Home / News

Sabtu, 3 Juli 2021 - 12:11 WIB

Sebelum PPKM Darurat Diterapkan, Kebumen Sudah Tancap Gas

Logo Pemerintah Kabupaten Kebumen. (Ilustrasi:nyatanya.com)

Logo Pemerintah Kabupaten Kebumen. (Ilustrasi:nyatanya.com)

NYATANYA.COM, Kebumen – Sebelum PPKM Darurat diberlakukan, Kabupaten Kebumen sebenarnya sudah lebih dahulu menerapkan PPKM dengan berbagai aturan pengetatan, yakni pemberlakuan jam malam, sampai pukul 20.00 WIB, penutupan objek wisata, dan penutupan tempat ibadah untuk wilayah zona merah dan oranye.

“Kalau aturan PPKM Darurat ini hampir sudah diberlakukan di Kebumen. Wisata sudah kita tutup, hajatan juga kita tiadakan di zona-zona merah dan oranye, tempat ibadah sudah kita tutup. Kita juga berlakukan jam malam,” ucap Bupati Arif, usai rapat Covid-19, di Pendapa Kabupaten, Kamis (1/7/2021).

Baca juga   Bandara DIY Bukan Pintu Masuk Utama Pelaku Perjalanan Luar Negeri

Pemerintah Kabupaten Kebumen akan lebih meningkatkan pengetatan aktivitas masyarakat, dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, pada mulai hari ini, Sabtu (3/7/2021) sampai 20 Juli mendatang.

Bupati mengungkapkan, saat ini sudah tidak ada masyarakat yang mengajukan izin untuk membuat kegiatan, atau acara yang berpotensi membuat kerumunan. Semua kebijakan pengetatan aktivitas masyarakat itu akan diperpanjang sampai PPKM Darurat berlaku.

Baca juga   Kekebalan Komunal Hampir Terbentuk, Vaksinasi DIY Capai Angka 75,54 %

Dia tak menampik ada beberapa kebijakan yang belum diterapkan, namun akan segera diberlakukan, seperti pembatasan jam operasional supermarket atau swalayan, dan pembatasan pengunjung sebanyak 50 persen. Termasuk restoran dan rumah makan yang hanya menerima delivery atau take a way. (*)

Share :

Baca Juga

Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menerima penghargaan provinsi terbaik dalam penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan penyelenggaraan (TLHP) pemerintahan daerah. (Foto: Humas Jateng)

News

Quattrick, Jateng Kembali Jadi Provinsi Terbaik TLHP Kemendagri
Pembagian masker oleh BPBD Kabupaten Magelang pasca hujan abu vulkanik Gunung Merapi. (Foto:humas/beritamagelang)

News

BPBD Magelang Antisipasi Dampak Hujan Abu Vulkanik Merapi
Ganjar Pranowo. (Foto: nyatanya.com/Humas Jateng)

News

Ganjar Pranowo: 7.000 RT di Zona Merah Harus Lockdown
Sri Sultan Hamengku Buwono X saat rakor secara daring bersama Menkomarves Luhut Binsar Panjaitan. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemda DIY)

News

Genjot Vaksinasi Covid-19, DIY Targetkan 20.000 Orang Per Hari
(Ilustrasi/nyatanya.com)

News

Meski Kasus Covid-19 Mulai Turun, 3 Daerah di DIY Ini Masih Butuh Perhatian
nyatanya.com

News

Hajatan dan Perpisahan Sekolah Ditiadakan
Menghadapi musim hujan, BPBD Kota Yogyakarta menyiapkan upaya untuk meminimalisir berbagai kemungkinan terjadinya bencana. (Foto: Humas Pemkot Yogya)

News

Deteksi Dini Bencana, BPBD Monitoring EWS
Vaksinasi yang digelar alumni AKPOL angkatan 1995 eks yon Patriatama di halaman parkir Unit Teater dan Pentas Ramayana Prambanan. (Foto: media_twc)

News

Vaksinasi Pelajar dan Pelaku Wisata di Prambanan Targetkan 3.000 Dosis