Home / Peristiwa

Minggu, 25 Juli 2021 - 02:10 WIB

Sebanyak 50.802 Keluarga di Kabupaten Sukoharjo Terima BST, Ingat Prokes!

Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani mewanti-wanti pembagian BST tetap patuhi prokes. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sukoharjo)

Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani mewanti-wanti pembagian BST tetap patuhi prokes. (Foto:nyatanya.com/Diskominfo Sukoharjo)

NYATANYA.COM, Sukoharjo – Sebanyak 50.802 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Sukoharjo menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) untuk bulan Mei dan Juni 2021. Setiap bulan KPM mendapatlan Rp300 ribu sehingga total yang diterima Rp600 ribu.

Pencairan BST ini mendapat perhatian dari Bupati Sukoharjo, Hj Etik Suryani SE MM yang melakukan pantauan sejumlah desa di Kartasura dan Mojolaban, Sabtu (24/7/2021).

“Saya ingin melihat langsung bagaimana proses pencairan BST oleh Kantor Pos. Sudah prokes atau belum,” ungkapnya.

Menurut Bupati, dalam pencairan BST tersebut wajib menerapkan prokes dan menghindari kerumunan. Untuk itu, dibuat tahapan-tahapan waktu pencairan sehingga tidak terjadi kerumunan di balai desa. Di setiap desa yang dikunjungi, masalah prokes selalu disampaikan karena menurut Bupati hal itu wajib jika ingin corona segera hilang dari Sukoharjo.

Baca juga   Locals Unit Angkringan Jogja Citymewah, Berdayakan UMKM Kuliner di Yogya

“Jika ingin kembali normal, bisa berdagang kembali, bisa bekerja lagi, nyuwun tulung tetap prokes njih. Apalagi sekarang ini virusnya lebih berbahaya karena mudah menular,” pesan Bupati.

Pantauan sendiri dilakukan di Kartasura meliputi Kelurahan Ngadirejo, Desa Singopuran dan Desa Ngabeyan. Sedangkan di Mojolaban meliputi Desa Cangkol dan Klumprit. Di setiap desa tersebut, Bupati selalu memberikan penjelasan mengenai pentingnya prokes untuk memutus rantai penularan corona di Sukoharjo.

“Diingat-ingat, prokes 5M. Memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas. Semoga pada tanggal 26 Juli nanti kasus sudah turun di Sukoharjo sehingga aturan bisa diperlonggar,” jelasnya.

Baca juga   Serma Hartono Salurkan Beras Bantuan Kemenhan Kepada Warga Kricak

Sedangkan Plt Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Sukoharjo, Suparmin menyampaikan, untuk 50.802 KPM penerima BST masing-masing Kecamatan Sukoharjo 7.808 KPM, Kecamatan Grogol 4.616 KPM, Kecamatan Polokarto 4.575 KPM, Baki 3.866 KPM, Gatak 4.085 KPM, Tawangsari 3.822 KPM, Weru 3.804 KPM, Bulu 3.133 KPM, Nguter 3.703 KPM, Bendosari 2.974 KPM, Mojolaban 4.277 KPM, dan Kecamatan Kartasura 4.139 KPM.

Menurutnya, penyaluran BST bulan Mei dan Juni ditargetkan selesai dalam beberapa hari ke depan. Untuk penyaluran BST di Sukoharjo sendiri dilakukan oleh Kantor Pos Solo dan Kantor Pos Sukoharjo. Untuk Kantor Pos Solo menyalurkan BST di Kecamatan Kartasura dan Mojolaban dan 10 kecamatan lainnya oleh Kantor Pos Sukoharjo. (*)

Share :

Baca Juga

Serma Hartono secara simbolis berikan masker kepada Ketua RT. FOTO: nyatanya.com/istimewa

Peristiwa

Wujud Kepedulian Babinsa, Serma Hartono Bagikan Masker
Gibran Rakabuming menerima bantuan CSR dari PT Jasa Raharja Cabang Jawa Tengah berupa 785 bibit tanaman. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemkot Solo)

Peristiwa

Jasa Raharja Serahkan 785 Bibit Tanaman untuk Hijaukan Solo
Arif Jamali Muis. (Foto:nyatanya.com/YouTube:MediamuID)

Peristiwa

MCCC Beri Layanan bagi Warga Isoman di Rumah
Gubernur Ganjar Pranowo saat mengunjungi RS di Banjarnegara. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

BOR RS Banjarnegara Tinggi, Ini Pesan Ganjar
Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih dan Wakil Bupati Bantul Joko B Purnomo saat melepas jenazah Widodo Lestari. (Foto:nyatanya.com/Humas Kab.Bantul)

Peristiwa

Bupati dan Wakil Bupati Bantul Lepas Kepergian Pahlawan Kemanusiaan Covid-19
Selain ASN di lingkungan Provinsi Jateng, Peni juga mengatakan aksi borong cabai dari petani juga akan dilakukan oleh ASN di daerah. Hal ini dilakukan untuk membantu petani agar tidak merugi. (Foto: Humas Jateng)

Peristiwa

Bantu Petani, Ganjar Perintahkan ASN Jateng Borong Cabai
Lambang Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. (ilustrasi:nyatanya.com)

Peristiwa

Mulai Hari ini, Keraton Yogyakarta Tutup Hingga 2 Juli 2021
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Namanya Dicatut Akun FB Palsu, Gus Yasin Imbau Masyarakat Hati-hati