Home / Peristiwa

Jumat, 8 Oktober 2021 - 09:57 WIB

Sandiaga Uno: WJNC #6 Acara Terbaik Pariwisata Indonesia

WJNC #6 mengusung tema Semar Boyong yang menceritakan tentang Poncowati yang terkena pagebluk, lalu bisa terhindar karena Kembang Wijaya Kusumo dan Cangkok Wijaya Mulyo pulih kembali di tangan Semar. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

WJNC #6 mengusung tema Semar Boyong yang menceritakan tentang Poncowati yang terkena pagebluk, lalu bisa terhindar karena Kembang Wijaya Kusumo dan Cangkok Wijaya Mulyo pulih kembali di tangan Semar. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

NYATANYA.COM, Yogyakarta – Sebagai Puncak acara peringatan hari jadi Kota Yogyakarta yang ke-265, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogya menyelenggarakan Wayang Jogja Night Carnival (WJNC).

Gelaran ini juga di hadiri secara langsung Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno yang sekaligus membuat acara tersebut.

Ia pun sangat mengapresiasi gelar WJNC ini, karena menurutnya kegiatan tersebut merupakan bagian dari kegiatan-kegiatan terbaik yang dimiliki pariwisata Indonesia.

“Harus diapresiasi, apalagi Kota Yogyakarta sangat serius dalam recovery, dengan menuntaskan vaksinasi, sehingga jadi momentum pengembangan parwisata,” usai membuka gelaran tersebut, Kamis (7/10/2021).

Sementara itu, Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti mengatakan tema yang di usung WJNC kali ini adalah Semar Boyong.

“Tema ini menceritakan tentang Poncowati yang terkena pagebluk, lalu bisa terhindar karena Kembang Wijaya Kusumo dan Cangkok Wijaya Mulyo pulih kembali di tangan Semar,” ujarnya, Kamis (7/10/2021).

Pihaknya menjelaskan kisah ini diambil sebagai bentuk upaya yang dilakukan oleh Pemerintah dan masyarakat Kota Yogya untuk setahap demi setahap memperbaiki keadaan akibat pandemi yang telah berlangsung hampir 2 tahun.

Gelaran ini disiarkan secara live melalui chanel YouTube Pemkot Jogja dan Dinas Pariwisata Kota Yogyakarta. Dalam penyelenggaraan WJNC ini juga menerapkan protokol kesehatan secara ketat, selain itu seluruh peserta dan kru juga diwajibkan telah melakukan vaksinasi Covid-19.

Baca juga   PWI dan Pertamina Bersinergi Dukung Pengembangan Kualitas Wartawan

“Bagi seluruh peserta dan kru minimal telah di vaksin dosis pertama, dan telah melakukan Swab antigen, serta kami juga menyediakan sarana protokol kesehatan pada tiap venue,” katanya.

Walikota mengungkapkan WJNC merupakan pertunjukan seni budaya tahunan yang dihelat sebagai sebuah bentuk perayaan hari jadi Kota Yogyakarta.

“Tahun 2021 merupakan tahun kedua acara ini disajikan bagi khalayak umum dalam format tontonan virtual mengingat saat ini kita semua masih menghadapi situasi pandemi,” ujarnya.

Tahun ini, lanjutnya, juga menandai tahun ke-6, WJNC hadir secara konsisten setiap tahunnya, digelar tanpa absen sekalipun.

“Sejak tahun 2016, kami menyajikan hiburan yang tidak hanya dinikmati oleh warga kota Yogyakarta tetapi juga menarik minat wisatawan nusantara bahkan mancanegara,” jelasnya.

Gelaran WJNC ini juga telah masuk ke dalam Calendar of Events (CoE) Pariwisata Indonesia sehingga telah diakui sebagai aset pariwisata pada skala nasional.

Pihaknya pun berharap WJNC yang disajikan dalam bentuk virtual tersebut mampu menghadirkan peluang untuk memperluas jangkauan audience dan penikmat gelaran tersebut.

Baca juga   Digelar di Tiga Mall, Sekati YK Ing Mall Gairahkan Ekonomi Yogya

“Sehingga mampu menjadi agenda tahunan yang tidak hanya dinanti-nantikan oleh warga kota Yogyakarta atau Indonesia saja, tetapi juga oleh penduduk dunia,” katanya.

Dalam acara ini juga dilakukan deklarasi Kota Yogya tuntas vaksin Covid-19, di mana semua 14 Mantri Pamong Praja telah mendeklarasikan bahwa semua Kemantren di Kota Yogya telah mencapai 100 persen warganya telah tervaksin.

“Cakupan vaksinasi yang optimal ini, kami harapkan dapat menjadi modal untuk menyambut bangkitnya kembali aktivitas bidang ekonomi dan pariwisata di kota Yogya,” ujarnya.

Walikota pun mengucap rasa syukurnya karena pencapaian target ini tersebut juga menjadi kado yang istimewa bagi Kota Yogyakarta di usianya yang ke-265 tahun.

Selanjutnya ia pun tak henti-hentinya akan terus proaktif melaksanakan 3T (Testing, Tracing, Treatment), dan gerakan disiplin 5M di masyarakat.

“Serta menetapkan bahwa seluruh wilayah Kota Yogya wajib masker dan wajib masker, sampai dengan pandemi Covid-19 ini berakhir dan situasi kembali pulih, bangkit, seperti semula sedia kala.” tegasnya. (*)

Share :

Baca Juga

Sebanyak 46 anak menerima bantuan paket sekolah dari pemerintah Kota Pekalongan dan Badan Amil Zakat Nasional. (Foto: Dinkominfo Kota Pekalongan)

Peristiwa

Puluhan Anak Yatim Piatu Terima Bantuan Paket Sekolah
Wakil Wali Kota Heroe Poerwadi dalam sambutannya di acara Infobank 10th Sharia Awards. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Wakaf Tunai Arisan Masyarakat Ekonomi Syariah DIY Diluncurkan
Bupati Batang Wihaji melakukan sidak di PT Cheiljedang. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Jateng)

Peristiwa

Pabrik Pakan Ternak Diminta Utamakan Bahan Lokal
Bupati Kendal Dico M Ganinduto saat memantau pelaksanaan vaksinasi di Pondok Pesantren Apik Kaliwugu. (Foto: Diskominfo Kendal)

Peristiwa

1.000 Santri Apik Kaliwungu Divaksin
Seorang pengendara yang terekam melanggar marka langsung mendapat peringatan dari ATCS voice yang dipasang Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta dengan diminta mundur di belakang garis marka di simpang Sentul. (Foto:nyatanya.com/Dishub Kota Yogya)

Peristiwa

Awas! Langgar Marka Langsung Ditegur ATCS Voice
Logo Kabupaten Sukoharjo. (ilustrasi:nyatanya.com)

Peristiwa

Gerakan ASN Peduli Dampak Corona, ASN Sukoharjo Donasi Sembako Senilai Rp200 Ribu
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa saat pengukuhan kader Pancasila. Foto: nyatanya.com/Humas Sleman

News

30 Kader di Sleman Diharapkan Hidupkan Pancasila di Masyarakat
Duta Anak Kota, menumbuhkan kreativitas baru anak-anak di Kota Yogyakarta dimasa pandemi. (Foto:Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Duta Anak Kota Yogya Siap Berkarya dalam Kondisi Apapun