Home / Militer

Sabtu, 18 September 2021 - 18:39 WIB

Satgas Pamtas 403/WP Evakuasi dan Amankan Korban Kekerasan KSTP di Distrik Kiwirok

Personel Yonmek 403/WP berhasil mengevakuasi korban selamat. (Foto: Penerangan Satgas Yonif Mekanis 403/WP)

Personel Yonmek 403/WP berhasil mengevakuasi korban selamat. (Foto: Penerangan Satgas Yonif Mekanis 403/WP)

NYATANYA.COM, Kiwirok – Dalam rangka melaksanakan tugas kemanusiaan disamping menjaga perbatasan kedaulatan Negara Republik Indonesia yang merupakan tugas pokok Satgas Pamtas TNI Yonif Mekanis 403/WP Pos Kiwirok juga turut serta melaksanakan tugas evakuasi korban kekerasan yang dilakukan oleh KSTP pasca terjadinya kontak tembak antara aparat TNI dengan KSTP Ngalum Kupel Pimpinan Lamek Alipki Taplo di Distrik Kiwirok pada hari Senin lalu.

Personel Pos Kiwirok Satgas Pamtas TNI Yonif Mekanis 403/WP bersama Polsek, Koramil dan Yonif 751/VJS melaksanakan penyisiran ke lokasi hilangnya korban dari pihak sipil yang merupakan tenaga kesehatan Puskesmas Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Jumat, (17/9/2021).

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista, Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, S.E., M.Si., Sabtu, (18/9/2021).

Dansatgas mengungkapkan bahwa membenarkan personel Pos Kiwirok Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/WP melaksanakan tugas evakuasi para tenaga kesehatan yang merupakan korban kekerasan yang dilakukan oleh KSTP Ngalum Kupel Pimpinan Lamek Alipki Taplo di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, tentunya dengan meningkatkan kesiapsiagaan dan mengawasi jalan-jalan maupun medan-medan yang memungkinkan dijadikan sebagai jalan persembunyian KSTP tersebut.

Baca juga   Satgas Pamtas Yonmek 403/WP Bagikan Sembako Kepada Masyarakat Perbatasan RI-PNG

“Saat Personel kami melakukan evakuasi korban bersama dengan tim gabungan TNI-Polri lainnya membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam dengan menyusuri jurang yang dalam dan terjal, selain itu mendapati adanya gangguan dari KSTP ketika akan melaksanakan pengangkatan Jenazah yang di indentifikasi bernama Gabriela Maelani yang merupakan salah satu tenaga kesehatan atau suster yang bertugas di Puskesmas Distrik Kiwirok,” ungkap Dansatgas.

Terpisah, Danpos Kiwirok Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/WP Letda Inf Adi Susanto menyampaikan bahwa memerintahkan Sertu Laharjo dengan sejumlah 13 prajurit Satgas Pamtas TNI Yonif Mekanis 403/WP lainnya diterjunkan dalam melaksanakan tugas evakuasi korban (tenaga kesehatan) yang berada di jurang dengan kemiringan 90 derajat dan kedalaman 300 meter selama kurun waktu 2 hari tepatnya dimulai pada hari Rabu (15/9/2021) dan hari Jumat (17/9/2021).

“Pelaksanaan Evakuasi Korban di hari pertama (Rabu sore) dari kedalaman jurang tersebut kami dari Satgas dengan dibantu oleh personel Koramil, Polsek dan masyarakat setempat berhasil menyelamatkan 1 orang nakes atas nama Suster Kristina Sampe Tonapa yang berada di tengah jurang dalam kondisi lemas dan terdapat luka memar serta luka tusuk di beberapa bagian tubuhnya.

Baca juga   Kelurahan Warungboto Jadi Sasaran TMMD Sengkuyung Tahap lll Kodim 0734/Kota Yogyakarta

Kemudian pada hari kedua (Kamis) dikarenakan cuaca tidak mendukung turun kabut tebal seharian penuh sehingga evakuasi dilakukan pada hari berikutnya yaitu hari jumat, tim kami dengan ditambah personel Yonif 751/VJS berhasil mengevakuasi korban kedua yang berada di dasar jurang atas nama suster Gabriela Maelani dalam kondisi sudah meninggal dunia dan proses pengangkatan jenazah membutuhkan waktu sekitar 2 jam dari pukul 14.00 WIT sampai dengan 16.12 WIT karena kondisi medan yang terjal dan dalam,” ujar Danpos.

Selama Proses evakuasi tersebut tim mengalami gangguan tembakan dari KSTP sejumlah 6 orang yang terlihat berada di seberang jurang lokasi jenazah suster Gabriela Maelani (22) ditemukan tepatnya dari arah jalan Kampung Pelibib, namun gangguan tersebut dapat diatasi oleh Prajurit TNI sehingga jenazah dapat diangkat dari dasar jurang dan disemayamkan di lingkungan Koramil Kiwirok.

Sementara ini, proses evakuasi telah berhasil dilaksanakan dengan mengamankan 9 orang tenaga kesehatan dari Puskesmas Kiwirok ke Jayapura dan telah mendapatkan perawatan serta pengobatan dari pihak medis.   (N2)

Share :

Baca Juga

Mayor Arh Asil menyerahkan bantuan sembako. (Foto: dokumentasi Koramil Tegalrejo)

Militer

Babinsa Koramil Tegalrejo Bantu Sembako Warga Binaan
Kegiatan chef dan doa bersama, mempererat tali persaudaraan di tapal perbatasan Indonesia-PNG. (Foto: Dokumentasi Pen Satgas Yonif Mekanis 403/WP)

Militer

Satgas Pamtas TNI Yonmek 403/WP Gemakan Merah Putih dan Doa Bersama di Perbatasan RI-PNG
Danrem 072/ Pamungkas Brigjen TNI Afianto didampingi Ketua Persit KCK Koorcab Rem 072 PD IV/Diponegoro, Ny Rina Afianto saat Ziarah Nasional di makam Pangsar Jenderal Soedirman. (Foto: Penrem/072PMK)

Militer

Sambut HUT ke-76 TNI, Danrem 072/Pamungkas Ziarah Nasional di TMP Kusumanegara
Prajurit Yonif 403/WP lakukan sweeping. (Foto: nyatanya.com/istimewa)

Militer

Cegah Barang Ilegal, Satgas Pamtas Yonif 403/WP Gelar Sweeping
Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Kodim 0731/Kulonprogo di Pedukuhan Jumblangan XIV, Banjarsari, Samigaluh. (Foto: nyatanya.com/Penrem 072/Pmk)

Militer

Pelaksanaan TMMD Sengkuyung Kodim 0731/Kulonprogo Ditinjau Kasrem 072/Pamungkas
Kegiatan TMMD 111 di Kemantren Wirobrajan. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Militer

Kegiatan TMMD 111, Bukti Nyata Pengabdian TNI Kepada Rakyat
Dandim 1006/Banjar Letkol Inf Imam Muchtarom S.I.P memimpin upacara kenaikan pangkat 24 Prajurit Kodim 1006/Banjar. (Foto: Humas Kodim 1006 Banjar)

Militer

24 Prajurit Babinsa Kodim Banjar Naik Pangkat
Prajurit Yonmek 403/WP bersama masyarakat memanen kacang panjang. (Foto: Penerangan Yon 403-WP)

Militer

Satgas Pamtas Yonmek 403/WP Panen Kacang Panjang Bersama Warga di Perbatasan RI-PNG