Home / Peristiwa

Kamis, 8 Juli 2021 - 22:55 WIB

Selama PPKM Darurat, Semua Pasar Tradisional Klaten Tutup Pukul 14.00 WIB

Semua pasar tradisional yang ada di Kabupaten Klaten hanya akan buka sampai pukul 14.00 WIB. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

Semua pasar tradisional yang ada di Kabupaten Klaten hanya akan buka sampai pukul 14.00 WIB. (Foto:nyatanya.com/Humas Klaten)

NYATANYA.COM, Klaten – Masyarakat Klaten yang ingin berbelanja di pasar tradional wajib tahu. Pasalnya semua pasar tradisional yang ada di Kabupaten Klaten hanya akan buka sampai pukul 14.00 WIB. Setelah jam itu, maka pasar akan tutup dan tidak ada pedagang yang melaksanakanan transaksi.

Hal itu didasarkan Surat Edaran Penjabat Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM Klaten Supriyanta Nomor 506/2031/19 tentang Pemberlakuan PPKM Darurat di Kabupaten Klaten. Surat itu resmi diperlakukan sejak 3 Juli 2021.

Baca juga   Mal Pelayanan Publik, One Stop Services-nya Pemkot Yogya

“Semua pasar tradisional di Klaten harus menyesuaikan. Kalau sudah pukul 14.00 WIB, pasar tradisional harus tutup. Hal ini juga perlu diketahui semua masyarakat Klaten yang ingin berbelanja mengatur waktu. Kita semua harus patuh penerapan PPKM darurat, khususnya di Kabupaten Klaten” kata Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Dinas Dagkop dan UKM Klaten Didik Widiarto, Kamis (8/7/2021).

Ditambahkan dalam SE tadi juga menekankan pelaksanaan protokol kesehatan tidak saja pengunjung pasar juga para pedagang. Selain itu petugas pasar untuk secara berkala menyemprotkan cairan disinfektan.

Baca juga   Kampanyekan Gemar Makan Ikan, PKK Bantul Gelar Pelatihan Pengolahan Ikan

“Untuk pasar yang tidak menjual sembako, melalui SE ini juga harus tutup dulu. Agar kondisi pasar aman, maka petugas kami minta tetap melakukan penyemprotan secara rutin agar tidak muncul klaster pasar” tambahnya.

Pelaksanaan PPKM darurat cukup terasa di pasar sementara di Mojayan Klaten. Pedagang yang awalnya berdagang di Pasar Induk yang tengah direnovasi itu tertib mematuhi instruksi petugas pasar untuk tutup pasar sesuai ketentuan.(*)

Share :

Baca Juga

Tahun ini Pemkot Yogya targetkan Kota Layak Anak Kategori Utama. (Foto: nyatanya.com/Humas Pemkot Yogya)

Peristiwa

Pemkot Yogya Targetkan Kota Layak Anak Kategori Utama
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Boyolali, Bambang Sinung. (Foto:Diskominfo Kabupaten Boyolali)

Peristiwa

Siapkan 1.500 Tangki Air Bersih, Boyolali Antisipasi Kekeringan
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto menyerahkan daging kurban kepada tokoh masyarakat. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Peristiwa

Idul Adha 1442 H, DPC PDI Perjuangan Kota Yogya Sembelih 2 Ekor Sapi
Petugas kesehatan Puskesmas Dharmarini Temanggung saat melayani vaksinasi guru dan karyawan sekolah. (Foto:nyatanya.com/Humas Jateng)

Peristiwa

Guru di Temanggung Selesaikan Vaksinasi Tahap Kedua
Ulang tahun di hari Kemerdekaan RI, Atlas mendapat berkah hadiah sepeda motor dari Ganjar Pranowo. (Foto:Humas Jateng)

Peristiwa

Ultah di Hari Kemerdekaan, Pasien Covid-19 Ini Dapat Motor dari Ganjar
Bupati Temanggung memberikan paparannya terkait meningkatnya kasus Covid-19. (Foto:nyatanya.com/Kominfo Jateng)

Peristiwa

Kasus Covid-19 Mencolok, Temanggung Selektif Berikan Izin Keramaian
Bupati Klaten instruksikan para ASN untuk mengkonsumsi beras rojolele Srinar dan Srinuk. (Foto: nyatanya.com/Diskominfo Klaten)

Peristiwa

Rojolele, Beras Wajib bagi ASN Klaten
Penyerahan pataka oleh Ketua PWI DIY Hudono kepada Ketua IKWI terpilih Sri Surya Widhati. (Foto: Dokumentasi PWI DIY)

Peristiwa

Sri Surya Widhati Kembali Pimpin IKWI DIY