Home / Panggung

Sabtu, 20 November 2021 - 23:18 WIB

Semangat Ngayogjazz yang Diwariskan Djaduk Ferianto Harus Terus Dihidupi

Pawai pembukaan gelaran Ngayogjazz 2021

Pawai pembukaan gelaran Ngayogjazz 2021 "Tetep Ngejazz Lan Waspada". (Foto: Dokumentasi Ngayogjazz 2021)

NYATANYA.COM, Sleman – Di tengah perhelatan Ngayogjazz 2021 “Tetep Ngejazz Lan Waspada”, selain berbagai pertunjukan seni dan budaya, ada juga kolaborasi artistik dari Froghouse dan warga Karang Tanjung yang menggarap Prasasti Jazz.

Program Prasasti Jazz dibuat mulai tahun ini sebagai bentuk tribut untuk mengenang Djaduk Ferianto. Prasasti Jazz yang dibuat dari material bambu ini nantinya akan menjadi peninggalan dari Ngayogjazz untuk lokasi tempat di mana perayaan ini digelar setiap tahunnya.

Program ini merupakan kenang-kenangan sekaligus menjadi pengingat agar semangat Ngayogjazz yang diwariskan oleh salah satu penggagasnya, Djaduk Ferianto, terus dihidupi.

Program Prasasti Jazz dibuat mulai tahun ini sebagai bentuk tribut untuk mengenang Djaduk Ferianto. Prasasti Jazz yang dibuat dari material bambu ini nantinya akan menjadi peninggalan dari Ngayogjazz untuk lokasi tempat di mana perayaan ini digelar setiap tahunnya. (Foto: Dokumentasi Ngayogjazz 2021)

Ngayogjazz 2021 yang digelar Sabtu Kliwon, 20 November 2021 di Karang Tanjung, Pendowoharjo, Sleman sedianya memang akan digelar secara secara hybrid (format daring dan luring dengan penonton terbatas), namun rencana itu pun kemudian diubah dan terpaksa harus kembali digelar secara daring.

Keputusan ini diambil oleh panitia penyelenggara untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terkait dengan kesehatan masyarakat, khususnya pengunjung dan warga desa di masa pandemi ini.

Baca juga   Tinggal Tunggu Aba-aba dari Pusat, Semua Obwis di DIY Siap Buka

Meski demikian, penampilan seluruh musisi dan kesenian tradisional, seperti cokekan, kekablak, tarian Jaran Edan, bregada, tari edan-edanan, tetap berjalan sesuai rencana dan dapat disaksikan melalui website ngayogjazz.com.

Ada tiga panggung yang dapat dinikmati di Ngayogjazz 2021, yaitu Panggung Bregas, Panggung Saras, dan Panggung Waras. Penamaan panggung ini tentunya disesuaikan dengan tagline Ngayogjazz 2021 “Tetep Ngejazz Lan Waspada”. Tema ini sengaja dipilih Ngayogjazz sebagai upaya untuk menghadapi tantangan kondisi pandemi yang belum usai.

Seremoni pembukaan Ngayogjazz 2021 dilaksanakan di Panggung Bregas dan dihadiri oleh pejabat pemerintah daerah dan pusat. Sambutan dan apresiasi untuk semua pihak yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan Ngayogjazz disampaikan langsung oleh Singgih Raharjo (Kepala Dinas Pariwisata DIY), Dra Hj Kustini Sri Purnomo (Bupati Sleman), dan Reza Pahlevi (Direktur Event Daerah Kemenparekraf).

Baca juga   Sekda DIY Tutup Gelaran FKY 2021 "Mereka Rekam"
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam sambutan pembukaan Ngayogjazz 2021 yang dilakukan secara daring. (Foto: Dokumentasi Ngayogjazz 2021)

Sebagai upaya untuk terus bergerak, berkreasi, dan berkarya, Ngayogjazz diharapkan dapat turut membantu menggerakkan perekonomian kreatif di Desa Karang Tanjung.

Hal serupa juga disampaikan oleh Sandiaga Uno selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendukung pelaksanaan Ngayogjazz 2021 sebagai salah satu bentuk sinergi jangka panjang dalam upaya memperkenalkan serta mempromosikan Indonesia, khususnya Yogyakarta.

“Saya berharap dengan digelarnya Ngayogjazz 2021 dapat memberikan apresiasi dan membuka ruang ekspresi yang beragam dan luas kepada para musisi jazz untuk menampilkan karyanya di depan publik. Dan juga dapat menjadi pemantik dan momen yang tepat untuk memberikan kepercayaan kembali pada para wisatawan bahwa Yogyakarta sudah aman dikunjungi untuk berwisata,” papar Sandiaga Uno.

Sandiaga berharap Ngayogjazz dapat memberikan kontribusi besar pada kebangkitan sektor parekraf berbasis pada keunggulan potensi budaya lokal Yogyakarta, yang dapat menjadi multiplier effect bagi para pelaku usaha.

(Aja)

Share :

Baca Juga

Ki Manteb Sudarsono. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Panggung

Dalang Kondang Ki Manteb Sudarsono ‘Oye’ Berpulang
Pergelaran Sendratari Nirmala “Ngruwat Ama Ngrawat Budaya” menandai ditutupnya seluruh rangkaian acara HUT ke-187 Kabupaten Temanggung. (Foto: MC.TMG)

Panggung

Sendratari Nirmala “Ngruwat Ama Ngrawat Budaya” Menutup Rangkaian HUT ke-187 Kabupaten Temanggung
Komunitas Jogja Beatles Community dalam event ulang tahunnya. (Foto: Dok.JBC)

Panggung

Serunya Panggung Ulang Tahun Komunitas Penggemar The Beatles Yogya
Press Conference Prambanan Jazz yang digelar daring pada Kamis (18/11/2021) siang tadi. (Foto: Dokumentasi Rajawali Indonesia)

Panggung

Digelar Mulai Besok, Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 “Live in Prambanan”

Panggung

Berhadiah Total Rp49,5 Juta, i-Sekarfest Gelar Lomba Kartun HAM Internasional
Kartun M Nasir berjudul History of Human Rights. (Foto:nyatanya.com/istimewa)

Panggung

M Nasir, Memilih Seni Kartun untuk Suarakan Kebenaran
FK Metra Kabupaten Karanganyar menyabet juara pertama Petunra dengan mengangkat judul “Tratap Jingkat”. Sementara, film pendek milik KIM Sendang Kuncara Kabupaten Wonogiri meraih titel juara dengan judul “Isoman”. (Foto: Diskominfo Jateng)

Panggung

Karanganyar Juarai Pertunra, Wonogiri Menangi Film Pendek
(Foto: Instagram @media_twc)

Panggung

Film ‘Just Mom’ Sukses Memecah Keharuan Penonton