. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Para budayawan dan seniman Muhammadiyah mengadakan silaturahmi nasional yang diikuti 35 orang budayawan secara nasional melalui daring YouTube, Sabtu (18/9/2021) di Hotel The Alana Malioboro Yogyakarta.

Wakil Walikota Heroe Poerwadi yang membuka acara ini berharap, dengan tema ‘Budaya gotong royong menguatkan seni di tengah tengah masa pageblug’ diharapkan mampu memperkuat tali persaudaraan antar budayawan se Indonesia walaupun di masa pandemi seperti saat ini.

“Di masa pandemi keterbatasan mengekspresikan seni dan budaya secara langsung tidak bisa dilakukan, dimana kegiatan wisata belum di buka pada level 3. Maka kita harus mengekpresikan seni budaya melalui media,” ujarnya.

Baca juga   FKY 2021 “Mereka Rekam” Digelar Full Daring Mulai 16 September 2021

Melalui media seperti Youtube, Twitter, Facebook bisa dilakukan oleh semua budayawan agar tetap eksis. Namun adanya budaya gotong royong dapat dilakukan secara bersama-sama dan memberikan kesempatan orang untuk berekspresi dari seni dan budaya. semoga Organisasi ini bisa hidup dengan bersama dalam bekerjasama.

Tambahnya, saat ini media sangatlah berperan dalam perkembangan suatu komunitas. “Media yang sekarang sangat mudah dan media masa ke depan harus digeluti bareng-bareng dan kita harus saling mensupport satu sama lain. Mengubah presepsi masyarakat luar terhadap media ekspresi budaya dan media komunikasi budaya,” ujar Wakil Walikota Yogyakarta.

Baca juga   Genap 3 Tahun Ditinggal Istri Tercinta, Indro Warkop Ungkapkan Hal Ini

Dengan demikian ruang seni budaya dapat dijadikan dakwah islam yang diajarkan dengan penuh rasa damai, ramah, rahmatan lilalamin. “Harapannya seni tidak hanya untuk dibaca saja dengan puisi namun seni merupakan wadah yang bisa dinikmati oleh banyak orang khususnya bagi budaya dan seniman Muhammadiyah,” imbuhnya. (*)

Share :

Baca Juga

Artwork Gerald Situmorang. (Foto:nyatanya.com/Whistle Media Indonesia)

Panggung

Gerald Situmorang Kembali Hadir dengan EP “Saga”
Nurbaya diperankan oleh Arawinda Kirana. (Foto: nyatanya.com/Instagram Indonesia Kaya)

Panggung

Indonesia Kaya Garap Serial Musikal Siti Nurbaya
Grace dan karyanya berjudul 'Peace'. (Foto: dokumentasi pribadi)

Panggung

Pasangan Perupa Grace dan Dedok, Wakili Indonesia di Pameran Pertukaran Seni Internasional ke-20 Jepang
Penampilan FK Metra Boyolali dengan judul "Pacobaning Urip" menutup Pentas Seni Tradisional Virtual selama 13 hari yang digelar di Balai Sidang Mahesa Boyolali. (Foto: Diskominfo Boyolali)

Panggung

FK Metra Boyolali Tutup Gelaran Pentas Seni Tradisional Virtual
Perupa Agus Merapi menyelesaikan lukisan pandemi di koper kuno. (Foto:nyatanya.com/Humas Magelang)

Panggung

Agus Merapi Lahirkan Lukisan Mistisistme di Atas Koper Kuno
Dokumenter video gotong royong. (Foto:FKY2021)

Panggung

FKY 2021, Media Warga Mencatat dan Mencatat Warga
Ifan Seventeen. (Foto:nyatanya.com/YouTube Dory Harsa Music)

Panggung

Ifan Seventeen dan Dory Harsa Garap ‘Kemarin’ Versi Jawa
Sidik Martowidjojo dan lukisannya berjudul "Alam Luas", ukuran 141 x 603 cm dengan media cat air di atas kertas.(Foto: agoes jumianto)

Panggung

Pelukis Sidik Martowidjojo Gelar Pameran Tunggal di Pit Mabuk Art Venue