Home / Peristiwa

Selasa, 29 November 2022 - 10:41 WIB

Satu Keluarga di Magelang Tewas Diracun Anak Kedua Korban, Apa Motifnya?

Ilustrasi: nyatanya.com

Ilustrasi: nyatanya.com

NYATANYA.COM, Magelang – Satu keluarga terdiri ayah, ibu, dan anak ditemukan tewas tergeletak di kamar mandi rumah mereka di Dusun Prajenan Rt 10 Rw 1 Desa Mertoyudan, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Senin (28/11/2022).

Posisi mereka saat meninggal berada di dalam kamar mandi pukul 07.30 WIB. Korban meninggal diracun saat minum teh dan kopi.

“Ada tiga orang di antaranya seorang bapak 58 tahun, ibu 54 tahun, dan anak pertama wanita. Dugaannya diracun sehingga korban merasakan mual, muntah menuju ke kamar mandi dan seketika itu juga meninggal dunia,” kata Plt Kapolresta Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun, Senin (28/11/2022).

Baca juga   Dua Tahun Putus Sekolah, Senangnya Wulan Bisa Kembali Masuk SMP 2 Pakis

Mengetahui korban diracun, polisi langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi. Termasuk DDS anak kedua korban dan melakukan olah tempat kejadian perkara.

Berdasarkan penyelidikan polisi, DDS yang merupakan anak kedua korban yang tinggal satu rumah, dinyatakan sebagai pelaku tunggal peristiwa tragis ini.

Pelaku sudah mengakui melakukan pembunuhan dengan cara mencampuri minuman dengan racun yang dibeli secara online.

“Pelaku telah mengakui melakukan pembunuhan dengan cara mencampuri minuman teh hangat dan es kopi dengan racun yang dibeli secara online. Kita masih kembangkan motifnya,” kata Plt Kapolres Magelang AKBP Mochammad Sajarod Zakun.

Baca juga   Mbah Saminem dan Mbah Sarijah Sumringah Dikunjungi Ganjar Bantu Bedah Rumah

Pelaku mencampur gelas keluarganya dengan racun saat menyiapkan minuman air hangat seperti teh.

Saat ini, DD ditahan di Polresta Magelang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Terduga pelaku pembunuhan saat ini berada di Satuan Reskrim Polresta Magelang untuk dilakukan penyidikan,” ungkapnya.

Dari hasil olah TKP, polisi menyita sejumlah barang bukti gelas, sendok yang digunakan untuk mengaduk dan mencampur zat diduga sebagai racun tersebut.

(*/N3)

Share :

Baca Juga

Ketua Umum Palang Merah Indonesia Jusuf Kalla melantik jajaran pengurus PMI DIY untuk masa bakti tahun 2021-2026 di Bangsal Kepatihan, Kompleks Kepatihan, Yogyakarta pada Jumat (8/10/2021) malam. (Foto: Humas Pemda DIY)

Peristiwa

JK Lantik Pengurus PMI DIY 2021-2026
Sejumlah warga lokal ini merasakan berkah atas gelaran MotoGP di Mandalika. Mereka mengaku senang dan beruntung dipekerjakan dalam event dunia itu. (Foto: InfoPublik)

Peristiwa

Ratusan Warga Menuai Berkah di MotoGP Mandalika, Begini Cerita Nendi
Foto: Polda Sumut/Tribratanews

Peristiwa

Kurir Sabu Bandara KNIA Dicokok Polisi, Sebanyak 2.049 Gram Sabu Diamankan
Direskrimum Polda Jatim, Kombes Pol Totok Suharyanto mengatakan tercatat sebanyak 321 orang diamankan dalam penangkapan kemarin dan berstatus sebagai saksi. Foto: selalu.id

Peristiwa

Rentetan Kasus Pencabulan di Shiddiqiyyah Jombang, 5 Orang Ditetapkan Tersangka
Acara remisi umum kepada narapidana dan anak dipandu oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan secara daring diikuti oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia beserta jajaran kementerian dan Kepala Daerah Provinsi/Kota/Kabupaten. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

243 Warga Binaan Lapas Kelas IIA Yogyakarta Peroleh Remisi
Petugas pemadam kebakaran Kabupaten Temanggung sedang beruapaya memadamkan kobaran api. (Foto : istimewa)

Peristiwa

Diduga Konsleting Listrik, Dua Rumah Ludes Terbakar
Ilustrasi: Foto udara kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Desa Sengkol, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Sabtu (5/3/2022). Kementerian ESDM mencatat realisasi bauran energi baru dan terbarukan (EBT) nasional pada tahun 2021 mencapai 11,5 persen yang sedikit mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan posisi bauran EBT per akhir 2020 lalu yang sebesar 11,2 persen. (ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/YU)

Peristiwa

Presidensi G20, Peluang Tarik Investor Kembangkan EBT di Indonesia
Bupati Jayapura sekaligus Ketua Umum Panitia Kongres Masyarakat Adat Nusantara (KMAN) VI, Mathius Awoitauw. Foto: Istimewa/YouTube

Peristiwa

Kongres Masyarakat Adat Nusantara, Tidak Ada Perbedaan Agama dan Ras di Masyarakat Adat