Home / Militer

Rabu, 11 Agustus 2021 - 19:31 WIB

Satgas Yonif Mekanis 512/QY Pedui Dunia Pendidikan di Perbatasan

Prajurit Yonif 512/QY berikan motivasi semnagat belajar siswa SD di perbatasan.(Foto: Penerangan Satgas Yon 512/QY)

Prajurit Yonif 512/QY berikan motivasi semnagat belajar siswa SD di perbatasan.(Foto: Penerangan Satgas Yon 512/QY)

NYATANYANYA.COM, Keerom – Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Pos Waris hadir menjadi tenaga guru bantu untuk mendukung pemerintah daerah dalam mencerdaskan generasi Papua di sekolah SD YPPK Waris, Kampung Banda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua.

Demikian dikatakan Dansatgas RI-PNG Yonif Mekanis 512/QY Letkol Inf Taufik Hidayat disela-sela kesibukannya di Kotis Satgas Pir IV, Kabupaten Keerom, Papua. Selasa (10/8/2021).

Menurut Dansatgas, kegiatan mengajar yang dilakukan personel Pos Waris dengan materi pelajaran wawasan kebangsaan merupakan bentuk kepedulian dalam mencerdaskan serta meningkatkan motivasi dan semangat belajar generasi muda untuk meraih cita-cita.

Baca juga   Cegah Barang Ilegal, Satgas Pamtas Yonif 403/WP Gelar Sweeping

“Dengan kedatangan TNI sebagai guru bantu di sekolah akan membuat anak-anak semakin bersemangat dalam belajar untuk menggapai cita-cita yang di impikan,” ungkap Dansatgas.

Kerjasama anggota Pos dengan pihak sekolah sudah terjalin dpngan baik, upaya ini dilakukan sebagai bentuk peran serta TNI dalam dunia pendidikan di wilayah perbatasan.

Selain memberikan materi, tujuan lain yang dilakukan oleh anggota Pos Waris adalah untuk memberikan suport dan motivasi agar nantinya anak-anak di wilayah perbatasan mampu bersaing dengan anak-anak di wilayah lain dalam hal pendidikan.

“Ini harapan kami, mereka mampu membangun kampungnya sendiri dan berkembang menjadi pemuda yang dapat andalkan bangsa dan negara dari wilayah perbatasan,” tutup Dansatgas.

Baca juga   Tingkatkan Hasil Panen, TNI Gelar Penyuluhan Pertanian di Perbatasan RI-PNG

Dalam kunjungan tersebut, anggota Pos Waris yang dipimpin langsung oleh Danpos Letda Inf Tatok mendapat sambutan baik dari para guru, anak-anak juga sangat antusias ketika mendengarkan cerita dan motivasi dari anggota Pos Waris.

Salah seorang guru bernama Hana (31) mengucapkan terima kasih atas kedatangan anggota Pos “Saya mengucapkan terimakasih kepada bapak TNI yang sudah berkunjung ke sekolah kami, murid-murid kami pasti akan lebih bersemangat belajar setelah dikunjungi bapak TNI,” ungkapnya.  (N2)

Share :

Baca Juga

Prajurit Yonif 512 tururt amankan jalannya penyaluran dana desa. (Foto: nyatanya.com/dokumentasi Yonif 512/QY)

Militer

Satgas Yonif 512/QY Amankan Penyaluran Dana Desa di Papua Agar Patuhi Prokes
Prajurit Yon 403/WP bertatap muka dengan warga perbatasan. (Foto: nyatanya.com/istimewa)

Militer

Perkuat Pembinaan Teritorial, Satgas Yonif 403/WP Anjangsana ke Kampung Perbatasan RI-PNG
Serma Acip babinsa Koramil Gamping bantu mengevakuai warganya untuk dibawa ke rumah sakit. (FOTO: nyatanya.com/istimewa)

Militer

Ada Warga Sakit, Babinsa Koramil Gamping Sigap Evakuasi
Prajurit Yonif 512/QY kunjungi Taman Kanak-kanak. (Foto: Penerangan Yon 512/QY)

Militer

Wujud Cinta Kasih, Satgas Yonif Mekanis 512/QY Kunjungi Taman Kanak-kanak di Perbatasan
Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Agus Ahdy Darmawan,S.I.P,M.I.Pol dan Komunitas PSC (Pejuang Sosial Commuity) menggelar Bakti Sosial Jumat Berkah. (Foto:Humas Kabupaten Sukoharjo)

Militer

Kodim 0726/Sukoharjo Gelar Baksos kepada Warga Terdampak Pandemi
Personel Yonmek 403/WP berhasil mengevakuasi korban selamat. (Foto: Penerangan Satgas Yonif Mekanis 403/WP)

Militer

Satgas Pamtas 403/WP Evakuasi dan Amankan Korban Kekerasan KSTP di Distrik Kiwirok
Prajurit Yonmek 512/QY melakukan pengecekan suhu tubuh kepada warga yang melintas. (Foto: Penerangan Yon 512/QY)

Militer

Satgas Yonif 512/QY Jadi Motivator Pendisiplinan Prokes Covid-19 di Ujung Timur Indonesia
Almarhum Praka (Anumerta) Ida Bagu Putu gugur saat menjalankan tugas oleh kekejaman KKB. (Foto: Dokumen Yonif 403/WP)

Militer

Diserang KKB Secara Brutal, Prajurit Satgas Pamtas Yonif 403/WP Gugur sebagai Kusuma Bangsa